Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
ilustrasi investasi (pexel/Leeloo The First)
baca 10 detik
  • Dominasi digital Cina di RI berisiko ancam kedaulatan digital bangsa.
  • Pemerintah diminta diversifikasi vendor demi amankan infrastruktur vital.
  • Regulasi ketat dan penegakan UU PDP mendesak guna cegah kebocoran data.

Suara.com - Arus digitalisasi yang makin kuat menuntut peningkatan akses digital bagi masyarakat Indonesia melalui infrastruktur dan perangkat terjangkau, seperti telepon pintar (smartphone) dan komputer. Masuknya investasi asing, khususnya dari Cina ke dalam ranah digital, dinilai menjadi potensi besar untuk mempercepat transformasi tersebut. Namun, pemerintah diimbau untuk tetap waspada terhadap risiko kerawanan akibat dominasi tersebut.

Ketua Forum Sinologi Indonesia (FSI), Johanes Herlijanto menegaskan, meningkatnya dominasi Cina dalam dunia digital di Indonesia berisiko menimbulkan ancaman bagi kedaulatan bangsa dalam aspek digital. Oleh karena itu, pemerintah diimbau untuk segera melakukan langkah mitigasi strategis.

"Pemerintah diimbau untuk meningkatkan diversifikasi rantai pasok, menghindari penguasaan infrastruktur vital oleh satu vendor atau satu negara, serta memanfaatkan diplomasi dengan beragam negara lain, seperti Jepang, Korea Selatan, dan negara-negara Eropa, untuk memastikan rantai pasok teknologi kita bersih dan kompetitif," ujar Johanes dalam seminar publik berjudul “Diplomasi Digital China di Asia Tenggara: Peluang dan Tantangan bagi Indonesia” di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Johanes, yang juga Dosen Program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Pelita Harapan, menambahkan bahwa pemerintah harus menggunakan otoritasnya untuk memaksa vendor asing tunduk pada yurisdiksi hukum Indonesia. Hal ini mencakup kepatuhan pada UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), kewajiban lokalisasi data untuk sektor strategis, serta audit keamanan yang transparan.

Dalam seminar yang dimoderatori oleh Sekretaris Umum FSI Muhammad Farid tersebut, Peneliti dari Australian Strategic Policy Institute (ASPI) Canberra, Gatra Priyandita, Ph.D, membeberkan kecanggihan program siber ofensif Cina. Menurut Gatra, Cina memiliki program siber ofensif paling canggih di dunia dengan fusi sipil-militer yang menghapus batas antara negara dan swasta.

Melalui program "Jalur Sutra Digital", Cina gencar menawarkan infrastruktur digital, konektivitas, dan pembangunan kapasitas ke negara berkembang, termasuk Asia Tenggara. Gatra menyebut siber ofensif ini bertujuan mengumpulkan intelijen strategis, akuisisi ekonomi, serta teknologi secara berkelanjutan di masa damai.

"Jalur Sutra Digital memunculkan kekhawatiran terkait ketergantungan teknologi, keamanan siber, dan pengaruh strategis China di Asia Tenggara. Infrastruktur yang dibangun bisa digunakan untuk memata-matai, menekan, dan dalam krisis, melumpuhkan sistem kritis kita," ungkap pakar lulusan Australian National University (ANU) tersebut.

Senada dengan Gatra, Guru Besar Ilmu Komputer Universitas Nusa Putra, Profesor Teddy Mantoro, M.Sc., Ph.D, menekankan bahwa posisi strategis Indonesia dengan populasi digital dan pasar e-commerce serta fintech terbesar di ASEAN menjadikan RI target utama ekspansi digital Cina. Cina memang menawarkan peluang ekonomi, namun Indonesia harus cerdas mengelolanya.

"Peluang ekonomi hanya menjadi aset strategis bila Indonesia mengubah investasi asing menjadi kapasitas domestik, dan bukan menjadi ketergantungan infrastruktur," tegas Profesor Teddy. Ia mengingatkan adanya risiko pemindahan data strategis tanpa kontrol dan fragmentasi kawasan akibat persaingan teknologi antara Cina dan Amerika Serikat yang merambah ke domain kecerdasan buatan (AI) hingga arsitektur keamanan.

baca juga

Sementara itu, pemerhati keamanan regional Brigadir Jenderal TNI (Purn) Victor P. Tobing, M.Si (Han), mengaitkan ekspansi digital ini dengan strategi perang klasik Sun Tzu, yakni memenangkan pertempuran tanpa bertarung. Ia mengingatkan pentingnya Indonesia bersikap tangkas (agile) dan bijaksana dalam menghitung kesenjangan kekuatan teknologi demi menjaga kepentingan nasional. Victor juga mengajak publik mencermati ASEAN Digital Masterplan (ADM) 2030 yang kini berfokus pada prediksi rivalitas dan kegunaan ganda (dual-use) sipil-militer dari seluruh aktivitas digital di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

Sukuk ST016 Jadi Pilihan Investasi Syariah Minim Risiko dengan Imbal Hasil Menarik

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:25 WIB

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

SeaBank Raup Laba Bersih Rp 375,6 Miliar di Q1 2026, Melonjak 288%

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 09:20 WIB

Terkini

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Konser Amal Nada Kasih "Harapan dalam Harmoni", Wujud Kepedulian Generasi Muda melalui Musik

Lifestyle | Minggu, 11 Oktober 2026 | 05:14 WIB

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Dari Guru Besar Hukum UNS, Pujiyono Suwadi Kini Pimpin Universitas Adhyaksa, Ini Rekam Jejaknya

Jawa Tengah | Minggu, 11 Oktober 2026 | 00:20 WIB

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tren Aplikasi Fintech 2026: Dari Bayar Pakai QRIS hingga Atur Keuangan Lewat Ponsel

Tekno | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

Victoria Run 2026 Digelar Besok, Ini Daftar Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

Ada Kunjungan Presiden Mesir, CFD Sudirman-Thamrin Besok Berakhir Pukul 09.00 WIB

News | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:19 WIB

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Padang Diterjang Banjir Parah, Athari Gauthi Minta Keselamatan Anak-Anak dan Lansia Diprioritaskan

Sumbar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Keluarga Korban Penyerangan Geng Motor di Makassar Bantah Pernyataan Polisi soal COD

Sulsel | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Belum Terkalahkan di Super League, Shin Tae-yong Bawa Persija ke Puncak Klasemen

Bola | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan

Jabar | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:38 WIB

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Anak 'Pendiam' di Kamar Terpapar Jaringan Teroris, Densus 88 Bongkar Fakta Mengejutkan di Jateng!

Jawa Tengah | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 21:03 WIB

×