Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Kritik Paket Kebijakan Jokowi, Prabowo : Kita Nggak Boleh Kaya

Iwan Supriyatna | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Rabu, 21 November 2018 | 08:10 WIB
Kritik Paket Kebijakan Jokowi, Prabowo : Kita Nggak Boleh Kaya
Prabowo mengundang blogger, youtuber dan influenser milenial di kediamannya. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Prabowo Subianto mengkritisi paket kebijakan ekonomi jilid 16 yang diluncurkan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Menurutnya, paket tersebut malah membuka pintu sebesar-besarnya untuk pihak asing masuk dan menguasai puluhan industri di dalam negeri.

Prabowo menjelaskan bahwa paket kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia jilid 16 tidak sesuai dengan semangat Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 terutama pada pasal 33 ayat 1 yang berbunyi bahwa perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan pasal 33 ayat 2 yang menyebutkan bahwa cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.

“Indikator-indikator saat ini menunjukan bahwa negara kita sedang memprihatinkan. Baru saja pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang menurut saya itu wujud bahwa kita menyerah total kepada bangsa asing. Negara kita sangat kaya memiliki banyak sumber daya alam yang bisa kita kelola sendiri,” kata Prabowo di kediamannya di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/11/2018).

Prabowo menekankan bahwa sumber kekayaan sebuah negara terletak pada pasar karena pasar menjadi pusat perputaran ekonomi rakyat. Dirinya sempat mencontohkan soal ketatnya barang atau produk yang akan masuk ke dalam Amerika.

Hal itu dilakukan Amerika guna menjaga pasar dan sumber-sumber ekonomi yang dikhususkan untuk masyarakat ekonomi Amerika saja.

“Itu lah tujuan sebuah negara, negara harus melindungi rakyatnya. Tapi pemerintah kita justru membuka seluas luasnya kepada asing, semua boleh masuk bahkan pekerja kasar juga boleh masuk, ini luar biasa," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menilai dengan dikeluarkannya paket kebijakan ekonomi jilid 16 oleh pemerintah, malah akan mempersulit masyarakat untuk hidup lebih sejahtera karena harus bersaing dengan pengusaha-pengusaha asing yang memiliki modal sangat besar.

Apalagi, dalam sistem kapitalisme tidak memberikan ruang dan peluang kepada rakyat kecil untuk bisa sukses mengembangkan usahanya karena tidak memiliki modal.

"Jadi artinya rakyat kita, anak-anak kita emak-emak nggak boleh jadi kaya, nggak boleh jadi Makmur. Nggak mungkin, dan kita harus mengakui bahwa sistem kapitalisme tidak memberikan peluang kepada rakyat kecil, dan tidak mungkin seorang pengusaha bisa berhasil kalau tidak dibantu oleh pemerintah," pungkasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia memperbaharui Paket Kebijakan Ekonomi ke-16. Salah satu alasan diluncurkannya paket itu karena pemerintah melihat kondisi ekonomi global yang diperkirakan akan mengalami tekanan dan melambat di 2019.

Oleh karena itu pemerintah inisiatif untuk mengambil langkah jangka menengah panjang untuk menghadapi situasi global itu. Salah satu yang menjadi tujuan peluncurkan paket kebijakan ekonomi ke-16 ialah supaya bisa menjaga kepercayaan investor di tengah tekanan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo Mau Naikkan Gaji Guru Rp 20 Juta, Tarik Guru Asing

Kubu Prabowo Mau Naikkan Gaji Guru Rp 20 Juta, Tarik Guru Asing

News | Selasa, 20 November 2018 | 20:20 WIB

Sindir Jokowi soal Meikarta, Amien Rais: Investor Utamanya Cukong

Sindir Jokowi soal Meikarta, Amien Rais: Investor Utamanya Cukong

News | Selasa, 20 November 2018 | 19:35 WIB

Amien Rais Sindir Proyek Jokowi: Kereta Cebong Jakarta - Bandung

Amien Rais Sindir Proyek Jokowi: Kereta Cebong Jakarta - Bandung

News | Selasa, 20 November 2018 | 17:50 WIB

Terkini

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB