Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 6.220,740
LQ45 625,233
Srikehati 305,996
JII 376,405
USD/IDR 17.748

BI: Pergerakan Rupiah Stabil, Bahkan Cenderung Menguat

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Jum'at, 21 Desember 2018 | 15:23 WIB
BI: Pergerakan Rupiah Stabil, Bahkan Cenderung Menguat
Ilustrasi pecahan uang Rp 50.000. [Antara/Adiwinata Solihin]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) menilai saat ini pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS telah stabil. Bahkan, rupiah bergerak cenderung menguat.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, stabilnya nilai tukar rupiah tersebut karena mekanisme pasar telah berkerja. Dia menjelaskan, suplai dan permintaan rupiah berkembang dengan baik. 

"Tidak hanya di spot, swap, tapi juga di DNDF yang semakin berkembang. Itu memberikan alternatif bagi korporasi maupun investor dalam memenuhi valasnya sehingga memperkuat mekanisme pasar dan juga memberikan konfiden kepada pasar," ujar Perry saat ditemui di Kompleks Perkantoran BI, Jakarta, Jumat (21/12/2018).

Selain itu, lanjut Perry, adanya kepercayaan dari investor luar negeri untuk tetap memasukkan dananya ke dalam negeri. 

Menurut dia, pasca The Fed menaikkan suku bunganya memang rupiah langsung bergejolak, tetapi gejolak tersebut hanya sementara. 

"Pasca pengumuman memang sempet ada tekanan, tapi hanya bergerak sebentar, kemudiam siang mulai stabil dan bahkan cenderung menguat dan hari ini juga kecenderungannya menguat," jelas dia. 

Meski begitu, Perry memandang nilai tukar rupiah saat ini masih di bawah nilai wajarnya atau undervalued. Namun demikian, Perry optimis rupiah akan balik ke nilai wajarnya. 

"Ke depannya faktor-faktor positif itu akan membawa rupiah lebih stabil dan cenderung menguat. Faktor-faktornya adalah dari sisi globalnya yakni Fed Fund Rate yang diperkirakan 3 kali di tahun depan ternyata probabilitasnya lebih banyak 2 kali, sehingga itu memberikan faktor positif bagi indonesia sehingga meningkatkan konfiden internasional dan inflow akan lebih besar," pungkas dia. 

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Jumat (21/12/2018) ‎hari ini berada di level Rp 14.480 per dolar AS. Posisi itu menguat dibandingkan pada hari sebelumnya yang di level Rp 14.499 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Dinilai Kembali Bergerak Melemah di Kisaran Rp 14.489 per Dolar AS

Rupiah Dinilai Kembali Bergerak Melemah di Kisaran Rp 14.489 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 21 Desember 2018 | 05:36 WIB

IHSG Diprediksi Terdongkrak Penguatan Nilai Tukar Rupiah

IHSG Diprediksi Terdongkrak Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:13 WIB

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Dolar AS Tertekan Isu Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah Berpotensi Menguat

Bisnis | Kamis, 20 Desember 2018 | 06:06 WIB

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Terimbas Defisit Neraca Perdagangan

Nilai Tukar Rupiah Diprediksi Melemah Terimbas Defisit Neraca Perdagangan

Bisnis | Selasa, 18 Desember 2018 | 07:11 WIB

Pelemahan IHSG Diprediksi Analis Masih Terus Berlanjut

Pelemahan IHSG Diprediksi Analis Masih Terus Berlanjut

Bisnis | Selasa, 18 Desember 2018 | 06:57 WIB

Terkini

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

IHSG Sesi I Merosot 1,06% ke Level 6.154, Saham Sektor Infrastruktur Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 13:12 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Besok Diumumkan, MSCI Ancam Turunkan Status RI? Dana Asing Rp230 T Bakal Kabur?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:16 WIB

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:02 WIB

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Operasional 2 Perusahan Ini Disetop Diduga Tawarkan Jasa Penipuan Pinjol

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:40 WIB

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Dunia Kerja Berubah! Ini 5 Kompetensi yang Dicari Perusahaan di Era AI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:38 WIB

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:19 WIB

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

APWNU Gandeng Investor, Siapkan Sejumlah Program Ekonomi Baru

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:18 WIB

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Transformasi Berbuah Manis, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun untuk Negara pada 2025

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:03 WIB

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Mendag Pastikan HET Minyakita Tak Naik, Pilih Fokus Distribusi Stok ke Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:57 WIB