Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?

Achmad Fauzi | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 09:31 WIB
Minyak Dunia Kembali ke Levei USD 100 Barel, Gimana Harga BBM?
Ilustrasi fasilitas minyak mentah di mana harga mulai melonjak kembali. [Pexels].
  • Harga minyak jenis Brent melonjak 7,98 persen ke level 102,80 dolar AS, sementara WTI meroket 8,61 persen ke posisi 104,88 dolar AS per barel akibat kepanikan pasar atas kegagalan diplomasi.
  • AS secara resmi menutup akses keluar-masuk seluruh pelabuhan Iran dan Selat Hormuz.
  •  Garda Revolusi Iran siap melakukan tindakan militer terhadap kapal asing yang mendekati selat Hormuz.

Suara.com - Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berlangsung di Pakistan tidak menemukan titik temu. Hal itu memicu kekhawatiran pasar global yang menyebabkan harga minyak kembali berada di atas USD 100 per barel pada perdagangan Senin 13 April 2026. 

Situasi ini diperparah oleh rencana Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz, yang diprediksi akan memutus rantai pasokan minyak mentah dari Iran.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik USD 7,60, atau 7,98 persen  menjadi USD 102,80 per barel pada pukul 23.10 GMT (06.10 WIB) setelah ditutup 0,75 persen lebih rendah pada hari Jumat.

Adapun Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berada di USD 104,88 per barel, naik USD 8,31, atau 8,61 persen, setelah mengalami penurunan 1,33 persen pada sesi sebelumnya.

Menurut Kepala Riset Energi MST Marquee, Saul Kavonic, situasi pasar saat ini telah berbalik ke kondisi sebelum adanya gencatan senjata. Ia menambahkan bahwa AS berencana untuk menutup celah pengiriman minyak yang terafiliasi dengan Iran lewat Selat Hormuz, yang volumenya diperkirakan mencapai 2 juta barel per hari.

Stabilitas ekonomi dunia terancam setelah dialog diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan resmi. (Tasnimnews)
Stabilitas ekonomi dunia terancam setelah dialog diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan resmi. (Tasnimnews)

Trump pada Minggu (12/4) mengaku menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk memblokade Selat Hormuz sebagai respons atas gagalnya perundingan damai.

Langkah agresif ini tidak hanya mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang baru berjalan singkat, tetapi juga diakui Trump dapat memicu lonjakan harga bahan bakar hingga musim pemilihan sela November nanti—sebuah konsekuensi politik yang muncul akibat keputusannya memulai serangan ke Iran sebulan setengah yang lalu.

Mulai Senin pukul 14.00 GMT, Komando Pusat AS secara resmi menutup akses keluar-masuk kapal di seluruh pelabuhan Iran. 

Analis dari ANZ memperingatkan bahwa blokade ini akan menjadi pukulan ganda,  menghalangi ekspor minyak dari kawasan Teluk Persia sekaligus memperparah kelangkaan pasokan energi global.

Tony Sycamore dari IG menilai strategi itu akan efektif menghambat aliran minyak Iran. Dengan demikian sekutu Iran dan pelanggannya akan memberikan tekanan agar Selat Hormuz dibuka kembali. 

Sementara itu, Garda Revolusi Iran pada Minggu menegaskan akan menindak tegas setiap kapal militer yang mendekati Selat Hormuz, dengan dalih menjaga integritas gencatan senjata.

Meski situasi diplomatik sedang buntu, aktivitas pelayaran sempat terlihat saat tiga tanker minyak besar berhasil keluar dari Teluk pada hari Sabtu  yang diduga menjadi pengiriman pertama sejak gencatan senjata disepakati.

Namun, pada hari Senin, kondisi selat terpantau sepi dengan hanya satu kapal Iran yang bersandar.  

Di samping itu, Arab Saudi bergerak cepat memitigasi gangguan energi dengan memulihkan kapasitas pipa minyak Timur-Barat hingga 7 juta barel per hari guna menutupi kerusakan akibat konflik sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Nego AS-Iran Buntu! Harga Minyak Tembus US$ 104 Per Barel

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 08:52 WIB

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Terkini

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB