Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 13 April 2026 | 08:06 WIB
Arab Saudi Tambah Pasokan Minyak Lewat Jalur Alternatif saat AS Blokade Selat Hormuz
ilustrasi kapal tanker melintasi Selat Hormuz (Google Gemini)
  • Harga minyak mentah dunia melonjak di atas USD 100 per barel pada Senin (13/4/2026) akibat ketegangan geopolitik.
  • Amerika Serikat memulai blokade maritim di Selat Hormuz setelah gagalnya negosiasi dengan Iran di Islamabad pekan ini.
  • Arab Saudi memulihkan kapasitas jalur pipa East-West guna menyeimbangkan pasokan minyak dunia pasca penutupan Selat Hormuz.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia meroket tajam melampaui angka psikologis USD 100 per barel pada pembukaan perdagangan Senin (13/4/2026).

Di tengah ancaman kelangkaan pasokan akibat blokade militer di Selat Hormuz, Arab Saudi muncul sebagai pemain kunci dengan mengumumkan pemulihan kapasitas penuh jalur distribusi minyak alternatifnya guna menyeimbangkan pasar yang tengah guncang.

Hingga pukul 23:10 GMT, harga minyak mentah berjangka jenis Brent terbang setinggi USD 7,60 atau sekitar 7,98% menuju level USD 102,80 per barel.

Lonjakan ini bahkan lebih terasa pada minyak mentah U.S. West Texas Intermediate (WTI) yang meroket USD 8,31 atau 8,61% ke posisi USD 104,88 per barel, menghapus seluruh tren pelemahan yang sempat terjadi pada pekan sebelumnya.

Kabar dari Riyadh menjadi satu-satunya katalis positif bagi pasar.

Dilansir dari Reuters, Arab Saudi secara resmi mengumumkan keberhasilannya memulihkan kapasitas pemompaan minyak secara penuh melalui jalur pipa East-West hingga mencapai sekitar 7 juta barel per hari.

Jalur pipa strategis ini membentang melintasi kerajaan menuju Laut Merah, memungkinkan Saudi untuk mengekspor minyak mentahnya tanpa harus bergantung pada Selat Hormuz yang kini menjadi zona merah.

Langkah krusial ini diambil hanya berselang beberapa hari setelah pemerintah Saudi melakukan penilaian mendalam terhadap kerusakan infrastruktur energinya akibat serangan selama konflik AS-Iran berkecamuk.

Dengan beroperasinya pipa East-West pada kapasitas maksimal, Riyadh berupaya meredam kepanikan pasar global.

Upaya peningkatan pasokan melalui jalur darat ini diharapkan mampu memberikan bantalan bagi pasar energi dunia, mengingat Selat Hormuz kini praktis tertutup bagi lalu lintas maritim komersial.

Pemicu utama kekacauan harga ini adalah pernyataan keras Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Minggu malam. Trump menegaskan bahwa Angkatan Laut AS akan segera memulai blokade total di Selat Hormuz.

Keputusan ini diambil sebagai buntut dari kegagalan negosiasi maraton antara Washington dan Teheran di Islamabad, yang sekaligus mengakhiri masa gencatan senjata dua pekan yang sangat rapuh.

Saul Kavonic, Kepala Riset Energi di MST Marquee, memberikan gambaran suram terkait kondisi ini. "Pasar kini sebagian besar kembali ke kondisi sebelum gencatan senjata, kecuali sekarang AS akan memblokir sisa aliran minyak terkait Iran hingga 2 juta barel per hari melalui Selat Hormuz," ujarnya.

Komando Pusat AS (CENTCOM) pun tidak membuang waktu. Pasukan Amerika mulai mengimplementasikan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk maupun keluar dari pelabuhan-pelabuhan Iran terhitung sejak Senin pukul 10:00 pagi waktu setempat (14:00 GMT).

Analis dari ANZ, Brian Martin dan Daniel Hynes, memperingatkan dalam catatan mereka bahwa langkah militer ini memiliki efek ganda yang merusak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Harga Minyak Kembali Naik ke Level USD 104, Trump Ikut-ikutan Blokade Selat Hormuz

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:54 WIB

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Negosiasi AS-Iran Gagal, Wall Street Bisa Kembali Kebakaran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 07:45 WIB

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

Amerika di Ambang Cemas: 68 Persen Warga Takut Perang Lawan Iran Tak Terkendali!

News | Senin, 13 April 2026 | 07:32 WIB

5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang

5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 07:30 WIB

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

Gencatan Senjata AS-Iran Terancam Gagal: Isu Nuklir dan Selat Hormuz Jadi Bom Waktu

News | Senin, 13 April 2026 | 07:26 WIB

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

Panas! Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Buru Kapal yang Lewati Selat Hormuz

News | Senin, 13 April 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jembatan Digital I yang Hubungkan Indonesia - Papua Nugini

TelkomGroup Resmikan Kabel Laut Pukpuk, Jembatan Digital I yang Hubungkan Indonesia - Papua Nugini

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik

Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Apresiasi 17 Inovator Lingkungan Terbaik

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:34 WIB