Penguatan Rupiah Ditopang Jatuhnya Saham AS

Bangun Santoso | Achmad Fauzi
Penguatan Rupiah Ditopang Jatuhnya Saham AS
Suasana gerai penukaran uang di Jakarta, Kamis (1/3).

Rupiah kemungkinan bergerak menguat di kisaran Rp 14.290 - Rp 14.400

Suara.com - Pergerakan rupiah diprediksi bakal berlanjut di zona hijau. Analis pun memperkirakan pada Jumat (4/1/2019) rupiah terhadap dolar AS bergerak menguat.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra mengatakan, jatuhnya indeks saham AS karena Apple tampaknya mendorong pelemahan dolar AS. Kejatuhan saham AS ini menunjukkan perang dagang ternyata memberikan ancaman ke prospek perusahaan AS ke depan.

Selain itu, AS juga masih dihadapkan pada shutdown yang masih berlangsung karena negosiasi masih alot.

"Rupiah kemungkinan bergerak lebih menguat di kisaran Rp 14.290 - Rp 14.400," ujar Ariston di Jakarta, Jumat (4/1/2019).

Dari sisi dalam negeri, lanjut Ariston, inflasi yang stabil dan pencapaian target penerimaan APBN memberikan sentimen positif untuk rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg pergerakan rupiah pada Kamis (3/1/2019) berada di level Rp 14.342 per dolar AS. Level itu menguat dibandingkan perge‎rakan hari sebelumnya di level Rp 14.416 per dolar AS.

Sementara, Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Kamis (3/1/2019) kemarin ‎berada di level Rp 14.474 per dolar AS. Posisi itu melemah dibandingkan pada Rabu kemarin sebelumnya yang di level Rp 14.465 per dolar AS.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS