Emas Tertahan karena Jenuh Beli

MN Yunita

Rabu, 09 Januari 2019 | 11:23 WIB
Emas Tertahan karena Jenuh Beli
GKInvest tawarkan biaya transaksi yang paling murah di Indonesia. (Dok: GKInvest)

Suara.com - Harga emas dunia terus melesat dalam dua bulan terakhir berkat pelemahan dolar dan kejatuhan saham global yang mengangkat pamornya sebagai safe haven. Namun setelah rentetan kenaikan itu, harga emas menemui kondisi jenuh beli, mengindikasikan adanya potensi koreksi dalam jangka pendek.

Sejak November, ketika harga menyentuh $1200 per troy ons, harga sudah naik $87 sampai minggu lalu, atau sekitar 7,5%. Kenaikan harga emas ini terjadi lantaran dolar melemah karena masalah shutdown di AS. Pemerintah AS sudah ditutup selama tiga minggu karena anggarannya belum turun. Hal itu terjadi karena Presiden Trump masih menolak draft yang dibuat oleh Senat.

Dolar juga melemah karena munculnya ekspektasi Bank Sentral AS yaitu the Fed tidak akan menaikkan suku bunganya secara agresif tahun ini. Akhir pekan lalu, sang ketua Jerome Powell sendiri mengatakan pihaknya tidak terburu-buru menaikkan suku bunganya lagi. Hal tersebut memperkuat persepsi di pasar bahwa the Fed mulai rehat dari normalisasi kebijakan.

Kenaikan harga emas yang sudah berlangsung selama dua bulan membawa harga dalam kodisi jenuh beli (overbought). Dalam beberapa hari terakhir, harga berkonsolidasi di range $1280-1296. Patut diwaspadai adanya potensi koreksi.

Namun tren harga masih positif di tengah prospek berakhirnya siklus kenaikan suku bunga the Fed. Pasalnya hal itu bisa menyebabkan dolar melemah tahun ini. Patut disebutkan bahwa sepanjang 2018 dolar mendominasi pasar mata uang didukung oleh kenaikan bunga the Fed. Banyak pengamat yang memperkirakan dolar melemah tahun ini, yang bisa memberi ruang bagi emas untuk terus menanjak.

Beberapa bank investasi ternama optimis emas bullish tahun ini. Goldman Sachs memproyeksikan harga emas bisa mencapai $1325 tahun ini. Bank of America Merril Lynch bahkan lebih tinggi lagi, yaitu $1350. Jauh lebih tinggi, ABN Amro memprediksi emas bisa menyentuh $1400.

Menurut hasil survei Kitco News terhadap 5000 responden, sekitar 34% memperkirakan harga emas bisa ke atas $1500 di akhir tahun depan. Namun yang pesimis ternyata masih ada, sekitar 18% melihat harga bisa turun hingga $1100. Sekitar 13% responden memproyeksikan harga di kisaran $1350-1400. Sisanya memperkirakan harga di $1200-1450.

Dari sisi teknikal, secara keseluruhan trend emas untuk minggu ini masih bullish, ditunjukkan oleh harga yang masih bergerak di atas garis moving average 50. Namun indikator stochastic sudah mulai menunjukkan jenuh beli, indikasi adanya koreksi untuk jangka pendek, untuk menguji support di kisaran 1278.79. Sementara 1300.000 akan menjadi level psikologis, sekaligus menjadi resistance kuatnya di minggu ini.

GKInvest adalah broker Indonesia yang terdaftar di BAPPEBTI. Selain legal, GKInvest menawarkan biaya transaksi yang paling murah di Indonesia serta beragam fasilitas yang dapat mempermudah transaksi Anda seperti MT4 Booster, VPS dan Signal Trading gratis. Pelajari tentang GKInvest.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Tahan Beli, Harga Emas Batangan Bisa Tembus Rp2,8 Juta/Gram Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:17 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram

Emas Antam Terus Diobral, Hari Ini Harganya Rp 2.810.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:27 WIB

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Emas Antam Stagnan, Harganya Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:03 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Terkini

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Zaskia Sungkar Doakan Raffi Ahmad: Semoga Allah Kembalikan Sahabat Kami dari Dunianya Sekarang

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 16:14 WIB

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

Tegaskan Wantimpres Tak Bahas Putusan MA Soal Gibran, Margarito: Itu Bukan Isu Presiden

News | Senin, 02 November 2026 | 16:11 WIB

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

Sikap Golkar Tanggapi Desakan Gibran Mundur Usai Putusan MA: Kami Pelajari Kata per Kata!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:10 WIB

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Pebalap Muda Astra Honda Raih Podium di Sepang Malaysia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:08 WIB

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

Banner 'Oligarki' di Rawa Buntu Tangsel Diturunkan Satpol PP, Netizen: Giliran Begini Cepet

News | Senin, 02 November 2026 | 16:06 WIB

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

BPOM dan Polri Perketat Pengawasan Narkotika, Vape hingga Kosmetik Ilegal

News | Senin, 02 November 2026 | 16:03 WIB

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

Golkar Minta Para Pimpinan Parpol Segera Bertemu Sikapi Putusan MA Soal Suket Gibran

News | Senin, 02 November 2026 | 16:01 WIB

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Sinopsis Akka, Angkat Kisah Gangster Perempuan di India Era 1980-an

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:00 WIB

×