Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi: Jangan Sampai E-commerce Kita Diisi Produk Luar Negeri

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Kamis, 10 Januari 2019 | 22:16 WIB
Jokowi: Jangan Sampai E-commerce Kita Diisi Produk Luar Negeri
Presiden Jokowi menghadiri ulang tahun ke-9 e-commerce Bukalapak di Jakarta Convention Center (JCC), Kawasan Gelora Bung Karno, Kamis (10/1/2018). [Suara.com/Achmad Fauzi]

Suara.com - Presiden Jokowi memperingatkan perusahaan e-commerce, agar produk asing tidak mendominasi‎ toko online. Peringatan tersebut salah satunya ditujukan kepada e-commerce Bukalapak.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menginginkan produk dalam negeri bisa bersaing dengan produk asing dan memasarkannya melalui toko online.

"‎Jangan sampai karena produk kita tidak masuk ke online, diisi oleh barang dari luar. Jangan sampai kejadian ini terjadi, marketplace kita tapi barangnya luar. Mungkin sementara enggak apa-apa, tapi dalam jangka panjang harus diisi produk dalam negeri," ujarnya saat menghadiri HUT ke-9 Bukalapak, di JCC Kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (10/1/2019).

Menurut Jokowi, adanya e-commerce Bukalapak memberi kesempatan para UKM untuk bisa memasarkan produknya secara online.‎ Namun begitu, banyak UKM yang belum siap untuk memasarkan produknya secara online.

Hal ini, sambung dia, karena produk UKM tidak memiliki kemasan yang menarik, serta desain sesuai pasar‎.

Maka dari itu, perlu koordinasi antara pemerintah dengan dunia usaha untuk membenahi produk usaha kecil dan menengah (UKM) agar bisa bersaing dengan produk luar.

"UKM kita yang udah siap bisa langsung online store, toko online, ke Bukalapak bisa masuk. Tapi banyak yang belum siap masuk. Problemnya yang tadi saya sampaikan. Ini tugas bersama-sama pemerintah dan dunia usaha," tutur dia.

Jokowi menambahkan, saat ini terdapat 56 juta UKM yang ada di Indonesia. Sementara, baru 4 juta UKM yang memasarkan produknya secara online di Bukalapak.

"‎Tadi Pak Zaky bilang jumlah pelapak ada 4 juta. Itu jumlah yang besar. Tapi kalau dibandingkan 56 juta, Bukalapak masih punya pekerjaan yang besar, 52 juta lagi. Ini juga tugas menteri yang ada, agar semuanya 56 juta masuk ke Bukalapak," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Sedih: Produk UMKM di Kampung Bagus, Tapi Namanya Suka Makmur

Jokowi Sedih: Produk UMKM di Kampung Bagus, Tapi Namanya Suka Makmur

Bisnis | Kamis, 10 Januari 2019 | 22:01 WIB

Jokowi Tantang Bukalapak Gaet 52 Juta UKM supaya Jualan Online

Jokowi Tantang Bukalapak Gaet 52 Juta UKM supaya Jualan Online

Bisnis | Kamis, 10 Januari 2019 | 21:52 WIB

Timses Jokowi: Prabowo Harus Arahkan Anak Buahnya agar Tak Sebar Hoaks

Timses Jokowi: Prabowo Harus Arahkan Anak Buahnya agar Tak Sebar Hoaks

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 19:49 WIB

Jelang Debat Capres - Cawapres, Kubu Jokowi Poles Ma'ruf Amin

Jelang Debat Capres - Cawapres, Kubu Jokowi Poles Ma'ruf Amin

News | Kamis, 10 Januari 2019 | 18:45 WIB

Terkini

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:36 WIB

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×