Wapres Sebut Biaya LRT Mahal, Konstruktor: Harga Kami Lebih Rendah

Pebriansyah Ariefana, Achmad Fauzi

Senin, 14 Januari 2019 | 17:20 WIB
Wapres Sebut Biaya LRT Mahal, Konstruktor: Harga Kami Lebih Rendah
Suasana Stasiun LRT (Light Rail Transit) di Taman Mini, Jakarta Timur, Senin (14/1). [Suara.com/Fakhri Hermansyah]

Suara.com - Wakil Presiden Republik Indonesia Muhammad Jusuf Kalla kritik mahalnya biaya pembangunan kereta api ringan atau Light Rail Transit atau LRT Jabodebek yang mencapai Rp 500 miliar per kilometer. Selain itu, JK juga mengkritik pembangunan LRT yang dibuat melayang.

PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) selaku kontraktor pun buka suara atas kritikan tersebut. Menurut Direktur Operasi II Adhi Karya Pundjung Setya Brata, sebenarnya biaya pembangunan LRT Jabodebek lebih rendah dibandingkan negara tetangga seperti Malaysia.

Berdasarkan catatan untuk LRT Jabodebek biayanya adalah sebesar Rp 673 miliar per kilometer (km) sudah termasuk prasarana dan sarananya.

Sedangankan, untuk pembangunan LRT Manila di Filipina sebesar Rp 904 miliar per km, LRT Kelana Jaya di Malaysia sebesar Rp 807miliar per km, LRT Lahore di Pakistan Rp 797 miliar per km dan LRT Dubai di Uni Emirat Arab Rp 1,026 miliar per km, LRT Calgary di Kanada sebesar Rp 2,197 miliar per km dan LRT Houston di Amerika Serikat sebesar Rp 688 mlliar per km.

"‎Kalau bicara per km Rp 500 miliar dibandingkan dengan MRT sebagainya apalagi dibandingkan Singapura harga kita cukup kompetitif. Tapi dalam menerima informasi biaya harus paham dulu ruang lingkup kerjaannya apa, teknologi yang dipakai apa," ujar Pundjung di Precast LRT Adhi Pancoran, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Selain itu, lanjut Pundjung, ‎untuk menentukan biaya pembangunan, harus mempertimbangkan jumlah rangkaian keretanya. Pasalnya, rangkaian kereta akan menentukan luasan depo atau tempat parkir dan pemeliharaan kereta.

‎"Kita punya 31 rangkaian kereta masing masing terdiri 6 gerbong, 6 kali 31 186 kereta efeknya juga pada luasan depo. Kalau kereta api sediakanlah jalan sistem rolling stock jadi harus urusin nyimpen kereta di mana ngerawatnya seperti apa. Itu dinamakan fasilitas depo. Depo kita di Bekasi timur 12 hektare. Cost itu termasuk depo dan stasiun," jelas dia.

Pundjung menambahkan, terdapat beberapa alasan untuk menentukan LRT Jabodebek dibuat melayang yang diantaranya, untuk menghilangkan perlintasan sebidang dengan jalan, sehingga kapasitas jalan akan tinggi karena tidak ada gangguan kereta lewat, serta menghindari kecelakaan lalu lintas kecelakaan yang sering terjadi.

baca juga

Serta, untuk memastikan kapasitas lintas ataupun frekuensi perjalanan kereta dapat maksimum tanpa menggangu jalur lalu lintas lain.

"Kita bilang pembangunan melayang, karena kita konsider dulu bahwa Jakarta berkembang, pembangunan transportasi lebih lambat dari pengembangan kota itu sendiri. Kita lihat beberapa infrastruktit dibangun layang di Jakarta," imbuh dia.

"‎Bahwa pemilihan konstruksi melayang atau di bawah tanah harus meninjau kondisi yangg ada. Kalau elevated maka yang akan ganggu badan jalan hanya kolong aja kan. Jalan busway enggak terganggu, yang terganggu jalan-jalan kolong‎," pungkas dia.

‎Untuk diketahui, Per Januari, secara keseluruhan mencapai konstruksi LRT Jabodebek mencapai 56,1 persen.

Adapun rinciannya untuk fase I, rute Cibubur-Cawang sebesar 76,21 persen. Kemudian Bekasi Timur-Cawang sebesar 44,19 persen dan Cawang - Dukuh Atas sebesar 51,06 persen.‎ Sementara pembangunan ini memakan biaya hingga Rp 29,9 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Baru 56,1 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Baru 56,1 Persen

Bisnis | Senin, 14 Januari 2019 | 13:11 WIB

Agar Nyaman, LRT Velodrome Bakal Dilengkapi Skybridge ke Halte TransJakarta

Agar Nyaman, LRT Velodrome Bakal Dilengkapi Skybridge ke Halte TransJakarta

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 21:24 WIB

LRT Belum Mampu Kurangi Kerugian Kemacetan di Jakarta Capai Rp 100 Triliun

LRT Belum Mampu Kurangi Kerugian Kemacetan di Jakarta Capai Rp 100 Triliun

News | Jum'at, 11 Januari 2019 | 20:13 WIB

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Jokowi Sebut Gara-gara Macet Rp 65 Triliun Hanya Menguap Jadi Asap

Bisnis | Selasa, 08 Januari 2019 | 15:45 WIB

Korupsi Gedung IPDN, Petinggi PT. Adhi Karya Mangkir Pemeriksaan

Korupsi Gedung IPDN, Petinggi PT. Adhi Karya Mangkir Pemeriksaan

News | Kamis, 20 Desember 2018 | 20:32 WIB

Terkini

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Eks Pj Bupati hingga Ketua DPRD Bekasi Diperiksa KPK, Kasus Suap Rp11,4 Miliar Memanas

Bekaci | Selasa, 22 September 2026 | 15:51 WIB

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Sustainable Lifestyle dan Budaya Konsumtif: Peduli atau Cuma Ikut-ikutan?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

8 Gejala Influenza Tipe A yang Harus Diwaspadai, Super Flu Sering Dianggap Flu Biasa

Health | Selasa, 22 September 2026 | 15:50 WIB

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:49 WIB

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

Wacana Capres Wajib Didukung Minimal 2 Parpol Bergulir, Begini Respons Puan Maharani

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:47 WIB

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Kode Promo Tiket.com September 2026, AdaCashback Spesial BRI

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:46 WIB

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Esensi Teror Berdarah di Balik Manisnya Es Krim dalam Film Ice Cream Man

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:45 WIB

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

KPK Periksa 9 Saksi, Kasus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed Meluas

News | Selasa, 22 September 2026 | 15:44 WIB

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Hadir di ICCE 2026, BRI Ungkap Strategi Hadapi Era AI dengan Etika dan Inovasi!

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:41 WIB

×