Mendulang Untung dari Hunian Dekat Kawasan Pendidikan

Iwan Supriyatna
Mendulang Untung dari Hunian Dekat Kawasan Pendidikan
Ilustrasi apartemen. (Shutterstock)

Properti terintegrasi sarana pendidikan telah lama diterapkan negara-negara maju.

Suara.com - Keberadaan kampus di wilayah Jabodetabek tak sekedar sebagai sarana pendidikan. Namun juga bisa dijadikan peluang untuk berinvestasi di properti.

Pasalnya, keberadaan mahasiswa baru yang terus mengalami peningkatan dan kebutuhan tempat tinggal adalah peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

General Manager Prioritas Gading Indonesia Sammy Maramis mengatakan, properti yang terintegrasi dengan sarana pendidikan tentu akan memberikan kemudahan bagi penghuninya.

Kawasan yang terintegrasi itu dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar lembaga pendidikan tersebut dalam melakukan kegiatan mereka.

Konsep industri properti yang terintegrasi dengan sarana pendidikan telah lama diterapkan di beberapa negara-negara maju.

"Jika pengembang membangun kawasan hunian dengan skala besar, saat ini diperlukan sarana penunjang, seperti sarana pendidikan, karena kami bukan hanya berpikir bagaimana profit bisa tercapai, namun juga kepastian nilai keuntungan apa yang bisa didapatkan oleh pembeli atau investor" kata Sammy dalam keterangannya.

Sarana pendidikan merupakan salah satu sarana penunjang yang cukup penting. Hal ini juga berdampak positif bagi semua pihak, selain seperti pusat perbelanjaan dan sarana penunjang lainya.

"Masyarakat semakin dipermudah dalam memberikan sarana pendidikan yang terbaik bagi anggota keluarganya," ucapnya.

Untuk diketahui, kawasan Gading Serpong merupakan kawasan yang dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang lengkap.

Di kawasan Kelapa Dua yang merupakan lokasi berdirinya Double Great Residence, hunian apartemen yang didirikan oleh PT Prioritas Gading Indonesia, telah hadir beberapa kampus ternama seperti Universitas Media Nusantara, Universitas Esa Unggul, dan akan segera dibangun pula Universitas Tarumanegara di lokasi tersebut.

Fasilitas seperti apartemen atau tempat kos yang membidik pasar mahasiswa, tentunya akan menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi pemilik properti di kawasan tersebut.

Selain itu, mahasiswa juga memiliki banyak pilihan tempat tinggal yang nyaman selama menjalani masa studinya.

Bagi pemilik apartemen maupun tempat kos, juga diuntungkan dengan nilai investasi yang terus merangkak naik setiap tahunnya.

“Peluang untuk mendulang untung dari properti yang berintegrasi dengan kawasan pendidikan sangat besar karena kawasan pendidikan tidak akan tutup,” kata Sammy.

Menurut Sammy, setiap tahun pasti akan ada mahasiswa masuk dan keluar. Sehingga, penyewa maupun end user tidak akan surut dari tahun ke tahun.

“Untuk apartemen di sekitar lokasi pendidikan terutama di Gading Serpong yang dikelilingi oleh universitas ternama, tidak akan pernah sepi, jadi para pemilik properti yang menyewakan asetnya tidak akan merugi bahkan akan bertambah nilainya dari tahun ke tahun,” jelas Sammy.

Double Great Residence merupakan hunian dengan tiga tower yang memiliki jumlah unit sekitar 10.000 unit, yang ditargetkan selesai dibangun pada 2022 dengan dana investasi sebesar Rp 2 triliun.

Sebagai hunian edukasi pertama di Serpong, Double Great Residence menyediakan berbagai fasilitas yang menunjang para penghuninya seperti lift parking (konsep pertama kali di Tangerang), free wifi di seluruh area, dan fasilits penunjang lainnya.

Dalam rencana, Double Great Residence yang terletak di daerah Gading Serpong dan dikembangkan di atas lahan seluas 3 hektare tersebut akan menjadi kawasan terpadu (mixed use) yang akan menghadirkan 9 tower yang masing-masing memiliki 32 lantai dengan jumlah unit sekitar 10.000 unit.

Empat tower akan menyajikan 2.500 unit apartemen. Satu tower perkantoran yang sebagian dijual dan sebagian disewakan, yakni Education Tower akan diisi oleh sejumlah institusi pendidikan, di antaranya adalah sekolah sekretaris dan sekolah musik.

Sammy menambahkan saat ini Double Great Residence memberikan keringanan pembayaran yaitu program Free DP, dan cicilan hanya Rp 1,9 jutaan sampai dengan topping off.

“Jadi sampai masa topping off nanti, konsumen tidak perlu membayar DP dan hanya mencicil Rp 1,9 jutaan setiap bulannya. Namun, perlu kami sampaikan juga bahwa jika masyarakat ingin membeli apartemen Double Great Residence, mereka perlu memegang NUP (nomer urut pemesanan) terlebih dahulu,” katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS