Utang Rp 4.418 Triliun, Sri Mulyani: Kami Kelola Tanpa Ugal-ugalan

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh
Utang Rp 4.418 Triliun, Sri Mulyani: Kami Kelola Tanpa Ugal-ugalan
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam sebuah diskusi di Restoran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi)

"Negara lain defisitnya harus dinaikkan supaya ekonominya bisa tumbuh tinggi.

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pengelolaan utang dilakukan dengan kehati-hatian, transparan dan tidak ugal-ugalan.

Pernyataan Sri Mulyani itu merupakan respons terhadap data total utang pemerintah hingga akhir 2018 mencapai Rp 4.418,30 triliun.

"Poin saya, utang adalah alat yang kami gunakan secara berhati-hati dengan bertanggung jawab, dibicarakan secara transparan, bukan ujug-ujug, tidak ugal-ugalan," ujar Sri Mulyani seusai mengikuti rapat terbatas di Istana Presiden, Rabu (23/1/2019).

Sri Mulyani menuturkan, kondisi utang Indonesia itu masih lebih baik bila dibandingkan negara lain, dengan catatan rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) sebesar 29,91  persen per Desember 2018. Menurutnya, angka tersebut tidak tinggi dibanding negara-negara lain.

Tak hanya itu, Sri Mulyani menyebut kondisi ekonomi terjaga sehingga berdampak positif pada pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan menurunkan angka kemiskinan.

"Negara lain defisitnya harus dinaikkan supaya ekonominya bisa tumbuh tinggi. Tapi kita tidak harus menambah defisit, ekonomi tetap terjaga di atas 5 persen.”

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS