IMF Minta Pangkas Utang, Sri Mulyani: Itu Bukan buat Indonesia

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Selasa, 22 Januari 2019 | 19:46 WIB
IMF Minta Pangkas Utang, Sri Mulyani: Itu Bukan buat Indonesia
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam sebuah diskusi di Restoran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - International Monetary Fund alias IMF—lembaga donor internasional—meminta negara-negara di dunia untuk menurunkan rasio utang pemerintah, untuk menjaga perekonomian di tengah ketidakpastian ekonomi tahun 2019.

‎Menanggapi pernyataan IMF, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, rasio utang Indonesia masih rendah terhadap produk domestik bruto (PDB). Kekinian, rasio utang masih di level 30 persen terhadap PDB.

Dengan demikian, menurut Sri Mulyani, pernyataan IMF tidak tepat diperuntukkan bagi Indonesia.

"Untuk kategori negara yang berpenghasilan rendah, IMF mengatakan ada lebih dari 40 negara yang rasio utangnya di atas 100 persen. Jika dibandingkan, rasio utang Indonesia terhadap PDB masih pada 30 persen. Untuk standar internasional, itu rendah sekali,” kata Sri Mulyani dalam diskusi di Restoran Tjikini Lima, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebutkan, pernyataan IMF lebih cocok pada negara Italia. Pasalnya, rasio utang Italia sudah mencapai batas ‎maksimal, yaitu di atas 60 persen.

"Italia itu yang menjadi sorotan. Italia itu debt to GDP ratio-nya di atas 100 persen, tapi mereka ingin defisitnya di atas 2,4 persen‎," jelas Sri Mulyani.

‎"Jadi bagaimana mereka mengurangi defisit dan utangnya tanpa membuat growth-nya juga melemah. Karena kalau growth-nya melemah utangnya juga menurun, maka rasio utangnya juga tidak akan menurun," tambahnya.

Wanita yang kerap disapa Ani juga mengatakan, ekonomi Indonesia masih tumbuh di atas 5 persen, dan defisit anggarannya 1,76 persen.

Dengan kondisi seperti itu, Indonesia tidak perlu menurunkan rasio utang pemerintah untuk‎ sementara ini.

baca juga

"‎Indonesia sekarang growth-nya sudah di atas 5 persen dan defisitnya di bawah 2 persen. Jadi pernyataan IMF itu enggak relevan buat Indonesia.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Sebut Indonesia Miskin Seperti Haiti, Sri Mulyani: Nggak Sama, Jauh

Prabowo Sebut Indonesia Miskin Seperti Haiti, Sri Mulyani: Nggak Sama, Jauh

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 16:13 WIB

Pensiun Dari Jabatan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Ingin Jadi Selebgram

Pensiun Dari Jabatan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Ingin Jadi Selebgram

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 14:56 WIB

Liburan ke Raja Ampat, Sri Mulyani : Semua Beban Pikiran Terasa Hanyut

Liburan ke Raja Ampat, Sri Mulyani : Semua Beban Pikiran Terasa Hanyut

Lifestyle | Selasa, 22 Januari 2019 | 15:05 WIB

Tahun Politik, Sri Mulyani Minta Pegawai Menkeu Kerja Pakai Hati

Tahun Politik, Sri Mulyani Minta Pegawai Menkeu Kerja Pakai Hati

Bisnis | Senin, 21 Januari 2019 | 21:46 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×