Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.765.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.137

Bantu Pengairan Sawah Petani, PUPR Rehabilitasi Bendung Gerak Sembayat

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 29 Januari 2019 | 06:04 WIB
Bantu Pengairan Sawah Petani, PUPR Rehabilitasi Bendung Gerak Sembayat
Bendung Gerak Sembayat. (Dokumen: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas 1 juta hektare dan merehabilitasi sekitar 3 juta hektare pada periode 2015-2019.

Target ini untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional yang menjadi bagian Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla.

“Banyak saluran irigasi kita yang sudah dibangun pada masa lalu hingga kini belum pernah dilakukan rehabilitasi. Saat ini tepat untuk kita lakukan perbaikan agar pelayanan irigasi tidak menurun,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo melakukan rehabilitasi jaringan irigasi pada Daerah Irigasi Gondang di 11 lokasi bendung.

Rehabilitasi dilakukan dengan melakukan pengerukan lumpur dan perbaikan jaringan irigasi yang rusak pada tahun 2016-2018 dengan anggaran Rp 227 miliar. Total saluran irigasi yang direhabilitasi melayani areal irigasi seluas 10.558 hektare.

Rehabilitasi juga dilakukan pada jaringan irigasi di Daerah Irigasi Prijetan yang mendapat suplai air dari Waduk Prijetan yang dibangun pada masa penjajahan Belanda tahun 1917.

Rehabilitasi dilakukan pada tahun 2016 hingga 2018 dengan anggaran kontrak tahun jamak sebesar Rp 122 miliar. Luas areal sawah yang dilayani 4.513 hektar.

Rehabilitasi dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya dengan lingkup pekerjaan berupa perbaikan saluran irigasi primer sepanjang 5,7 Km dan saluran sekunder sepanjang 22,8 Km. Selain itu juga pengerukan pada Waduk Kalen dan Senthir dengan supervisi oleh PT Yodya Karya.

Suplai air irigasi di Kabupaten Lamongan dan Gresik juga semakin bertambah dari Bendung Gerak Sembayat. Bendung yang dibangun sejak tahun 2011 dan selesai pada 2016 menjadi tampungan air Long Storage berkapasitas 10 juta m3.

Air tersebut dimanfaatkan sebagai air baku dengan kapasitas 746 liter/detik, untuk melayani areal irigasi seluas 1.670 hektare, penyediaan air domestik dan industri sebesar 495 liter/detik.

Dengan ketersediaan pasokan air dari Bendung Gerak Sembayat akan meningkatkan produktivitas lahan petani. Pembangunan dilakukan oleh kontraktor PT Waskita Karya, PT Wijaya Karya dan PT Brantas Abipraya dengan nilai sebesar Rp 722 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Suap Air Minum Bencana, KPK Periksa Kepala Unit Layanan KemenPUPR

Suap Air Minum Bencana, KPK Periksa Kepala Unit Layanan KemenPUPR

News | Senin, 28 Januari 2019 | 12:26 WIB

Sebut Bukalapak dari Singapura, Kini Majalah The Economist Kritik Jokowi

Sebut Bukalapak dari Singapura, Kini Majalah The Economist Kritik Jokowi

Bisnis | Senin, 28 Januari 2019 | 07:11 WIB

Menteri PUPR Dampingi Wapres JK Tinjau Penanganan Banjir Sulsel

Menteri PUPR Dampingi Wapres JK Tinjau Penanganan Banjir Sulsel

Bisnis | Senin, 28 Januari 2019 | 05:21 WIB

Terkini

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Indonesia Beli Migas dari Rusia, Lalu Bagaimana dengan Amerika? Ini Jawaban Bahlil

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 11:38 WIB

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Cabai Melonjak Tajam, Telur Ikut Naik, Harga Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:58 WIB

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Dongkrak Produktivitas Petani Pantura, Petrokimia Gresik Pacu Pendapatan Hingga 15%

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:47 WIB

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Trump Isyaratkan Damai dengan Iran, Harga Minyak Kini di Bawah 100 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 10:06 WIB

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Investor Belanda Jajaki Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Ekonomi di Papua

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:57 WIB

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Tertekan Data AS dan Sentimen Domestik, Kurs Rupiah Hari Ini Tembus Rp17.180

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Harga Emas Antam Terus Terjungkal Hari Ini, Dibanderol Rp 2.868.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:15 WIB

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Indonesia Kejar Pasar Amerika, Ekspor Tekstil Jadi Andalan Baru

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:11 WIB

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

IHSG Bangkit pada Jumat Pagi, Cek Saham-saham yang Cuan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:10 WIB

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Tren Anabul Jadi Anggota Keluarga, OJK Sebut Potensi Besar Asuransi Hewan Peliharaan

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 09:03 WIB