Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tahun Politik, Gubernur BI Optimistis Rupiah Tak Anjlok

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Selasa, 29 Januari 2019 | 21:26 WIB
Tahun Politik, Gubernur BI Optimistis Rupiah Tak Anjlok
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (Suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo optimistis nilai tukar rupiah bakal terus stabil dan terus menguat, meskipun kondisi dalam negeri mulai memanas menjelang Pemilu dan Pilpres 2019.

Perry menerangkan, terdapat empat faktor yang melandasi nilai tukar rupiah terus stabil dan menguat. Pertama, yakni kenaikan suku bunga The Fed (Fed Fund Rate/FFR) tahun ini yang tidak seagresif tahun 2018. Pada tahun ini, Perry memperkirakan kenaikan FFR paling tidak 2 kali.

"Sehingga kondisi global, juga lebih baik dari tahun lalu. Akan masih tidak pasti, tapi tingkat tidak pasti tahun ini lebih rendah,"‎ ujarnnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (29/1/2019).

Kedua, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia ini melanjutkan, kepercayaan investor asing kepada ekonomi Indonesia makin tinggi. Buktinya, arus modal asing dari kuartal IV 2018 hingga Januari ini terus masuk.

Perry mengungkapkan, pada kuartal IV 2018 arus modal asing telah masuk sebesar USD 12 miliar, khususnya bentuk obligasi dan sebagian dari saham.

Hingga saat ini, arus modal yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 19 triliun, sebagian masuk di saham dan juga obligasi,

"Dengan aliran modal masuk menambah suplai pasar valas karena mendukung penguatan rupiah," tutur dia.

Ketiga, ‎Perry menyebut, fundamental ekonomi Indonesia makin kuat. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi yang baik, inflasi yang terjaga, hingga defisit transaksi berjalan yang bakal menurun.

"Nomor empat, mekanisme pasar valas yang sudah semakin baik, likuiditas yang bekerja, mekanisme pasar, pelaku juga semakin banyak, juga pasar DNDF semakin aktif, mekanisme pasar semakin mendukung.” 

baca juga

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Selasa berada di level Rp 14.098 per USD 1. Posisi itu melemah dibandingkan pada hari sebelumnya, Rp 14.038 per USD 1.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dolar AS Tertekan, Rupiah Berpotensi Menguat ke Kisaran Rp 14.030

Dolar AS Tertekan, Rupiah Berpotensi Menguat ke Kisaran Rp 14.030

Bisnis | Selasa, 29 Januari 2019 | 09:00 WIB

Di Ulang Tahun ISEI, Gubernur BI Minta Sarjana Ekonomi Terapkan 4 Jurus Ini

Di Ulang Tahun ISEI, Gubernur BI Minta Sarjana Ekonomi Terapkan 4 Jurus Ini

Bisnis | Senin, 28 Januari 2019 | 14:25 WIB

Rupiah Hari Ini Bakal Bergerak di Kisaran Rp 14.180

Rupiah Hari Ini Bakal Bergerak di Kisaran Rp 14.180

Bisnis | Jum'at, 25 Januari 2019 | 09:09 WIB

Bergerak Negatif, Rupiah Diprediksi di Level Rp 14.180 - Rp 14.250

Bergerak Negatif, Rupiah Diprediksi di Level Rp 14.180 - Rp 14.250

Bisnis | Selasa, 22 Januari 2019 | 07:19 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×