Nirwan Arsuka: Jika Royalti Penulis 15 Persen yang Dihapus, Penulis Protes

Iwan Supriyatna, Stephanus Aranditio

Senin, 04 Maret 2019 | 11:32 WIB
Nirwan Arsuka: Jika Royalti Penulis 15 Persen yang Dihapus, Penulis Protes
Sandiaga Uno. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pendiri Pustaka Bergerak Nirwan Ahmad Arsuka mengatakan jika royalti penulis sebesar 15 persen dihapuskan, maka penulis akan protes. Bahkan dalam hal ini menurutnya, penulis merasa ditindas.

Sebelumnya, Sandiaga Uno sempat berkomentar dan menilai bahwa pajak perbukuan sangat memberatkan masyarakat dan para penerbit buku, sehingga akan ditinjau ulang bahkan dihapuskan jika dia kelak menjabat Wakil Presiden. Itu diucapkan Sandiaga saat mengunjungi pameran Islamic Book Fair (IBF) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (3/3/2019).

Nirwan menjelaskan, jika dalam hal itu poin royalti penulis 15 persen ikut dihapuskan, maka penulis tidak akan mendapat apa pun dari buku tersebut. Bahkan menurutnya, penghapusan terkait royalti penulis sebesar 15 persen itu akan menindas penulis, dan bukan tidak mungkin penulis akan berhenti berkarya karena pendapatannya dihapuskan.

"Jika menghapus royalti penulis 15 persen, maka ini pasti akan menjadi penindasan buat penulis. Dan jika para penulis ngamuk dan tidak mau menulis lagi, maka industri buku juga yang akan rugi, masyarakat yang akan rugi, dalam jangka panjang," kata Nirwan saat dihubungi Suara.com, Senin (4/3/2019).

Nirwan menambahkan, Sandiaga harus benar-benar memikirkan ulang janjinya tersebut agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan.

"Harus dikaji dulu dengan baik dan sungguh-sungguh. Jangan sampai kita hanya untung sehari lalu buntung setahun. Harus disimulasikan dengan baik," jelasnya.

Menurut Nirwan pula, Sandiaga seharusnya fokus meningkatkan daya beli masyarakat, sehingga industri buku juga akan meningkat karena masyarakat mampu membeli buku semahal apa pun.

"Minat baca masyarakat Indonesia itu sebenarnya tinggi, jika buku-bukunya memang tersedia. Daya beli masyarakat (ini berbeda dengan minat baca) kita mungkin masih belum tinggi. Jika masyarakat kita daya belinya naik, maka buku-buku tidak akan terasa mahal. Buku yang dianggap mahal pun bisa dibeli," tegasnya.

Diketahui sedikitnya ada empat macam pajak dari kertas hingga buku sampai ke tangan masyarakat. Mulai dari pajak kertas yang mencapai 10 persen, pajak percetakan sebesar 10 persen, pajak royalti penulis 15 persen, dan pajak penjualan 10 persen.

baca juga

Adapun Sandiaga, dalam janjinya terkait hal tersebut, tidak menjelaskan secara detail poin pajak perbukuan mana saja yang rencananya akan diubah atau dihapuskan.

-----

Catatan Redaksi:

Artikel ini telah mengalami revisi dan susun ulang (per 5 Maret 2019 pukul 22.00 WIB), terutama demi memperjelas maksud dan konteksnya, khususnya lagi dalam kaitan dengan keterangan narasumber. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Pihak narasumber sendiri telah dihubungi ulang terkait hal ini, Selasa (5/3/2019) sore, yang artikel senada berisi keterangannya antara lain bisa disimak lewat judul ini: Pegiat Literasi Pertanyakan Janji Sandiaga Uno Hapus Pajak Perbukuan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Pajak Buku Dihapus, Aktivis Literasi: Tak Ada Hubungannya dengan Minat Baca

Bisnis | Senin, 04 Maret 2019 | 11:19 WIB

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

Jelang Pemilu 17 April, Sandiaga Minta Pendukungnya Khatam Al-Quran

News | Senin, 04 Maret 2019 | 02:05 WIB

Isu Keluarga Uno Dukung Jokowi, Sandiaga Singgung Narasi Memecah Belah

Isu Keluarga Uno Dukung Jokowi, Sandiaga Singgung Narasi Memecah Belah

News | Minggu, 03 Maret 2019 | 22:56 WIB

Terkini

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Nekat Salip Mobil Berujung Maut, Siswi di Madiun Meregang Nyawa di Aspal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:38 WIB

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

OJK Stop Operasional Credit Saison Indonesia Finance (CSIF), Begini Nasib Nasabah

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:36 WIB

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Bukan Cuma Murah, 5 HP Xiaomi Ini Cocok untuk Dipakai Jangka Panjang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

Bangkai Kapal Terbalik, Lorong Tertutup Jadi Kendala Tim SAR Cari Korban Virgo

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:35 WIB

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya

Malang | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:28 WIB

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Mengulik JETOUR T2 i-DM di GIIAS Semarang, PHEV dengan Jarak Listrik 90 Km

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

Ada Rapat Paripurna, Prabowo Akan Sambangi Gedung DPR RI Hari Ini

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:18 WIB

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

Kenapa Bendera Merah Putih Dikibarkan Setengah Tiang Sebelum Hari Kesaktian Pancasila?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 07:00 WIB

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Bukan Sekadar Mandi Biasa, Ini 6 Fakta Unik Festival Air Terbesar di Bhutan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Susunan Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 Sesuai Pedoman Kementerian Kebudayaan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 06:45 WIB

×