Buka Nasi Bungkus Layaknya Piknik di Stasiun MRT, Tradisi yang Salah Tempat

Iwan Supriyatna, Muslimin Trisyuliono

Rabu, 27 Maret 2019 | 05:29 WIB
Buka Nasi Bungkus Layaknya Piknik di Stasiun MRT, Tradisi yang Salah Tempat
emak-emak piknik di stasiun MRT (Instagram.@jktinfo)

Suara.com - Moda transportasi massal Mass Rapid Transit atau MRT Jakarta telah resmi beroperasi, namun ada yang menarik saat uji coba dan peresmian MRT dilakukan.

Banyak masyarakat yang didominasi oleh emak-emak membawa makanan berupa nasi bungkus dan makanan lainnya lalu menyantapnya di pelataran stasiun MRT layaknya sedang melakukan piknik bersama keluarga.

Menyantap makanan bersama keluarga seperti piknik memang telah menjadi tradisi turun temurun, namun tradisi tersebut semestinya dilakukan di tempat yang semestinya.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai, masyarakat harus terus diedukasi untuk tertib dalam menggunakan MRT Jakarta.

Emak-emak Gelantungan dan Injak Kursi MRT Jakarta Jadi HL di Media Jepang
Emak-emak Gelantungan dan Injak Kursi MRT Jakarta Jadi HL di Media Jepang

Djoko menjelaskan, dalam fase baru beroperasinya MRT Jakarta hal tersebut wajar terjadi. Namun perlu adanya edukasi untuk mendorong disiplin pada masyarakat. Bentuk edukasi yang dilakukan harus secara terus-menerus supaya masyarakat menyadari dan tidak mengulanginya kembali.

"Karena itu masih gratis menurut saya yang berdiri dan bergelantungan memang salah. Tetapi kalau makan di stasiun itu bagian dari tradisi cuma salah tempat," ujar Djoko Setijowarno saat dihubungi Suara.com.

Ia menilai, sosialisasi yang dilakukan oleh pihak MRT Jakarta sudah cukup tepat. Namun saat ini Djoko menilai masyarakat masih dalam masa transisi proses penyesuaian.

Untuk edukasi yang paling mudah dilakukan yaitu dengan mengantre saat memasuki kereta. Djoko memberikan contoh, untuk masuk ke dalam kereta harus membiasakan penumpang yang keluar atau turun terlebih dahulu.

"Iya sudah, kalau masih ada yang melanggar ditegur kembali tidak apa-apa. terus saja dikumandangkan," terangnya.

baca juga

Djoko menambahkan, selain edukasi untuk masyarakat pemberitahuan untuk keselamatan harus diutamakan salah satunya mensosialisasikan proses evakuasi, mengingat lokasi MRT Jakarta berada 20 meter di dalam tanah.

"Kemudian video-video untuk keselamatan bagaimana cara evakuasinya harus diberikan karena itu berada di bawah tanah harus ada video di dalam stasiun dan di kereta," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Tak Terima Warganet Viralkan Kelakuan Emak-emak Piknik di Stasiun MRT

Anies Tak Terima Warganet Viralkan Kelakuan Emak-emak Piknik di Stasiun MRT

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 10:21 WIB

Sulit Beli Tiket MRT Online, Emak-emak Ngamuk Memaki Petugas Jaga

Sulit Beli Tiket MRT Online, Emak-emak Ngamuk Memaki Petugas Jaga

Bisnis | Senin, 25 Maret 2019 | 14:07 WIB

Perjalanan Panjang MRT Jakarta: 27 Tahun di atas Kertas, Jokowi Eksekusi

Perjalanan Panjang MRT Jakarta: 27 Tahun di atas Kertas, Jokowi Eksekusi

Bisnis | Senin, 25 Maret 2019 | 13:10 WIB

Terkini

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

Tuding GMNI Underbow PKI, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Dilaporkan ke Bareskrim!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:37 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Tabung Jika Hanya Diketahui Keliling Alas dan Tingginya?

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:35 WIB

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Shin Oishinbo Resmi Diproduksi, Anime Kuliner Legendaris Kembali

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Raih Juara II MTQ Nasional 2026, Bocah asal Siak Dapat Hadiah Umrah

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 08:26 WIB

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Terancam Produk Impor, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Pemerintah Turun Tangan Selamatkan Hasil Panen

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Game Battle Makin Kompetitif, Format VGC 202627 Resmi Digelar di Asia

Tekno | Rabu, 23 September 2026 | 08:20 WIB

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

4 Low pH Cleanser Lokal Berbahan Aloe Vera Buat Kulit Sensitif Tetap Lembap

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 08:10 WIB

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Gelar RUPSLB, Direksi Bursa Masih Rahasiakan Pembahasan Demutualisasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 08:05 WIB

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

Kebakaran di Kebayoran Lama: 18 Rumah Ludes, 150 Jiwa Terdampak, Kerugian Rp1,2 Miliar!

News | Rabu, 23 September 2026 | 08:04 WIB

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

Alasan Kuota Haji 50:50 Terungkap di Persidangan, Saksi: Ini Tepat Sesuai Praktik di Saudi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 07:52 WIB

×