Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 Maret 2019 | 09:25 WIB
Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan
Bimbingan dan konsultasi di Takalar, Sulsel, Selasa (26/3/2019). (Dok : Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kompetensi para pelaku koperasi dan UMKM di bidang perikanan di Sulawesi Selatan melalui kegiatan bimbingan dan konsultasi. Acara ini dinilai sebagai bagian dari upaya berbagi informasi antar koperasi dan pihak-pihak terkait.

"Bimbingan dan konsultasi seperti ini sangat penting dan perlu didukung, terutama untuk berbagi ilmu dan informasi serta pengalaman dalam hal penguatan sistem bisnis koperasi perikanan, khususnya di bidang budidaya rumput laut, termasuk tentang bagaimana membangun jaringan kerja sama antar koperasi dengan stakeholder terkait," kata Asisten Deputi Perikanan dan Peternakan Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti, di Takalar, Sulsel, Selasa (26/3/2019).

Takalar, Sulsel, merupakan salah satu daerah dengan pelaku KUKM di bidang perikanan yang banyak jumlahnya. Pada kesempatan yang sama, Devi juga menyebut, kegiatan ini diharapkan bisa mewujudkan program kemitraan, khusunya koperasi dan UKM yang bergerak di bidang perikanan.

Bimbningan dan konsultasi yang dilaksanakan di Hotel Grand Kalampa, Kabupaten Takalar pada 26 Maret 2019 itu dihadiri 20 peserta, yang merupakan pengurus dan manager koperasi yang bergerak di bidang usaha perikanan, khususnya rumput laut. Koperasi perikanan, termasuk rumput laut di kawasan itu sudah berproduksi, namun masih terkendala pembiayaan.

"Maka untuk peningkatan kapasitas produksi yang lebih besar, perlu akses pemasaran dan pengolahan sebagai produk turunan sehingga menciptakan nilai tambah," katanya.

Devi menambahkan, para nelayan dan pembudi daya perikanan dan rumput laut diharapkan bisa mendapat kepastian pasar, hasil produksi yang berkualitas, dan peningkatan pendapatan. Sedangkan untuk pihak swasta, bisa memberikan keuntungan karena ada efisiensi biaya produksi, pasokan terjaga dengan konsisten, dan pasokan sesuai dengan kualitas serta standar permintaan pasar.

Acara itu menghadirkan 2 pembicara, yaitu tenaga ahli BLU Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan LPUMKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang menyajikan peluang dan tata cara perluasan akses pembiayaan dan Direktur Utama PT AIMK Bintan, yang bergerak di bidang teknologi pengolahan ikan.

"PT AIMK dihadirkan sebagai contoh koperasi yang sukses dalam mengembangkan pengolahan ikan dan mempunyai teknologi terkini," katanya.

Saat ini, mereka telah membangun pabrik pengolahan ikan melalui bioteknologi yang menghasilkan banyak turunan, seperti tepung ikan yang dijadikan nutrisi mengatasi stunting dan collagen dari tripang untuk kosmetik. Bahan baku tersebut diyakini merupakan potensi lokal setempat, sehingga begitu mudah didapatkan di Takalar.

baca juga

Produk PT. AIMK bahkan sudah diekspor ke China. Potensi dan peluang pasarnya sangat terbuka lebar dan menjadi kesempatan koperasi untuk berperan dalam industrialisasi.

Dirut PT. AIMK, Yogie menyampaikan, nilai tambah dari usaha yang dijalankannya itu berada pada produk olahan, bukan raw material.

"Saat ini hampir 99 persen komposisi bahan kosmetik adalah impor, padahal sumber bahan baku utama ada di Indonesia dan melimpah. Sebagai contoh tripang, biasanya dijual hanya Rp 6.000 - Rp7.000, tetapi ketika diolah menjadi tepung harganya mencapai Rp 7 juta per kilogram," katanya.

Dalam membangun kerja sama antara UMKM, AIMK akan melakukan pendampingan untuk memproduksi sesuai permintaan pasar, alih teknologi, dan jaminan pasar.

Sementara itu, BLU LPMUKP menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti dalam akses pembiayaan kepada salah satu peserta yang memenuhi syarat, yaitu Koperasi Makkio Dalle. Dalam acara yang sama juga disepakati pendampingan oleh BLU LPUMKP Takalar terkait penyusunan proposal, syarat-syarat, dan legalitas yang diperlukan.

Untuk kerja sama dengan PT. AIMK, koperasi akan melakukan identifikasi terhadap potensi dan menyusun rencana kerja sesuai potensi yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:22 WIB

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Bisnis | Sabtu, 16 Maret 2019 | 15:14 WIB

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:02 WIB

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Bisnis | Senin, 11 Maret 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang

Ahli UMJ Sebut Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul Tetap Sah, Wilayah Hukum Bukan Penghalang

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:31 WIB

Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich

Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:30 WIB

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi

Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Nabire, Dua Pesawat Batal Beroperasi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:29 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani Raih Gelar Doktor dari Universitas Indonesia

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat

Kalimantan Membara, Ridwan Andi Wittiri Desak Evaluasi Total Karhutla: Ini Soal Nyawa Rakyat

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut

Viral Kuskus Waigeo di Atas Pohon Tumbang: Saat Hutan Habitat Satwa Endemik Papua Menyusut

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka

Bola | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi

Sempat Ingin Berhenti demi Orang Tua, Kasman Kini Jadi Jembatan Bahasa di Industri Nikel Obi

Lifestyle | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital

Hadirkan CFX Cryptalk dan CFX Seaside Mixer, Ekosistem CFXM Dorong Sinergi Industri Aset Digital

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×