Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan

Fabiola Febrinastri

Rabu, 27 Maret 2019 | 09:25 WIB
Kemenkop dan UKM Tingkatan Kompetensi Nelayan di Sulawesi Selatan
Bimbingan dan konsultasi di Takalar, Sulsel, Selasa (26/3/2019). (Dok : Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) mendorong peningkatan kapasitas usaha dan kompetensi para pelaku koperasi dan UMKM di bidang perikanan di Sulawesi Selatan melalui kegiatan bimbingan dan konsultasi. Acara ini dinilai sebagai bagian dari upaya berbagi informasi antar koperasi dan pihak-pihak terkait.

"Bimbingan dan konsultasi seperti ini sangat penting dan perlu didukung, terutama untuk berbagi ilmu dan informasi serta pengalaman dalam hal penguatan sistem bisnis koperasi perikanan, khususnya di bidang budidaya rumput laut, termasuk tentang bagaimana membangun jaringan kerja sama antar koperasi dengan stakeholder terkait," kata Asisten Deputi Perikanan dan Peternakan Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti, di Takalar, Sulsel, Selasa (26/3/2019).

Takalar, Sulsel, merupakan salah satu daerah dengan pelaku KUKM di bidang perikanan yang banyak jumlahnya. Pada kesempatan yang sama, Devi juga menyebut, kegiatan ini diharapkan bisa mewujudkan program kemitraan, khusunya koperasi dan UKM yang bergerak di bidang perikanan.

Bimbningan dan konsultasi yang dilaksanakan di Hotel Grand Kalampa, Kabupaten Takalar pada 26 Maret 2019 itu dihadiri 20 peserta, yang merupakan pengurus dan manager koperasi yang bergerak di bidang usaha perikanan, khususnya rumput laut. Koperasi perikanan, termasuk rumput laut di kawasan itu sudah berproduksi, namun masih terkendala pembiayaan.

"Maka untuk peningkatan kapasitas produksi yang lebih besar, perlu akses pemasaran dan pengolahan sebagai produk turunan sehingga menciptakan nilai tambah," katanya.

Devi menambahkan, para nelayan dan pembudi daya perikanan dan rumput laut diharapkan bisa mendapat kepastian pasar, hasil produksi yang berkualitas, dan peningkatan pendapatan. Sedangkan untuk pihak swasta, bisa memberikan keuntungan karena ada efisiensi biaya produksi, pasokan terjaga dengan konsisten, dan pasokan sesuai dengan kualitas serta standar permintaan pasar.

Acara itu menghadirkan 2 pembicara, yaitu tenaga ahli BLU Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan LPUMKP Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang menyajikan peluang dan tata cara perluasan akses pembiayaan dan Direktur Utama PT AIMK Bintan, yang bergerak di bidang teknologi pengolahan ikan.

"PT AIMK dihadirkan sebagai contoh koperasi yang sukses dalam mengembangkan pengolahan ikan dan mempunyai teknologi terkini," katanya.

Saat ini, mereka telah membangun pabrik pengolahan ikan melalui bioteknologi yang menghasilkan banyak turunan, seperti tepung ikan yang dijadikan nutrisi mengatasi stunting dan collagen dari tripang untuk kosmetik. Bahan baku tersebut diyakini merupakan potensi lokal setempat, sehingga begitu mudah didapatkan di Takalar.

baca juga

Produk PT. AIMK bahkan sudah diekspor ke China. Potensi dan peluang pasarnya sangat terbuka lebar dan menjadi kesempatan koperasi untuk berperan dalam industrialisasi.

Dirut PT. AIMK, Yogie menyampaikan, nilai tambah dari usaha yang dijalankannya itu berada pada produk olahan, bukan raw material.

"Saat ini hampir 99 persen komposisi bahan kosmetik adalah impor, padahal sumber bahan baku utama ada di Indonesia dan melimpah. Sebagai contoh tripang, biasanya dijual hanya Rp 6.000 - Rp7.000, tetapi ketika diolah menjadi tepung harganya mencapai Rp 7 juta per kilogram," katanya.

Dalam membangun kerja sama antara UMKM, AIMK akan melakukan pendampingan untuk memproduksi sesuai permintaan pasar, alih teknologi, dan jaminan pasar.

Sementara itu, BLU LPMUKP menyatakan kesediaannya untuk menindaklanjuti dalam akses pembiayaan kepada salah satu peserta yang memenuhi syarat, yaitu Koperasi Makkio Dalle. Dalam acara yang sama juga disepakati pendampingan oleh BLU LPUMKP Takalar terkait penyusunan proposal, syarat-syarat, dan legalitas yang diperlukan.

Untuk kerja sama dengan PT. AIMK, koperasi akan melakukan identifikasi terhadap potensi dan menyusun rencana kerja sesuai potensi yang dimiliki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Kemenkop dan UKM : Pemda Sebaiknya Beri Dukungan pada UKM

Bisnis | Sabtu, 23 Maret 2019 | 08:22 WIB

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Bisnis | Sabtu, 16 Maret 2019 | 15:14 WIB

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:02 WIB

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Bisnis | Senin, 11 Maret 2019 | 15:45 WIB

Terkini

Daftar Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Oktober 2026

Daftar Provinsi Gelar Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Oktober 2026

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Viral Dibikin Seblak hingga Cookie, Ini 4 Bedanya Umbi Kimpul dan Talas Biar Nggak Salah Beli

Viral Dibikin Seblak hingga Cookie, Ini 4 Bedanya Umbi Kimpul dan Talas Biar Nggak Salah Beli

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Harga Telur Ayam Naik, Mendag Bilang Masih Wajar: Rp26.200 di Bawah Acuan

Harga Telur Ayam Naik, Mendag Bilang Masih Wajar: Rp26.200 di Bawah Acuan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Jeda Bukan Berarti Berhenti: Makna Self-Care di Tengah Hidup Serba Cepat

Jeda Bukan Berarti Berhenti: Makna Self-Care di Tengah Hidup Serba Cepat

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:10 WIB

John Herdman Bidik Bintang Muda Pemain Indonesia Selevel Alphonso Davies

John Herdman Bidik Bintang Muda Pemain Indonesia Selevel Alphonso Davies

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:06 WIB

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Ranking FIFA Timnas Indonesia Terbaru setelah Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:05 WIB

Survei Anjlok, Prabowo Mulai Tebar BLT Hingga Insentif Pajak Kelas Menengah

Survei Anjlok, Prabowo Mulai Tebar BLT Hingga Insentif Pajak Kelas Menengah

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:00 WIB

The Final Problem: Penghormatan Indah untuk Detektif Klasik di Tahun 50-an

The Final Problem: Penghormatan Indah untuk Detektif Klasik di Tahun 50-an

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Juara 4 Kali Liga Champions Kirim Ucapan Selamat buat Timnas Indonesia

Juara 4 Kali Liga Champions Kirim Ucapan Selamat buat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:56 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Pintar Cari Uang, dari Paling Boros hingga Jago Mengatur Keuangan

Urutan Zodiak yang Paling Pintar Cari Uang, dari Paling Boros hingga Jago Mengatur Keuangan

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:55 WIB

×