Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 16 Maret 2019 | 15:14 WIB
Kemenkop dan UKM Dorong Ekonomi Kreatif Generasi Milenial
Deputi Pengembangan SDM, Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto, dalam "Festival Ekonomi Kreatif Muda Nusantara" di Palu, Sulteng, Jumat (15/3/2019). (Dok: Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Generasi muda telah menjadi konseptor, sekaligus inisiator berkembangnya ekonomi kreatif di Tanah Air. Hal ini membuat Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) mendorong pembangunan perekonomian nasional berbasis ekonomi kreatif di kalangan generasi milenial.

"Salah satu contoh ekonomi kreatif adalah produksi olahan makanan, design packaging, menciptakan pernak-pernik kerajinan tangan, kerajinan membatik, tenun, Go-Jek dan sebagainya," kata Deputi Pengembangan SDM, Kemenkop dan UKM, Rulli Nuryanto, dalam "Festival Ekonomi Kreatif Muda Nusantara" di Palu, Sulteng, Jumat (15/3/2019).

"Ekonomi kreatif, intinya adalah segala yang berhubungan dengan proses penciptaan atau memproduksi sesuatu berdasarkan ide, gagasan dan kreativitas. Bicara ide dan gagasan kerap berkaitan dengan generasi muda," tambah Rulli.

Ia menambahkan, generasi muda merupakan salah satu elemen masyarakat yang biasanya mempunyai kreativitas tinggi. Tak heran jika masyarakat selalu berharap, para pemuda menjadi problem solver berbagai persoalan yang sedang membelit bangsa ini, termasuk masalah ekonomi.

"Kawula muda hendaknya memainkan perannya memberdayakan masyarakat melalui aksi nyata di bidang yang digeluti, untuk memperbaiki kondisi perekonomian Tanah Air yang kurang stabil," ujar Rulli.

Pemuda diminta tak boleh minder jika modal usahanya minim. Menurut Rulli, modal dan uang bukan patokan utama untuk memulai sesuatu.

Pemuda dikatakan bisa memanfaatkan berbagai ide dan gagasannya terkait ekonomi kreatif untuk memberdayakan masyakat agar lebih fokus. Misalnya UKM dalam bidang kemasan atau packaging.

"Pemuda perlu mengasah daya nalar dan kreativitasnya, agar nantinya, berbagai konsepsi terkait peningkatan ekonomi UKM bisa diberdayakan masyarakat. Misalnya, aneka olahan makanan khas Nusantara yang selama ini telah menjadi identitas kultural dan ikon bangsa, dengan tidak menghilangkan unsur, rasa, dan pakem yang selama ini telah jadi penanda berbagai macam olahan makanan di Indonesia," katanya.

Pemuda hanya perlu memodifikasi dan menggali kreativitas dalam desain kemasan, agar lebih berani untuk berkarya dan menciptakan produk yang baik, dengan kemasan yang menarik, berkualitas serta bernilai estetik.

"Karena itulah perlu keterlibatan pemuda dalam pemberdayaan dan pengembangan kualitas SDM pada UKM," imbuhnya.

Gagasan dan ide-ide yang dihasilkan pemuda bisa melalui berbagai cara, yakni membaca, menulis, berdiskusi, mengikuti seminar, pelatihan, dan menonton acara talk show. Berbagai kegiatan tersebut perlu dirangsang di kalangan pemuda, sehingga mereka akan menularkan gagasan yang diperoleh untuk pengembangan ekonomi para UKM di Indonesia.

Festival Ekonomi Kreatif Muda Nusantara, yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat Kawula Muda Nusantara ini mengangkat tema "Kawula Muda Nusantara Tonggak Perekonomian Bangsa Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah". Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Palu, Pasha Ungu, Kapolda Sulteng dan Kadiskop UKM Sulteng.

Di sela-sela acara ini diadakan kegiatan pelatihan perkoperasian dan vocational pasca-bencana bidang kerajinan dan pengolahan kopi oleh Kemenkop dan UKM.

"Acara ini bisa dimanfaatkan untuk wadah pelaku usaha dalam mengenalkan produk dan layanannya. Saya mengapresiasi dan berharap, kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan dan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM dan koperasi," tutup Rulli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Dongkrak Pendapatan Petani, Kemenkop dan UKM Dorong Hilirisasi Produk

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2019 | 11:02 WIB

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Bisnis | Senin, 11 Maret 2019 | 15:45 WIB

Kemenkop dan UKM Latih 30 Pegiat Film Sumbar tentang Koperasi

Kemenkop dan UKM Latih 30 Pegiat Film Sumbar tentang Koperasi

Bisnis | Rabu, 06 Maret 2019 | 13:38 WIB

Kemenkop dan UKM Dukung Industri Kreatif Perfilman Berbadan Hukum Koperasi

Kemenkop dan UKM Dukung Industri Kreatif Perfilman Berbadan Hukum Koperasi

News | Senin, 21 Januari 2019 | 11:43 WIB

Terkini

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Beda BRI Simpedes dan Simpedes UMi: Biaya Admin, Saldo Minimal, dan Syarat

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:30 WIB

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

IHSG Tiba-tiba Bangkit ke Level 6.100, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 17:15 WIB

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

SKK Migas Jemput Bola, Pelaku Usaha Serbu Layanan CIVD dan IOG e-Commerce di IPA Convex 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:30 WIB

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Rupiah Melemah Lagi, Defisit Transaksi Berjalan Sentuh Titik Terendah dalam 6 Tahun

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 16:09 WIB

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

PGN Garap Studi Ekosistem CCS dan Transportasi CO2, Dukung Pengembangan Amonia Rendah Karbon

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:49 WIB

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

TelkomGroup Bersinar di LinkedIn Talent Awards 2025, Raih Dua Penghargaan

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:48 WIB

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Kolaborasi Galeri 24 dan Lotus Gold Dorong Emas Lokal Berkualitas di Seluruh Indonesia

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bahlil Buka 118 Blok Migas, Investor Tak Perlu Nego di Belakang Meja

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:45 WIB

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Secara Konsolidasi, BTN Raup Untung Rp 1,45 Triliun Hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:40 WIB

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bulog Siapkan Bansos Beras 20 Kg, Tapi Tunggu Lampu Hijau Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 15:31 WIB