Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan

Fabiola Febrinastri

Senin, 11 Maret 2019 | 15:45 WIB
Kemenkop dan UKM: Pelaku UKM Perlu Strategi Pengembangan
Pelatihan tenaga pendamping bertajuk "Sinergitas Program dalam Rangka Peningkatan Ekspor dan Internasionaliasi UKM", di Kota Makassar, 11-12 Maret 2019. (Dok: Kemenkop dan UKM)

Suara.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop dan UKM) menilai, pelaku UKM memerlukan strategi pengembangan melalui edukasi. Hal ini bisa dilakukan melalui pembinaan para UKM dan mentor UKM, agar dapat memiliki wawasan dan keterampilan, serta pengetahuan, sehingga tercipta UKM yang mandiri dan mampu bersaing dalam pasar global.

Untuk kepentingan inilah, Kemenkop dan UKM menyelenggarakan pelatihan tenaga pendamping bertajuk "Sinergitas Program dalam Rangka Peningkatan Ekspor dan Internasionaliasi UKM", di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, 11-12 Maret 2019. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kemenkop dan UKM, ABDSI, FTA Center Kementerian Perdagangan, Rumah Ekspor BNI dan Setkab.

"Kegiatan ini merupakan sinergi atau kolaborasi berbagai dukungan yang memiliki visi yang sama untuk memaksimalkan layanan bagi UKM ekspor," kata Sekretaris Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM, Devi Rimayanti, dalam sambutannya, Senin (11/3/2019).

Devi menambahkan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam membina UMKM, namun membutuhkan kontribusi dan kolaborasi dari berbagai elemen sosial (stakeholder), seperti sektor swasta, pengusaha, akademisi, asosiasi usaha, maupun komunitas atau lembaga pendampingan UMKM.

Menurutnya, dalam era revolusi industri 4.0, ada 3 tantangan pokok yang harus dipahami oleh pelaku UKM, yakni teknologi, otomatisasi dan disrupsi. Untuk menghadapi tantangan tersebut, perlu membangun pendampingan dan memperkuat jaringan usaha yang saling mendukung.

"Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan pendampingan mentor dan advice untuk UKM secara langsung, sehingga diharapkan UMKM bisa naik kelas dan mampu memenuhi kebutuhan permintaan pasar global," ujar Devi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, Abdul Malik Faisal mengakui bahwa Sulsel banyak memiliki produk unggulan yang sangat potensial untuk diekspor, antara lain cokelat, kopi, kopra dan lainnya. Namun UKM masih merasa kesulitan untuk ekspor langsung ke negara tujuan.

"Kendala utama yang dihadapi adalah belum dapat memenuhi kuota angkutan dari kota atau provinsi asal ke negara tujuan, jadi harus ke provinsi lain dalam pemenuhan kuota. Selain itu, masalah komunikasi dengan negara tujuan juga menjadi kendala," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, ia berharap para mentor atau pendamping, selain mendamping UKM dari segi usaha, dapat juga mencari pembeli, baik pasar dalam negeri maupun luar negeri, serta mendorong UKM untuk dapat memproduksi sesuatu yang dapat berdaya saing untuk dapat masuk pasar  luar negeri.

baca juga

Pemerintah Daerah Sulsel telah mengirimkan tiga pendamping Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), dengan membawa 40 produk unggulan berupa makanan ringan, produk pertanian dan produk perikanan, mengikuti kegiatan pameran "Indonesian Fest" di Singapura, sebagai bentuk dukungan pemda tehadap promosi produk UKM lokal.

"Di samping itu, Sulsel memiliki agenda utama dalam meningkatkan produksi UKM dengan menekan angka inflasi dan menyiapkan gudang untuk bawang merah," terang Faisal.

Adapun kegiatan pelatihan pendampingan ini diadakan dalam rangka mewujudkan ASEAN yang berdaya saing. Pelatihan ini diikuti oleh entrepreneurs, pembina UMKM, dosen, pengelola PKBL atau CSR, konsultan atau pendamping UMKM, para penggerak komunitas UMKM, dan pelaku UKM yang telah mendaftar melalui platform Lunas.com yang dikelola oleh ABDSI.

Materi dalam kegiatan ini terbagi ke dalam 6 sesi, yaitu tema UMKM Go Global melalui 3M AMEN, Peluang Pasar Global UKM dan Cara Menembusnya, Cara Mencari Buyer, Kalkulasi Harga Ekspor, Dasar-dasar Mentorship dan Menyusun Rencana Kerja, Implementasi, dan Pelaporan Mentorship.

Para mentor ini diharapkan dapat mendampingi para UKM ekspor, agar mampu bersaing di pasar global dengan strategi 3-GO UKM. Mereka diharapkan bisa naik kelas, yakni (1) Go-Modern, yaitu memiliki jiwa entrepreneurship dengan mengembangkan inovasi, memiliki orientasi naik kelas dan mengelola usaha dengan professional, (2) Go-Digital, yaitu memiliki online shop di e-commerce dan bergabung di platform informasi digital, dan (3) Go-Global, yaitu mengikuti market place global, pameran internasional dan berkontribusi melalui ekspor produk-produk unggulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamen UMKM: Andalas Business Matching Jadi Katalisator Sinergi UMKM

Wamen UMKM: Andalas Business Matching Jadi Katalisator Sinergi UMKM

Bisnis | Senin, 09 Desember 2024 | 20:03 WIB

Menteri UMKM: Ansor Stokis Jadi Platform Penyuplai Rantai Pasok Kebutuhan Masyarakat

Menteri UMKM: Ansor Stokis Jadi Platform Penyuplai Rantai Pasok Kebutuhan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 08 Desember 2024 | 20:13 WIB

Menteri UMKM Berharap Smart Factory Training Center Dorong Pengusaha UMKM Makin Berdaya Saing

Menteri UMKM Berharap Smart Factory Training Center Dorong Pengusaha UMKM Makin Berdaya Saing

Bisnis | Senin, 02 Desember 2024 | 20:17 WIB

Berpihak pada Pelaku Usaha Mikro, Kemenkop dan UKM Pastikan Tak Ada Aturan Batasi Jam Operasional Warung Madura

Berpihak pada Pelaku Usaha Mikro, Kemenkop dan UKM Pastikan Tak Ada Aturan Batasi Jam Operasional Warung Madura

Bisnis | Sabtu, 27 April 2024 | 09:41 WIB

KemenKop UKM dan Kampus Bisnis Umar Usman Dompet Dhuafa Ciptakan Evolusi UMKM Melalui Program Mikro Mandiri

KemenKop UKM dan Kampus Bisnis Umar Usman Dompet Dhuafa Ciptakan Evolusi UMKM Melalui Program Mikro Mandiri

Press Release | Sabtu, 20 Mei 2023 | 10:31 WIB

Pelaku UMK Belajar Tren Industri Terbaru di Event Internasional

Pelaku UMK Belajar Tren Industri Terbaru di Event Internasional

Press Release | Selasa, 16 Mei 2023 | 20:55 WIB

Kiat Pelaku UKM Raih Kepercayaan Konsumen: Coba Dulu Produknya Sebelum Dipasarkan

Kiat Pelaku UKM Raih Kepercayaan Konsumen: Coba Dulu Produknya Sebelum Dipasarkan

Lifestyle | Senin, 29 Agustus 2022 | 13:12 WIB

Kemenkop dan UKM - PTI Bangun Ekosistem Ekonomi Disabilitas untuk Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuat

Kemenkop dan UKM - PTI Bangun Ekosistem Ekonomi Disabilitas untuk Bangun Ekosistem Ekonomi yang Kuat

Bisnis | Minggu, 07 Agustus 2022 | 08:15 WIB

Kemenkop dan UKM Serahkan Hewan Kurban Melalui Baznas dengan Prinsip Aman Syari, Regulasi dan Aman NKRI

Kemenkop dan UKM Serahkan Hewan Kurban Melalui Baznas dengan Prinsip Aman Syari, Regulasi dan Aman NKRI

Bisnis | Sabtu, 09 Juli 2022 | 12:44 WIB

Kemenkop dan UKM Masuk Top 51 dari 434 Instansi yang Dinilai Dalam Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

Kemenkop dan UKM Masuk Top 51 dari 434 Instansi yang Dinilai Dalam Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 12:05 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×