Klaim Sejahterakan Mitra Driver, Grab Ingin Tarif Ojol Dinaikkan Lagi

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Kamis, 28 Maret 2019 | 18:14 WIB
Klaim Sejahterakan Mitra Driver, Grab Ingin Tarif Ojol Dinaikkan Lagi
Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Perusahaan penyedia aplikasi transportasi online Grab Indonesia menilai tarif ojek online (ojol) yang ditetapkan pemerintah masih rendah. Terkait kebijakan itu, perusahaan asal Malaysia itu malah ingin berupaya menaikkan tarif ojol.

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, prinsip perusahaan adalah ingin meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi. Sehingga, dengan tarif bersih kepada pengemudi itu dirasa kurang menyejahterakan.

"Jadi ada upaya memang untuk menaikkan tarifnya. Konsep dari Grab memang kita sudah bicarakan ke pemerintah adalah untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudinya," ujar Ridzki saat ditemui, di The Kasablanca, Jakarta Selatan, Kamis (28/3/2019).

Kendati demikian, Ridzki mengaku, Grab Indonesia kini sedang mempelajari terkait dengan tarif ojol yang ditetapkan pemerintah. Saat ini, sambung dia,  pihaknya terus berkomunikasi dengan pemerintah terkait implementasi tarif ojol tersebut.

"Dari sini sudah lihat nih peraturannya seperti apa, mohon maaf kita sedang diskusi sekarang dengan pihak pemerintahan, bagaimana kita menjalankan ini implementasinya menuju 1 Mei," imbuh dia.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan telah menetapkan tarif ojol. Adapun tarif tersebut ditetapkan dalam tiga zonasi, Zona I meliputi Jawa, Sumatera dan Bali. Adapun, tarif batas bawah sebesar Rp 1.800 per kilometer, sedangkan tarif batas atas Rp 2.300 per kilometer. Selain itu terdapat biaya mininum dalam sekali perjalanan sebesar Rp 7.000 - Rp 10.000 per 4 kilometer.

Zona II meliputi Jabodetabek, yang biaya jasanya dipatok batas bawah Rp 2.000 per kilometer dan biaya jasa batas atas sebesar Rp 2.500 per kilometer. Selain itu biaya minimal sebesar Rp 8.000 - Rp 10.000 per 4 kilometer.

Sementara, Zona III meliputi Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua, biaya jasanya batas bawah Rp 2.100 per kilometer dan biaya jasa batas atasnya sebesar Rp 2.600 per kilometer. Selain itu, biaya jasa minimal sebesar Rp 7.000 - Rp 10.000 per 4 kilometer.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beralasan Ban Bocor ke Customer Agar Bisa Ngopi, Driver Ojol Ini Kena Sial

Beralasan Ban Bocor ke Customer Agar Bisa Ngopi, Driver Ojol Ini Kena Sial

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 15:14 WIB

Menteri Luhut Apresiasi Langkah Grab Kembangkan Startup di Indonesia

Menteri Luhut Apresiasi Langkah Grab Kembangkan Startup di Indonesia

Tekno | Kamis, 28 Maret 2019 | 11:42 WIB

Kisah Pilu Ojol di Makassar, Pelanggan Arogan Cancel Orderan Rp 300 Ribu

Kisah Pilu Ojol di Makassar, Pelanggan Arogan Cancel Orderan Rp 300 Ribu

Otomotif | Kamis, 28 Maret 2019 | 06:05 WIB

Ojol Girang Terima Order Nikita Mirzani, Tebak Berapa Uang Tip

Ojol Girang Terima Order Nikita Mirzani, Tebak Berapa Uang Tip

Entertainment | Senin, 25 Maret 2019 | 07:20 WIB

Grab Bikin Sistem Keamanan Baru untuk Antisipasi Tiga Kecurangan Ini

Grab Bikin Sistem Keamanan Baru untuk Antisipasi Tiga Kecurangan Ini

Bisnis | Rabu, 13 Maret 2019 | 21:43 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×