Pembangunan Rusun Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 29 Maret 2019 | 09:10 WIB
Pembangunan Rusun Diharapkan Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Rapat Kerja Direktorat Rumah Susun dan Rumah Khusus Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, yang dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid, di Tangerang, Banten, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019). (Dok : KemenPUPR)

Suara.com - Pembangunan rumah susun (rusun) dan rumah khusus (rusus) di wilayah barat maupun timur Indonesia, selain diharapkan dapat menjadi tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, juga mampu meningkatkan tingkat kesejahteraan. Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) menyatakan akan terus mendorong pemerataan pembangunan rusun dan rusus.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Kerja Direktorat Rumah Susun dan Rumah Khusus Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, yang dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid, di Tangerang, Banten, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019).

Kegiatan tersebut, selain dihadiri oleh Direktur Rusun, M Hidayat, dan Direktur Rusus, Chris Robert Panusunan Marbun, juga dihadiri pejabat dan Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan yang berasal dari setiap provinsi di Indonesia.

Pada kesempatan itu, Khalawi mengungkapkan, KemenPUPR tidak akan main-main dalam pembangunan rusun dan rusus di daerah, karena masih banyak masyarakat yang  membutuhkan bantuan dari pemerintah, khususnya di sektor perumahan.

“Tugas Kementerian PUPR, khususnya Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan adalah mengelola, memanfaatkan dan membelanjakan anggaran untukpembangunan rumah masyarakat. Kami pastikan bahwa hasil pembangunan rumah untuk masyarakat memiliki kualitas yang baik dan memberikan manfaat, sehingga mereka bisa tinggal di rumah yang layak huni,” ujarnya, saat memberikan pengarahan kepada peserta raker.

Menurut Khalawi, program perumahan, khususnya Satu Juta Rumah merupakan salah satu program yang benar-benar ditunggu oleh masyarakat di daerah. Ia berharap para pegawai di lingkungan Ditjen Penyediaan Perumahan memiliki niat tulus untuk membangun perumahan bagi masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Khalawi menerangkan, pagu anggaran 2019 untuk Direktorat Jenderal Penyediaan, total mencapai Rp 7,82 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan 6.873 unit rusun, dengan anggaran Rp 2,61 triliun, sedangkan pembangunan rusus sebesar Rp 0,55 triliun untuk membangun 2.130 unit .

Rapat Kerja Direktorat Rumah Susun dan Rumah Khusus Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, yang dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid, di Tangerang, Banten, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019).  (Dok : KemenPUPR)
Rapat Kerja Direktorat Rumah Susun dan Rumah Khusus Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, yang dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Khalawi Abdul Hamid, di Tangerang, Banten, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019). (Dok : KemenPUPR)

Untuk bantuan BSPS rumah swadaya dialokasikan Rp 4,28 triliun untuk membedah 206.500 unit dan bantuan PSU rumah umum adalah Rp 0,12 triliun untuk 13.000 unit. Sisanya digunakan untuk dukungan manajemen.

Berdasarkan data KemenPUPR, sebaran pembangunan 2019 untuk rusun tercatat 51 persen berada di daerah wilayah barat Indonesia dan sisanya 39 persen, berada di wilayah timur Indonesia. Sebaliknya, untuk pembangunan rusus sebanyak 54 persen dilaksanakan di wilayah timur Indonesia dan 36 persen akan dibangun di wilayah barat.

baca juga

Selain itu, KemenPUPR juga memiliki target RPJMN untuk sektor perumahan mulai 2015 hingga 2019, yaitu menurunkan backlog kepenghunian dari 7,6 juta unit menjadi 5.4 juta unit. Sedangkan untuk rumah tidak layak huni (RTLH) ditargetkan turun dari angka 3,4 juta unit menjadi 1,9 juta unit.

“Saya minta para pegawai di pusat maupun di daerah, jangan main-main dengan anggaran pembangunan rumah untuk rakyat. Jika memang menemui hal yang tidak wajar, segera laporkan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti. Masyarakat masih banyak yang butuh rumah, ini amanah yang harus kita laksanakan sebaik mungkin,” terangnya.

Terkait capaian pembangunan rusun untuk 2015 - 2017,  berjumlah 456 tower, sedangkan untuk tahun 2018, mencapai 300 tower. Pembangunan rumah khusus pada 2015 - 2017, mencapai 17.480 unit dan 2018 tercatat 4.525 unit rusus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menteri PUPR : Penanaman Pohon Mampu Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Menteri PUPR : Penanaman Pohon Mampu Tingkatkan Kualitas Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 12:36 WIB

Kementerian PUPR Lakukan Penghijauan di Ruas Tol Bocimi

Kementerian PUPR Lakukan Penghijauan di Ruas Tol Bocimi

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 12:19 WIB

Kementerian PUPR Revitalisasi 10 Danau dari 15 Danau Kritis

Kementerian PUPR Revitalisasi 10 Danau dari 15 Danau Kritis

Bisnis | Rabu, 27 Maret 2019 | 11:58 WIB

Tingkatkan SDM Peneliti, PUPR Bangun Rusun bagi LIPI

Tingkatkan SDM Peneliti, PUPR Bangun Rusun bagi LIPI

Bisnis | Selasa, 26 Maret 2019 | 10:30 WIB

Terkini

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tutorial Menghitung Volume dan Luas Permukaan Tabung Tanpa Tutup

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 18:48 WIB

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 18:45 WIB

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Cara Merawat Kulit Berjerawat agar Tetap Sehat dan Skin Barrier Terjaga

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 18:42 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Purbaya Akui RI Tak Bisa Turunkan Pajak ala Jepang: Nanti Ribut Utang Terus

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

1 dari 7 Anak Indonesia Punya Kadar Timbal Tinggi, Cat Rumah Mengelupas Jadi Salah Satu Pemicu

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:25 WIB

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Manga You Are a Four Leaf Clover Diadaptasi ke Anime

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 18:20 WIB

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

Tembakau Sintetis Senilai Rp 1 Miliar Diproduksi di Tangsel, 4 Orang Ditangkap

News | Minggu, 13 September 2026 | 18:15 WIB

×