Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb

M Nurhadi

Jum'at, 24 Juli 2026 | 06:00 WIB
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
Selat Bab al-Mandeb dan Selat Hormuz [Rusen dengan penyesuaian oleh Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump mengancam hukuman militer besar setelah Houthi menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah.
  • Serangan milisi Houthi di Laut Merah memicu kepanikan pasar energi dan membuat harga minyak dunia melonjak tajam.
  • Konflik meluas setelah Iran menembakkan proyektil ke pangkalan militer AS di Yordania dan Kuwait sebagai bentuk balasan serangan udara.

Suara.com - Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memasuki babak baru yang lebih mengkhawatirkan. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menegaskan akan menjatuhkan "hukuman militer berskala besar" terhadap Iran beserta sekutunya, kelompok Houthi. Ancaman ini dikeluarkan setelah milisi asal Yaman tersebut melancarkan serangan terhadap dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi di Laut Merah.

Insiden ini secara otomatis memperluas zona konflik Timur Tengah ke titik sempit (chokepoint) pelayaran utama kedua di dunia. Prospek meluasnya gangguan di jalur maritim ini langsung memicu kepanikan di pasar energi.

Harga minyak mentah dunia melonjak tajam dalam salah satu kenaikan harian tertinggi sejak perang dimulai, saat artikel ini ditulis, harga minyak menyentuh USD 92 per barel.

Minyak mentah berjangka Brent dilaporkan melesat lebih dari 6 persen, menembus level USD 100 per barel untuk pertama kalinya sejak bulan Mei.

Eskalasi ini terjadi dua pekan setelah runtuhnya kesepakatan gencatan senjata sementara yang sedianya ditujukan untuk mengakhiri perang. Militer AS kembali melancarkan serangan udara malam hari terhadap target-target di Iran.

Sebagai balasan, Iran menembakkan proyektil ke sejumlah negara Arab tetangga yang menampung pangkalan militer AS. Beberapa insiden penting terkait eskalasi ini meliputi:

  • Pernyataan Trump: Melalui platform Truth Social, Presiden Trump menegaskan AS akan meminta pertanggungjawaban Iran jika serangan terulang. Ia menyebut Houthi sebagai proksi Iran yang akan menghadapi hukuman militer berat bersama negara penyokongnya.
  • Peringatan Diplomatik AS: Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, dalam sebuah pertemuan diplomatik di Asia Tenggara menyatakan bahwa "harga yang harus dibayar Iran akan semakin tinggi setiap malamnya" hingga Teheran bersedia menyepakati dan mematuhi perjanjian damai.
  • Target Serangan Houthi: Kelompok Houthi mengonfirmasi pasukannya telah melakukan serangan rudal dan drone terhadap kapal tanker minyak Saudi, yakni Encelia dan Layla. Kapal Encelia dilaporkan mengirimkan panggilan bahaya usai terkena rudal di dekat pelabuhan Jizan, Laut Merah, yang memicu kebakaran di bagian haluan kapal.

Dilansir dari Reuters, Kelompok Houthi, yang menguasai wilayah utara dan barat Yaman, pekan ini mendeklarasikan blokade laut terhadap Arab Saudi.

Tindakan ini memukul strategi Saudi yang sebelumnya mengalihkan jutaan barel minyak per hari melalui jalur pipa ke Laut Merah untuk menyiasati blokade Iran di Selat Hormuz.

Serangan Houthi ini mengancam kelancaran lalu lintas di Selat Bab el-Mandeb atau yang dikenal sebagai "Gerbang Air Mata". Selat ini merupakan rute pengiriman energi terpenting kedua di dunia setelah Selat Hormuz.

baca juga

Ancaman ini telah memaksa sejumlah kapal tanker untuk mengubah arah pelayaran. Mereka menghindari Bab el-Mandeb dan memilih rute memutar melintasi Benua Afrika yang memakan waktu jauh lebih lama serta menelan biaya logistik yang lebih mahal untuk menjangkau pelanggan di pasar Asia.

Di tengah memanasnya Laut Merah, Iran mengklaim telah menyerang sistem pertahanan rudal, gudang senjata, dan fasilitas penyimpanan bahan bakar AS di Yordania, serta sejumlah pos militer AS di Kuwait.

Militer Yordania mengonfirmasi telah mencegat empat rudal Iran dan enam drone, di mana satu rudal dilaporkan jatuh di area tak berpenghuni. Juru Bicara Militer Iran, Brigjen Mohammad Akraminia, menegaskan bahwa Teheran akan terus melancarkan serangan balasan selama AS menargetkan infrastruktur dan wilayah pesisir mereka. Di sisi lain, intelijen AS saat ini tengah menyelidiki kemungkinan adanya dukungan teknologi drone atau informasi penargetan dari Rusia kepada Iran.

Lonjakan harga minyak akibat rentetan konflik ini kini mulai memicu kekhawatiran terkait inflasi global. Situasi ekonomi ini turut memberikan tekanan politik yang signifikan bagi sekutu-sekutu Trump dari Partai Republik menjelang pemilihan kongres pada bulan November mendatang.

Ketegangan mencapai puncaknya ketika Trump mengancam akan menghancurkan satu jembatan atau pembangkit listrik Iran setiap kali negara tersebut menembaki kapal di Selat Hormuz. Merespons ancaman tersebut, komando militer gabungan Iran memperingatkan bahwa mereka siap menargetkan seluruh infrastruktur energi dan ekonomi regional demi memastikan tidak ada "satu tetes minyak pun" yang dapat diekspor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3038 WNI Dipulangkan ke Indonesia Sejak Perang AS - Iran Memanas

3038 WNI Dipulangkan ke Indonesia Sejak Perang AS - Iran Memanas

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 15:33 WIB

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

Siapa yang Paling Dirugikan Jika Perang AS - Iran Makin Besar dan Meluas?

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 14:25 WIB

Analisis Eks Utusan AS Nilai Perdamaian AS - Iran Makin Sulit karena Ini, Singgung Peran China

Analisis Eks Utusan AS Nilai Perdamaian AS - Iran Makin Sulit karena Ini, Singgung Peran China

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:46 WIB

Beban Hidup Makin Susah, 70 Persen Penduduk Amerika Tolak Donald Trump Perang dengan Iran

Beban Hidup Makin Susah, 70 Persen Penduduk Amerika Tolak Donald Trump Perang dengan Iran

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 13:13 WIB

Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat

Selain Rudal Kiamat, Iran Kerahkan Hacker Lumpuhkan Jarigan Siber Vital Amerika Serikat

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:46 WIB

Iran Rudal Pangkalan Udara Ali al-Salem Kuwait: Kami Menyerang Tanah yang Diduduki Tentara Amerika!

Iran Rudal Pangkalan Udara Ali al-Salem Kuwait: Kami Menyerang Tanah yang Diduduki Tentara Amerika!

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:11 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×