Kementan Prihatin Penggunaan Pestisida Ilegal Ditemukan di Brebes

Fabiola Febrinastri

Selasa, 02 April 2019 | 08:37 WIB
Kementan Prihatin Penggunaan Pestisida Ilegal Ditemukan di Brebes
(dok. Kementan]

Suara.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan prihatin setelah menemukan penggunaan pestisida ilegal di sejumlah tempat di Brebes, Jawa Tengah. Menurut Kementan, penjualan dilakukan  door to door langsung ke petani atau sewaktu petani sedang istirahat siang.

"Para penjual mengumpulkan petani dan melakukan sosialisasi tentang produk pestisida ilegal tersebut dengan harga yang lebih murah," ujar Kasubdit Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kementan, Soehoed, Jakarta, Jumat (29/3/2019).

Kementan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes, kemudian melakukan langkah-langkah untuk meminimalisir peredaran pestisida ilegal tersebut. Salah satunya dengan monitoring rutin secara mandiri maupun bersama dengan Tim Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida Kabupaten Brebes.

Upaya lain yang dilakukan adalah diseminasi informasi tentang pestisida kepada para stakeholder terkait, misalnya petugas/PPL, pemilik kios/toko Saprotan, dan para petani itu sendiri. Petani diberikan pengertian tentang pemahaman ambang batas ekonomi pengendalian penggunaan pestisida.

"Kami juga melakukan penyitaan terhadap produk-produk ilegal, baik pestisida palsu, pestisida yang dilarang dan yang melanggar izin pendaftaran," ujarnya.

Brebes merupakan sentra bawang terluas di Asia Tenggara. Rata-rata luas tanam bawang merah mencapai sekitar 30.000 hektare per tahun, yang tersebar di sembilan kecamatan. Rata-rata produksinya mencapai 325.000 ton per tahun, dengan asumsi rata-rata produktivitas bawang merah mencapai 110,92 per hektare.

Adapunpenggunaan pestisida di Kabupaten Brebes, secara volume adalah yang tertinggi di Asia Tenggara, karena luas tanamnya mencapai 30.000 hektare per tahun, sementara di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Filipina hanya sekitar 7.000 hektare dan Thailand 2.500 hektare per tahun.

“Setelah saya melakukan tanya jawab dengan petani di Kecamatan Bulakamba, pemakaian pestisida petani bawang merah masih sesuai dosis yang direkomendasikan,” kata Soehoed.

Hanya dalam kondisi tertentu, seperti peralihan cuaca yang tidak menentu, pemakaian pestisida kimia oleh petani lebih diintensifkan. Mereka terpaksa menghindari serangan hama tanaman bawang merah.

baca juga

"Namun demikian, Dinas Pertanian dan KP Kabupaten Brebes terus memberikan penyuluhan tentang ambang batas ekonomi pengendalian penggunaan pestisida," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Lepas Ekspor Perdana Jagung ke Korea Selatan

Kementan Lepas Ekspor Perdana Jagung ke Korea Selatan

Bisnis | Sabtu, 30 Maret 2019 | 11:37 WIB

Kementan Dorong Sarolangun Kembangkan Pertanian Berbasis Kawasan

Kementan Dorong Sarolangun Kembangkan Pertanian Berbasis Kawasan

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 11:34 WIB

Lewat Santri Tani Milenial, Kementan Kembangkan Pertanian Sumenep

Lewat Santri Tani Milenial, Kementan Kembangkan Pertanian Sumenep

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 11:39 WIB

Kementan Merehabilitasi Jaringan Irigasi Sesuai Kebutuhan Petani

Kementan Merehabilitasi Jaringan Irigasi Sesuai Kebutuhan Petani

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2019 | 08:32 WIB

Terkini

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

6 Serum Anti-Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Intip Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:43 WIB

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Dari Gaya Hidup hingga Cek Kesehatan, Langkah Preventif Bisa Dimulai dari Kebiasaan Sehari-hari

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:41 WIB

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Pertalite Viral Disebut Tercampur Air, Ini Tanggapan Pertamina

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:38 WIB

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Tim Freeport Indonesia Raih Juara Umum IFRC 2026

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Menguliti Sisi Gelap Dunia Kerja di Novel Kami (Bukan) Jongos Berdasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:35 WIB

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

Penerima Bansos Punya Tabungan Rp100 Juta, Kemensos Dalami Data

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Duit Kripto Rp85 Triliun di Binance Kabur!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 19:34 WIB

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Kenali iPhone 18 Pro Max dengan Fitur Premium!

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:28 WIB

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Dari Pekarangan ke Pasar, Perempuan Ganesha Mukti Membangun Kemandirian Pangan

Sumsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:23 WIB

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

9 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 19:21 WIB

×