Pasar Rakyat Dinilai Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 02 April 2019 | 19:19 WIB
Pasar Rakyat Dinilai Mampu Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Menkop UKM, Puspayoga saat meresmikan Pasar Karang Bayan di Desa Karang Bayan, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Selasa (2/4/2019) (Dok : Kemenkop).

Suara.com - Bertambahnya jumlah pasar rakyat, diharapkan akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Inilah alasan mengapa Presiden Joko Widodo ingin memperbesar kuota program revitalisasi pasar rakyat bagi pedagang kecil di daerah.

“Kita diminta bangun pasar oleh Presiden Jokowi untuk membantu rakyat. Untuk apa? Untuk mengejar pertumbuhan ekonomi. Tetapi tidak hanya pertumbuhan ekonomi saja yang kita kejar, tapi juga pemerataan kesejahteraan,” kata Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM), Puspayoga, saat meresmikan Pasar Karang Bayan, di Desa Karang Bayan, Kabupaten Lombok Barat, NTB, Selasa (2/4/2019).

Turut hadir antara lain, Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM), Victoria br Simanungkalit, Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Nusa Tenggara Barat, Lalu Saswadi, dan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Barat, Fajar Taufik.

Menindaklanjuti instruksi tersebut, Puspayoga menyiapkan anggaran sekitar Rp 53 miliar untuk revitalisasi 53 pasar rakyat tahun ini. Jumlah itu meningkat dari tahun lalu yang hanya 51 unit. Untuk 1 unit pasar dianggarkan Rp 950 juta, yang bersumber dari Dana Tugas Pembantuan. 

“Sebanyak 53 itu yang sudah memenuhi syarat. Syaratnya, tanah resmi dan tidak jauh dari pedagang aslinya,” ujar Puspayoga.

Kemenkop dan UKM, pada 2003 - 2018 telah merevitalisasi 779 pasar rakyat di 389 kabupaten dan kota. Khusus di Provinsi NTB, sebanyak 31 unit pasar (2007 - 2019). Tahun ini, Kemenkop dan UKM mengalokasikan program pada daerah yang terkena dampak bencana.

Peresmian Pasar Karang Bayan 
Dalam kunjungan ke NTB, Puspayoga meresmikan Pasar Karang Bayan, di Desa Karang Bayan, Kabupaten Lombok Barat. Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita.

Pasar ini menempati tanah milik pemerintah daerah, dengan total luas 1000 meter persegi.

“Jadi manfaatkan dengan baik, jaga kebersihan dan drainase dibersihkan terus. Kalau di Bali, pasar tradisional banyak dikunjungi turis, misal pasar Sindhu Sanur,” kata Puspayoga.

baca juga

Bupati Lombok Barat, Fauzan Khalid mengungkapkan, sejak dulu pedagang lokal terus mendesak supaya Pasar Karang Bayan segera dibuka, agar mereka bisa berjualan. Selama ini pedagang, khususnya dari Desan Karang Bayan, belum memiliki pasar permanen.

Mereka hanya memanfaatkan bahu jalan untuk menjajakan barang dagangannya.

“Kami sangat butuh bantuan untuk menghidupkan KUKM di masyarakat kami. Ini (pasar) akan menjadi suport bagi kami untuk membangun ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Victoria  mengatakan, setelah diresmikan, Pasar Karang Bayan akan dihibahkan kepada pemerintah daerah, sedangkan untuk pengelolaannya akan diserahkan kepada Koperasi Wanita Nurfallah Pekka (Perempuan Kepala Keluarga).  Sebanyak 62 pedagang akan menempati 16 kios dan 46 lapak .

“Kita harap, pasar ini bisa meningkatkan daya saing produk dan pendapatan pedagang semakin meningkat. Koperasi juga bisa mendapatkan tambahan keuntungan di sini. Jadi akan terjadi perputaran uang di desa,” kata Victoria.

“Saya menyambut baik dengan ditunjuknya KOPWAN Nurfalah Pekka untuk mengelola pasar rakyat ini, dimana KOPWAN ini, menurut Infromasi yang saya terima, merupakan KOPWAN pertama dari 33 pasar rakyat yang ada di Lombok Barat, yang diberikan kesempatan untuk mengelola pasar rakyat,” sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkop dan UKM : Reformasi Koperasi Merupakan Gagasan Presiden

Menkop dan UKM : Reformasi Koperasi Merupakan Gagasan Presiden

Bisnis | Selasa, 02 April 2019 | 18:46 WIB

Sulit Tembus Ekspor, Menkop dan UKM : Pemerintah Kini Beri Kemudahan

Sulit Tembus Ekspor, Menkop dan UKM : Pemerintah Kini Beri Kemudahan

Bisnis | Minggu, 31 Maret 2019 | 09:27 WIB

Pembekalan CPNS, Kemenkop dan UKM: Jangan Hanya Jadi Pengantar Surat

Pembekalan CPNS, Kemenkop dan UKM: Jangan Hanya Jadi Pengantar Surat

Bisnis | Sabtu, 30 Maret 2019 | 08:23 WIB

Kemenkop dan UKM : Petani Pengelola Hutan Sebaiknya Bentuk Koperasi

Kemenkop dan UKM : Petani Pengelola Hutan Sebaiknya Bentuk Koperasi

Bisnis | Jum'at, 29 Maret 2019 | 10:20 WIB

Terkini

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×