Menkop dan UKM : Reformasi Koperasi Merupakan Gagasan Presiden

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 02 April 2019 | 18:46 WIB
Menkop dan UKM : Reformasi Koperasi Merupakan Gagasan Presiden
Pada acara Sosialisasi Hasil RAT Tertulis Secara Online Melalu Aplikasi KSP Sejahtera Bersama Tahun Buku 2018, di Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu (Dok : Kemenkop).

Suara.com - Reformasi koperasi, yang digagas oleh Presiden Joko Widodo, diharapkan mampu meningkatkan (produk domestik bruto) PDB koperasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mengurangi angka kesenjangan pendapatan masyarakat. Hal ini dikemukakan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM), Puspayoga.

Menurutnya, Presiden Jokowi menyampaikan hal itu sehari saat ia dilantik menjadi Menkop dan UKM pada Oktober 2014. Dalam kesempatan itu, presiden menanyakan perkembangan koperasi di Indonesia dan sejumlah permasalahannya, termasuk PDB  koperari yang saat itu dinilai masih sangat kecil, yakni 1,71 persen.

Puspayoga menyebut, presiden kemudian menyarankan dilakukannya reformasi total koperasi.

“Soal bentuknya seperti apa, presiden minta saya menjabarkan sendiri,” katanya, dalam "Sosialisasi Hasil RAT Tertulis Secara Online Melalu Aplikasi KSP Sejahtera Bersama Tahun Buku 2018", di Bogor, Jawa Barat, akhir pekan lalu.

Setelah mendapatkan arahan terebut, kata Puspayoga, pihaknya lengsung mengumpulkan para pakar koperasi dan para deputi di kementeriannya. Mereka sepakat melakukan reformasi total koperasi.

Reformasi ini dilakukan melalui 3 tahapan, yakni reorientasi, rehabilitasi, dan pengembangan.

Ia menjelaskan, reorientasi dilakukan dengan mengubah paradigma pemberdayaan koperasi kepada kualitas, bukan lagi pada kuantitas koperasi. Rehabilitasi dilakukan melalui pembuatan database koperasi berbasis Online Data System (ODS) di seluruh Indonesia, sebagai dasar penyusunan program untuk pembenahan koperasi.

Adapun pengembangan dilakukan dengan meningkatkan kapasitas koperasi sebagai badan usaha berbasis anggota yang sehat, kuat, mandiri, dan tangguh, serta setara dengan badan usaha lainnya melalui regulasi yang kondusif, perkuatan Sumber Daya Manusia (SDM), kelembagaan, pembiayaan, pemasaran dan kemajuan teknologi.

“Alhamdullilah, progran reformasi total koperasi tersebut telah memberikan hasil cukup signifikan. PDB Koperasi yang pada 2014 hanya 1,71 persen, maka pada tahun 2017 telah mencapai 4,48 persen. Kami yakin, pada 2018 telah mencapai di atas 5 persen, sehingga pada akhir pemerintahan Presiden Jokowi nanti bisa mencapai 6 persen,” papar Puspayoga.

baca juga

Dia kembali menegaskan bahwa koperasi merupakan kumpulan orang dan jalan menuju pemerataan kesejahteraan. Koperasi tidak boleh lagi hanya papan nama, tetapi harus mampu tumbuh dan besar.

"Koperasi harus berkualitas dan memiliki banyak anggota. Koperasi tanpa anggota, tidak ada artinya," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Puspayoga mengapresiasi perkembangan dan kemajuan KSP Sejaktera Bersama yang telah membantu pemerintah dalah mensejahterakan masyakat dan menciptakan lapangan kerja sangat banyak.

Karyawan Tersebar di Pulau Jawa
Sementara itu, Ketua Pengurus KSP Sejahtera Bersama, Vini Noviani mengatakan, saat ini KSP Sejahtera Bersama miliki 863 karyawan, yang tersebar di 97 kantor cabang di Pulau Jawa. Sedangkan jumlah anggota mencapai 154.170 orang.

Berkat profesionalisme dan kerja keras karyawan, kata dia, aset KSP Sejahtera Bersama terus meningkat. Jika pada 2016 hanya Rp 2,06 triliun, maka pada 2017 naik menjadi Rp 2,18 triliun, dan pada 2018 telah menembus angka Rp 2,5 triliun.

Vini menambahkan, KSP yang dipimpinnya tidak hanya mengejar keuntungan. Sejumlah program CSR telah dilakukan, seperti menyantuni anak yatim dan bantuan kepada korban bencana.

Pada 2019, lanjut Vini, pihaknya akan fokus pada pendidikan, terutama kepada generasi milenial.

“Kaum milenial adalah masa depan kita, termasuk masa depan koperasi kita,” pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sulit Tembus Ekspor, Menkop dan UKM : Pemerintah Kini Beri Kemudahan

Sulit Tembus Ekspor, Menkop dan UKM : Pemerintah Kini Beri Kemudahan

Bisnis | Minggu, 31 Maret 2019 | 09:27 WIB

Jawaban Menohok Jokowi untuk Prabowo Soal Kritik Pertumbuhan Ekonomi

Jawaban Menohok Jokowi untuk Prabowo Soal Kritik Pertumbuhan Ekonomi

News | Sabtu, 30 Maret 2019 | 17:02 WIB

Kemenkop dan UKM : Petani Pengelola Hutan Sebaiknya Bentuk Koperasi

Kemenkop dan UKM : Petani Pengelola Hutan Sebaiknya Bentuk Koperasi

Bisnis | Jum'at, 29 Maret 2019 | 10:20 WIB

Menkop dan UKM Minta PDB Koperasi Ditingkatkan untuk Kesejahteraan

Menkop dan UKM Minta PDB Koperasi Ditingkatkan untuk Kesejahteraan

Bisnis | Selasa, 05 Maret 2019 | 09:57 WIB

Terkini

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Berawal dari 5,76 Gram Sabu, Polisi Bongkar Simpanan 81,86 Gram di Kos Kendal

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Lahap Permukiman Padat di Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan

Banten | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

Temuan MK soal Ijazah Gibran, Feri Amsari: Bisa Jadi Jalan Pemakzulan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:41 WIB

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Sektor Akomodasi dan Mamin Tumbuh 13,14 Persen, Industri MICE Jadi Motor Ekonomi

Jakarta | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Tiba dari Seoul, Tatang Winata Ditangkap Bareskrim Kasus Dugaan Penyelundupan Rp 253 Miliar

Jabar | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Aturan Baru Ojol Hingga Kurir Makanan Resmi Dirilis, Apa Saja Untungnya Bagi Mitra?

Bisnis | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Kairul Anwar Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PSSI Jawa Tengah 2026-2030

Jawa Tengah | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:20 WIB

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

Rantai Dugaan Pidana Suket Gibran Bisa Panjang, dari Pembuat hingga Pengguna

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

Perpres Ojol Terbit, Tiga Kementerian Bentuk Satgas agar Aturan Tak Tumpang Tindih

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×