Go-Jek Dijadikan Contoh, Luhut: Siapa Bilang Uang Kita Lari Keluar Negeri?

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Senin, 15 April 2019 | 16:48 WIB
Go-Jek Dijadikan Contoh, Luhut: Siapa Bilang Uang Kita Lari Keluar Negeri?
CEO Gojek, Nadiem Makarim (kiri) dan Menteri Kordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan berfoto bersama di Jakarta, Kamis (11/4/2019). [Suara.com/Tivan Rahmat]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa uang yang berada dalam negeri tak akan lari keluar negeri. Dia mengklaim, justru saat ini malah yang terjadi uang dari luar masuk ke Indonesia.

Dia mencotohkan Go-Jek yang mendapatkan suntikan dana dari luar sehingga bisa menaikkan level menjadi decacorn.

"Dari unicorn menjadi decacorn, Go-Jek menjadi model di Indonesia dan menjadi model di internasional. Jadi siapa bilang uang kita lari keluar (negeri)? Tapi sebaliknya, uang (dari luar justru) masuk ke kita," kata Luhut dalam keterangannya, Senin (15/4/2019).

Luhut menambahkan Go-Jek memiliki peran penting bagi perekonomian karena mampu memberi sumbangan terhadap ekonomi Indonesia sebesar Rp 44,2 triliun lebih. Teknologi super-app yang dikembangkan Go-Jek juga dinilai berhasil menciptakan lapangan kerja yang banyak.

"Katanya teknologi itu bisa membuat susah mencari lapangan kerja. Tapi Go-Jek membuktikan bahwa teknologi ini bisa membuka lapangan kerja," imbuh dia.

Luhut mengatakan prospek Indonesia sebagai pasar digital diperkirakan akan semakin besar dan akan mencapai 100 miliar dolar AS pada tahun 2025.

"Jadi kalau investor mau masuk ke Gojek, itu adalah cerminan stabilitas ekonomi dan stabilitas politik kita. Bagusnya adalah manajemen Gojek itu masih dipegang orang Indonesia. (Jadi) kita yang atur, bukan didikte negara lain," ujar Luhut.

Luhut pun meyakinkan, bahwa pemerintah akan terus mendukung munculnya start-up digital baru dan akan memfasilitasi mereka menjadi unicorn baru yang akan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Sementara itu, Founder dan CEO Go-Jek, Nadiem Makarim,mengatakan pihaknya bangga sekaligus bersyukur bahwa produk buatan anak bangsa ini dapat menjadi pemain regional. Nadiem juga mengatakan penetrasi Gojek nomor satu di Indonesia.

baca juga

Berdasarkan laporan App Annie yang berjudul "The State of Mobile 2019", Gojek menjadi aplikasi on-demand di Indonesia dengan monthly active users terbanyak. Bahkan, pengguna aktif aplikasi Go-Jek secara mingguan (weekly active users) 1,5 kali lipat lebih banyak dibandingkan kompetitornya di Indonesia.

Keberhasilan ini berbanding lurus dengan pertumbuhan gross transaction value (GTV) Go-Jek yang berhasil menembus lebih dari 9 miliar dolar AS per akhir tahun 2018 dengan total volume transaksi setahun mencapai 2 miliar.

Go-Jek juga menjadi brand top of mind bagi masyarakat Indonesia berdasarkan data dari lembaga independen global lainnya, Yougov.

Kemudian berdasarkan Riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) tahun 2018, layanan Go Food sendiri bahkan menyumbang Rp 18 triliun terhadap perekonomian Indonesia di tahun 2018, sehingga tercatat sebagai layanan bisnis berbasis digital terbesar di Asia Tenggara dan terbesar Nomor 3 di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Binsar Panjaitan: Saya Tidak Diusir Mahasiswa di Medan

Luhut Binsar Panjaitan: Saya Tidak Diusir Mahasiswa di Medan

News | Sabtu, 13 April 2019 | 13:25 WIB

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Dua Layanan Go-Jek Ini Diklaim Paling Banyak Digunakan di Indonesia

Tekno | Jum'at, 12 April 2019 | 08:21 WIB

Luhut ke Warga Sukabumi: Berita Hoaks Banyak Ditunjukkan ke Presiden Jokowi

Luhut ke Warga Sukabumi: Berita Hoaks Banyak Ditunjukkan ke Presiden Jokowi

Jabar | Rabu, 10 April 2019 | 15:02 WIB

Bawaslu Buka Kemungkinan Panggil Luhut Soal Pemberian Amplop ke Kiai Zubair

Bawaslu Buka Kemungkinan Panggil Luhut Soal Pemberian Amplop ke Kiai Zubair

News | Rabu, 10 April 2019 | 11:41 WIB

Bawaslu Jatim Tangani Kasus Pemberiaan Amplop Luhut ke Kyai Zubair Muntasor

Bawaslu Jatim Tangani Kasus Pemberiaan Amplop Luhut ke Kyai Zubair Muntasor

News | Senin, 08 April 2019 | 18:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×