Kementan : Alsintan Diberikan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Fabiola Febrinastri

Rabu, 24 April 2019 | 08:03 WIB
Kementan : Alsintan Diberikan untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Alsintan dari Kementerian Pertanian. (Dok : Kementan)

Suara.com - Pemerintah berharap, bantuan alat mesin pertanian (alsintan) yang diberikan kepada para petani akan mengembangkan pertanian modern, yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Seluruh bantuan alsintan tersebut diberikan secara masif melalui Kementerian Pertanian (Kementan), mulai dari pengolahan lahan sampai dengan tahap panen dan pasca - panen.

"Pemerintah berharap, kegiatan usaha pertanian berubah dari sistem tradisional menuju pertanian yang modern (modernisasi pertanian)," ujar Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Senin (22/4/2019).

Dia mengatakan, modernisasi pertanian mutlak dilakukan untuk menjadikan Indonesia negara g kuat berbasis pertanian. Hingga kini, Kementan telah menggelontorkan ratusan ribu alsintan ke seluruh pelosok Tanah Air.

"Ini merupakan pertama dalam sejarah dan menjadi rekor terbanyak sepanjang sejarah pertanian Indonesia," tambahnya.

Sejak 2015, Kementan telah memberikan bantuan alsintan dalam jumlah yang cukup besar. Pada 2015 - 2018, jumlah bantuan alsintan berbagai jenis yang dibagikan pemerintah kepada petani masing-masing berjumlah 157.493 unit, 110.487 unit, dan 321.000 unit dan 80.000 unit.

"Demikian juga pada 2019, bantuan alsintan tetap terus diberikan kepada petani," katanya.

Sarwo Edhy menilai, modernisasi pertanian melalui penggunaan alsintan dari aspek ekonomi terbukti mampu meningkatkan produktivitas komoditas pangan dan pendapatan keluarga petani secara signifikan. Hal ini membuat proses produksi beras bisa lebih efisien.

Penggunaan alsintan pada setiap tahap kegiatan produksi, panen dan pasca - panen mampu menghemat biaya pengolahan tanah, biaya tanam, biaya penyiangan, dan biaya panen, karena sebagian besar tenaga kerja sudah diganti dengan alsintan yang jauh lebih efisien.

"Kita berharap yang dikerjakan bukan hanya menanam, mencari benih atau memupuk saja, tapi setelah pasca - panen, keuntungannya lebih besar," katanya lagi.

baca juga

Modernisai pertanian juga dapat mendorong minat masyarakat, khususnya generasi muda terhadap dunia pertanian. Jika sebelumnya pertanian dipandang sebelah mata sebagai pekerjaan untuk orang yang kurang pendidikan dan miskin, bekerja penuh lumpur di bawah terpaan sinar matahari serta lebih banyak mengandalkan kerja otot, kini hal itu tidak lagi.

"Tapi saat ini, profesi petani modern merupakan pekerjaan yang menjanjikan dan dapat ditekuni secara profesional, serta tidak lagi mengandalkan otot saja," tutur Sarwo Edhy.

Pendapatan yang diperoleh sebagai petani tidak kalah menariknya, bahkan lebih besar dari upah atau gaji seseorang yang bekerja pada sektor non - pertanian.

"Pada kondisi seperti ini, tanpa perlu didorong, petani dengan sendirinya akan terus bersemangat untuk berproduksi," pungkas Sarwo Edhy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cetak Sawah Baru, Kerja Sama Kementan dan TNI Terus Dilakukan

Cetak Sawah Baru, Kerja Sama Kementan dan TNI Terus Dilakukan

Bisnis | Jum'at, 19 April 2019 | 09:28 WIB

Demi Lingkungan Hidup, Kementan akan Revisi Aturan Perizinan Pestisida

Demi Lingkungan Hidup, Kementan akan Revisi Aturan Perizinan Pestisida

Bisnis | Kamis, 18 April 2019 | 08:26 WIB

Kementan : Bantuan Alsintan Sebaiknya Digunakan Sesuai Peruntukannya

Kementan : Bantuan Alsintan Sebaiknya Digunakan Sesuai Peruntukannya

Bisnis | Rabu, 17 April 2019 | 08:16 WIB

Program Modernisasi Kementan Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan

Program Modernisasi Kementan Jadi Upaya Tingkatkan Ketahanan Pangan

Bisnis | Selasa, 16 April 2019 | 08:43 WIB

Terkini

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Threads Mulai Bisa Dikendalikan dari Jauh, Orang Tua Atur Waktu hingga Privasi Anak

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

3 Shio yang Paling Beruntung sampai 27 September 2026, Nasib Baik Selama Sepekan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 07:35 WIB

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Bikin Geger Bawean: Turis Swiss Dikira Hilang Misterius, Ternyata Lagi Asyik Blusukan

Jatim | Senin, 21 September 2026 | 07:31 WIB

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:25 WIB

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Besar Wilayan Indonesia Berawan dan Hujan Ringan

News | Senin, 21 September 2026 | 07:22 WIB

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Sempat Diadang Ombak Ganas, Tim SAR Temukan Jasad ABK Mengapung di Way Seputih

Lampung | Senin, 21 September 2026 | 07:20 WIB

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

IHSG Dibayangi Koreksi, Analis Bocorkan Saham 'Buy on Weakness' Hari Ini

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:13 WIB

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Sinopsis Plastic Beauty, Drama Mayu Matsuoka dan Riisa Naka di Netflix

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

OJK Terbitkan Dua Aturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Berlaku 2027

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 07:05 WIB

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

4 Alasan Sunscreen SymWhite 377 Efektif Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 06:48 WIB

×