Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Jelang Ramadan, Harga Bawang di Jateng Naik Dua Kali Lipat

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 April 2019 | 11:39 WIB
Jelang Ramadan, Harga Bawang di Jateng Naik Dua Kali Lipat
Pegadang bawang di Blok E area relokasi Pasar Johar Semarang sedang mengupas bawang putih di depan lapak miliknya, Rabu (24/4/2019). (Suara.com/Muhamad Alfi M)

Suara.com - Jelang Ramadan, harga bawang putih dan bawang merah di Jawa Tengah mengalami peningkatan dua kali lipat dari harga sebelumnya. Kondisi tersebut terpantau di kawasan relokasi Pasar Johar Semarang yang menjadi satu di antara beberapa pasar induk di Jawa Tengah, Rabu (24/4/2019).

Pedagang bawang setempat, Sidal (52) mengatakan, kenaikan harga dua komoditas itu sudah berlangsung sejak satu bulan terakhir.

Hasil panen yang sedikit dari petani bawang di Brebes dikatakan wanita yang sudah puluhan tahun berjualan di Pasar Johar itu sebagai faktor yang mempengaruhi lonjakan harga.

"Saat ini harga bawang merah kisaran Rp 25.000 - Rp 27.000 per kilogramnya. Sementara harga bawang putih mencapai Rp 50.000 per kilogram. Sebulan lalu, tidak semahal itu. Bawang merah masih Rp 18.000 per kilogram dan bawang putih Rp 25.000 per kilogram saat itu," kata Sidal.

Bawang merah Rp 32.000 per kilo yang sebelumnya Rp26.000 per kilogram nya, bawang putih Rp 40.000 per kilo. Sedangkan harga cabai justru tidak mengalami kenaikan, seperti cabai kriting Rp 28.000 perkilogram.
Bawang merah Rp 32.000 per kilo yang sebelumnya Rp 26.000 per kilogram nya, bawang putih Rp 40.000 per kilo. Sedangkan harga cabai justru tidak mengalami kenaikan, seperti cabai keriting Rp 28.000 perkilogram.

Dia berharap stok bawang dari petani saat bulan puasa stabil. Sehingga harganya juga kembali turun.

"Tinggal nanti barang dari petani banyak atau tidak. Kalau panen dari petani kelebihan pasti harganya murah, tidak seperti saat ini. Dua jenis bawang yang saya ambil sama-sama dari Gadog, Brebes," lanjut Sidal.

Hal yang sama diungkapkan pedagang lainnya yakni Giar Ngadiran (47). Pedagang bawang di Pasar Johar sejak 1991 ini mengungkapkan, harga bawang putih kating bersih ada di kisaran Rp 49.000 - Rp 50.000. Adapun bawang putih kating yang belum dibersihkan ada di harga Rp 45.000.

"Bawang putih jenis kating ini yang banyak dicari ibu rumah tangga. Sementara bawang putih jenis sinco lebih murah, ada di kisaran Rp 35.000 - Rp 39.000," ungkap Ngadiran.

Dia juga sudah menyetok persediaan bawang putih yang akan dia jual pada 19 April kemarin. Ngadiran masih menunggu informasi terkini ke dapan dari petani bawang sebelum kembali mendatangkan barang ke lapak miliknya.

baca juga
Pedagang bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (16/5).
Pedagang bawang putih impor di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta, Selasa (16/5).

"Selama ini harganya naik-turun. Sehingga saya harus memperbarui informasi ke petani sebelum menyetok barang di toko. Harga yang tidak tentu itu, membuat kami seakan dipermainkan," tandas Ngadiran.

Sementara itu Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Perdagangan RI, Eva Yuliana mengakui ada lonjakan harga bawang di pasaran Jateng.

Pihaknya akan bersinergi dengan Dinas Perdagangan (Dinperindag) Jateng, Bulog, dan Satgas Pangan ke depan, agar harga kembali stabil.

"Sebagai pasar induk di Jateng, Pasar Johar memang menjadi kawasan yang terus kami pantau jelang lebaran. Sejauh ini bahan pokok secara umum stabil. Hanya saja ada catatan harga cabai merah cenderung turun, harga telur sedikit ada kenaikan dalam taraf wajar, harga daging sapi stabil dan bawang merah bawang putih agak naik dari harga sebelumnya," ujar Eva dalam pantauannya di kesempatan yang sama Rabu (24/4/2019).

Terkait kenaikan harga bawang, pihaknya mengakui kondisi cuaca dan hasil panen petani bawang yang sedikit menjadi penyebab lonjakan tersebut. Namun Eva mengungkapkan hal ini bisa diatasi dengan koordinasi dengan Dinperindag Jateng dan Satgas Pangan ke depan.

"Tidak ada yang perlu diwaspadai terkait stok bawang karena stok tercukupi. Penanganan juga kami sinergikan dengan swasta, importir bawang, dan petani lokal. Komoditi memang beberapa waktu ini terganggu karena pengaruh cuaca terhadap panen petani bawang," pungkas Eva.

Kontributor : Muhamad Alfi Makhsun

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Urban Suka Belanja Online pada Ramadan, Jet Commerce Gerak Cepat

Masyarakat Urban Suka Belanja Online pada Ramadan, Jet Commerce Gerak Cepat

Lifestyle | Rabu, 24 April 2019 | 11:30 WIB

Sriyono, Perajin Kain Pantai yang Mendunia dari Sukoharjo

Sriyono, Perajin Kain Pantai yang Mendunia dari Sukoharjo

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 10:04 WIB

Ramadan Nanti, Maudy Ayunda Akan Tetap Berolahraga Meski Puasa

Ramadan Nanti, Maudy Ayunda Akan Tetap Berolahraga Meski Puasa

Entertainment | Selasa, 23 April 2019 | 14:42 WIB

Terkini

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:02 WIB

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:57 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

×