PUPR : CPNS Diminta Bantu Sosialisasikan Program Satu Juta Rumah

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 08:36 WIB
PUPR : CPNS Diminta Bantu Sosialisasikan Program Satu Juta Rumah
Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)

Suara.com - Program Satu Juta Rumah yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) diharapkan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah yang layak huni. Demi tujuan tersebut, 993 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2018 yang diterima KemenPUPR diharapkan dapat ikut serta dalam mensosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk media sosial.

“CPNS harus memahami dan mengetahui berbagai program dan kebijakan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Salah satunya dengan ikut aktif dalam mensosialisasikan berbagai program pembangunan infrastruktur dan perumahan untuk masyarakat, termasuk Program Satu Juta Rumah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, KHalawi Abdul Hamid, saat memaparkan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Khalawi menambahkan, para CPNS yang termasuk dalam generasi milenial tentunya memiliki semangat tinggi ketika mereka bekerja. Mereka diharapkan dapat menggunakan media sosial yang dimiliki secara bijak dan melihat kondisi nyata di lapangan terkait hunian yang ada di sekitarnya.

Apabila melihat di sekitar tempat tinggal mereka ataupun ada saudaranya di tempat lain yang kondisi rumahnya tidak layak, mereka diharapkan melapor kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Laporan tersebut tentunya diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan penyaluran bantuan perumahan yang sesuai dengan yang menjadi program KemenPUPR.

“Jangan sampai CPNS melihat ada rumah tidak layak huni di sekitarnya malah diam saja. Bantu mereka sebisa mungkin, salah satunya dengan menyampaikan kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Kalau bukan kita yang membantu, lalu siapa lagi? Sebagai bagian dari insan PUPR para CPNS, Anda harus siap melaksanakan tugas sebaik mungkin di lapangan,” terangnya.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Khalawi memaparkan mengapa Program Satu Juta Rumah sangat penting bagi Indonesia. Adanya backlog perumahan yang mencapai 11,4 juta dan 3,4 juta rumah yang tidak layak huni, yang merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Berbagai program Direktrorat Jenderal Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta bantuan prasarana, sarana dan utilitas juga disampaikan kepada CPNS.

Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)
Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)

Selain itu, masalah hunian bagi para generasi milenial, termasuk rumah untuk para CPNS KemenPUPR nantinya juga menjadi bahan diskusi yang menarik dalam kegiatan tersebut. Tanya jawab secara interaktif antara Direktur Jenderal Penyediaaan Perumahan dengan para CPNS mengenai pola penanganan kawasan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non MBR berlangsung cukup baik.

“Mereka ke depan akan menjadi abdi negara yang harus mampu melayani masyarakat dan mencari solusi terbaik atas masalah perumahan yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Salah seorang CPNS dari Direktorat Sumber Daya Air (SDA), Angga Dwi Ramadhan menyatakan, ia sangat senang mendapatkan informasi mengenai kebijakan Program Satu Juta Rumah ini.

Menurutnya, masalah perumahan memang harus menjadi perhatian pemerintah karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak, termasuk para CPNS.

“Saya juga mimpi punya rumah dalam satu tahun ke depan, meskipun rumah bersubsidi. Saya kira Program Satu Juta Rumah ini perlu banyak sosialisasi, karena banyak manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KemenPUPR Semarakkan Pameran Gebyar Rumah di Jawa Barat

KemenPUPR Semarakkan Pameran Gebyar Rumah di Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 20:10 WIB

Kasus Suap Air Minum KemenPUPR, KPK Sita 2 Ruko Milik Tersangka

Kasus Suap Air Minum KemenPUPR, KPK Sita 2 Ruko Milik Tersangka

News | Senin, 22 April 2019 | 20:43 WIB

Kementerian PUPR Angkat 979 CPNS Jadi PNS

Kementerian PUPR Angkat 979 CPNS Jadi PNS

Bisnis | Senin, 22 April 2019 | 13:10 WIB

KPK Periksa Auditor BPK Minta Bukti Sejumlah Proyek SPAM KemenPUPR

KPK Periksa Auditor BPK Minta Bukti Sejumlah Proyek SPAM KemenPUPR

News | Kamis, 18 April 2019 | 20:55 WIB

Terkini

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:08 WIB