Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.825.000
Beli Rp2.700.000
IHSG 6.858,899
LQ45 669,842
Srikehati 328,644
JII 449,514
USD/IDR 17.509

PUPR : CPNS Diminta Bantu Sosialisasikan Program Satu Juta Rumah

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 25 April 2019 | 08:36 WIB
PUPR : CPNS Diminta Bantu Sosialisasikan Program Satu Juta Rumah
Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)

Suara.com - Program Satu Juta Rumah yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR) diharapkan bisa dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan rumah yang layak huni. Demi tujuan tersebut, 993 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2018 yang diterima KemenPUPR diharapkan dapat ikut serta dalam mensosialisasikan program ini kepada masyarakat melalui berbagai media, termasuk media sosial.

“CPNS harus memahami dan mengetahui berbagai program dan kebijakan yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR. Salah satunya dengan ikut aktif dalam mensosialisasikan berbagai program pembangunan infrastruktur dan perumahan untuk masyarakat, termasuk Program Satu Juta Rumah,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR, KHalawi Abdul Hamid, saat memaparkan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Khalawi menambahkan, para CPNS yang termasuk dalam generasi milenial tentunya memiliki semangat tinggi ketika mereka bekerja. Mereka diharapkan dapat menggunakan media sosial yang dimiliki secara bijak dan melihat kondisi nyata di lapangan terkait hunian yang ada di sekitarnya.

Apabila melihat di sekitar tempat tinggal mereka ataupun ada saudaranya di tempat lain yang kondisi rumahnya tidak layak, mereka diharapkan melapor kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Laporan tersebut tentunya diharapkan bisa ditindaklanjuti dengan penyaluran bantuan perumahan yang sesuai dengan yang menjadi program KemenPUPR.

“Jangan sampai CPNS melihat ada rumah tidak layak huni di sekitarnya malah diam saja. Bantu mereka sebisa mungkin, salah satunya dengan menyampaikan kepada Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan. Kalau bukan kita yang membantu, lalu siapa lagi? Sebagai bagian dari insan PUPR para CPNS, Anda harus siap melaksanakan tugas sebaik mungkin di lapangan,” terangnya.

Dalam kegiatan pembekalan tersebut, Khalawi memaparkan mengapa Program Satu Juta Rumah sangat penting bagi Indonesia. Adanya backlog perumahan yang mencapai 11,4 juta dan 3,4 juta rumah yang tidak layak huni, yang merupakan salah satu pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

Berbagai program Direktrorat Jenderal Penyediaan Perumahan seperti pembangunan rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, serta bantuan prasarana, sarana dan utilitas juga disampaikan kepada CPNS.

Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)
Pemaparan program kerja dan capaian kinerja Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan dalam kegiatan Pembekalan CPNS Formasi 2018 di Auditorium KemenPUPR, Jakarta, Selasa (23/4/2019). (Dok : PUPR)

Selain itu, masalah hunian bagi para generasi milenial, termasuk rumah untuk para CPNS KemenPUPR nantinya juga menjadi bahan diskusi yang menarik dalam kegiatan tersebut. Tanya jawab secara interaktif antara Direktur Jenderal Penyediaaan Perumahan dengan para CPNS mengenai pola penanganan kawasan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan non MBR berlangsung cukup baik.

“Mereka ke depan akan menjadi abdi negara yang harus mampu melayani masyarakat dan mencari solusi terbaik atas masalah perumahan yang dihadapi oleh masyarakat,” katanya.

Salah seorang CPNS dari Direktorat Sumber Daya Air (SDA), Angga Dwi Ramadhan menyatakan, ia sangat senang mendapatkan informasi mengenai kebijakan Program Satu Juta Rumah ini.

Menurutnya, masalah perumahan memang harus menjadi perhatian pemerintah karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah yang layak, termasuk para CPNS.

“Saya juga mimpi punya rumah dalam satu tahun ke depan, meskipun rumah bersubsidi. Saya kira Program Satu Juta Rumah ini perlu banyak sosialisasi, karena banyak manfaatnya bagi masyarakat,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KemenPUPR Semarakkan Pameran Gebyar Rumah di Jawa Barat

KemenPUPR Semarakkan Pameran Gebyar Rumah di Jawa Barat

Bisnis | Rabu, 24 April 2019 | 20:10 WIB

Kasus Suap Air Minum KemenPUPR, KPK Sita 2 Ruko Milik Tersangka

Kasus Suap Air Minum KemenPUPR, KPK Sita 2 Ruko Milik Tersangka

News | Senin, 22 April 2019 | 20:43 WIB

Kementerian PUPR Angkat 979 CPNS Jadi PNS

Kementerian PUPR Angkat 979 CPNS Jadi PNS

Bisnis | Senin, 22 April 2019 | 13:10 WIB

KPK Periksa Auditor BPK Minta Bukti Sejumlah Proyek SPAM KemenPUPR

KPK Periksa Auditor BPK Minta Bukti Sejumlah Proyek SPAM KemenPUPR

News | Kamis, 18 April 2019 | 20:55 WIB

Terkini

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

LPDB Koperasi Hadir di Pontianak, Dorong UMKM dan Koperasi Naik Kelas

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:10 WIB

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

BI Jamin Uang Palsu Kini Lebih Mudah Dideteksi, Ini Ciri-cirinya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 19:04 WIB

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Solar yang Tersedia di SPBU Shell Berasal dari Pertamina

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:59 WIB

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Pelemahan Rupiah Belum Beri Dampak pada Harga Pangan

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:54 WIB

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Perhatian! CNG Bukan Pengganti LPG 3 KG

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:49 WIB

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Ancaman Phishing Makin Brutal, Investor Mulai Pilih Sekuritas dengan Proteksi

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:45 WIB

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

OJK Optimistis Banyak Emiten Indonesia Akan Masuk Index MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:43 WIB

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Pemerintah Gaspol Naikkan Kelas UMKM, Sertifikasi hingga HAKI Dipermudah

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:39 WIB

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

GIAA Lapor: Kinerja Menguat di 3 Bulan Pertama 2026, Rugi Bersih Dipangkas 45 Persen

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:08 WIB

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Lonjakan Harga Minyak dan Rupiah yang Melemah Bisa Tambah Defisit Fiskal hingga Rp200 Triliun

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:59 WIB