Musim Angkutan lebaran, Jumlah Penumpang KRL Diprediksi Naik Tiga Persen

Chandra Iswinarno | Muslimin Trisyuliono
Musim Angkutan lebaran, Jumlah Penumpang KRL Diprediksi Naik Tiga Persen
Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti. [Suara.com/Muslimin Trisyuliono]

Untuk menambah pelayanan pada masyarakat, PT KCI menyiapkan posko angkutan lebaran yang dimulai pada tanggal 26 Mei hingga 16 Juni 2019.

Suara.com - Pada lebaran Idul Fitri 2019, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memrediksi terjadinya peningkatan jumlah penumpang hingga mencapai tiga persen. Lonjakan penumpang diprediksi terjadi pada H-7 hingga H+7 lebaran.

Direktur Utama PT KCI Wiwik Widayanti membandingkan jumlah penumpang mudik lebaran pada tahun 2018 yang mencapai 11,2 juta penumpang atau meningkat dari tahun 2017 yang hanya sebesar 11 juta penumpang. Kenaikan jumlah tersebut, dipresiksi karena meningkatnya penumpang musiman.

"Kami prediksi musim lebaran tahun ini, jumlah pengguna KRL akan meningkat setidaknya tiga persen dari tahun 2018," ujar Wiwik, Kamis (23/5/2019).

Wiwik menuturkan untuk mengantisipasi kepadatan jumlah penumpang pada arus mudik lebaran, akan ditambah kereta jarak jauh yang sudah dikoordinasikan dengan PT KAI Daop 1 Jakarta. Selain itu, lima rangkaian KRL baru dari Jepang siap beroperasi untuk memaksimalkan angkutan lebaran.

"Tetap seperti di hari biasa kita operasikan 938 perjalanan KRL untuk memudahkan penumpang," tambahnya.

Untuk menambah pelayanan pada masyarakat, PT KCI menyiapkan posko angkutan lebaran yang dimulai pada tanggal 26 Mei hingga 16 Juni 2019. Setidaknya, ada 28 pos kesehatan dan 96 tenaga medis yang disiapkan.

"Kami yakin seluruh karyawan PT KCI siap menghadapi angkutan lebaran tahun ini sehingga dapat melayani masyarakat berlebaran," ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS