Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Ekonomi Global Akan Resesi Jika Tak Ada Kesepakatan Trump-Xi Jinpin

Pebriansyah Ariefana | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 26 Juni 2019 | 10:18 WIB
Ekonomi Global Akan Resesi Jika Tak Ada Kesepakatan Trump-Xi Jinpin
Donald Trump punya alasan khusus kenapa menggunakan dasi kepanjangan dan lebar. (Evan El-Amin / Shutterstock.com)

Suara.com - Perang dagang antara Amerika Serikat dan China membuat kekhawatiran ekonomi dunia. Bahkan, ekonom memperkirakan pertumbuhan ekonomi global bakal terpuruk jika tak ada kesepakatan antara dua negara.

Untuk diketahui, Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinpin bakal menggelar pertemuan pada KTT G20 di Jepang. Pertemuan itu diharapkan para ekonom membuahkan hasil positif.

Namun, jika tak ada kesepakatan bakal mengancam ekonomi dunia. Bahkan bisa terjadi resesi atau kemunduraan pada ekonomi global.

"Jika perang perdagangan meningkat, kami memperkirakan pertumbuhan global akan menjadi 75 [basis poin] lebih rendah selama enam kuartal berikutnya dan bahwa konturnya akan menyerupai 'resesi global' yang ringan - sama besarnya dengan krisis zona euro, keruntuhan minyak di pertengahan 1980-an dan krisis 'Tequila' pada 1990-an," tulis kepala riset ekonomi global UBS Arend Kapteyn dalam sebuah catatan seperti dikutip dari CNBC, Rabu (26/6/2019).

Perang dagang memang telah menyebar dampaknya, salah satunya daftar hitam AS perusahaan telekomunikasi Cina Huawei. Ada juga sumber ketegangan lainnya, seperti sanksi AS terhadap Iran, pemasok minyak China.

Dampak ekonomi juga terlihat dalam data perdagangan kedua negara. Defisit perdagangan AS menyempit 2,1 persen pada bulan April, tetapi penurunan dalam impor dan ekspor mengisyaratkan bahwa AS kurang diperdagangkan dengan negara-negara lain di dunia. Defisit perdaganam AS dengan China, melonjak 29,7 persen pada bulan April menjadi 26,9 miliar dolar AS.

Capital Economics mengatakan ekspor barang-barang China yang tidak di bawah tarif meningkat ke AS, tetapi ekspor China tertentu, yang dikenakan tarif, turun.

"Pengiriman barang dalam daftar 50 miliar dolar AS hampir 30 persen lebih rendah dalam empat bulan pertama tahun 2019 daripada tahun sebelumnya. Ekspor barang dalam daftar 200 milar dolar AS , yang telah bertahan cukup baik tahun lalu, kini juga merosot, ”tulis Capital Economics.

“Sebaliknya, ekspor barang non-tarif ke AS telah tumbuh dengan kecepatan yang sama dengan ekspor China ke seluruh dunia. Ini akan menjadi yang berikutnya di garis tembak jika ada eskalasi lebih lanjut dalam perang dagang," kata Capital Economicss.

Sementara di AS, perang perdagangan telah memukul kepercayaan bisnis dan memperlambat pengeluaran investasi, dan itu bisa berlanjut.

Jika Trump dan Xi setuju untuk terus bernegosiasi yang dapat mencegah masalah yang lebih parah tetapi tidak menghentikan dampak dari konflik perdagangan menyebar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Global Bergejolak, Darmin Sebut Ekonomi RI Masih Bisa Tumbuh

Kondisi Global Bergejolak, Darmin Sebut Ekonomi RI Masih Bisa Tumbuh

Bisnis | Selasa, 25 Juni 2019 | 17:51 WIB

Reaksi Kim Jong Un Usai Membaca Isi Surat Donald Trump

Reaksi Kim Jong Un Usai Membaca Isi Surat Donald Trump

News | Senin, 24 Juni 2019 | 15:47 WIB

Trump Nyatakan Sanksi Baru Terhadap Iran Dimulai Senin Ini

Trump Nyatakan Sanksi Baru Terhadap Iran Dimulai Senin Ini

News | Senin, 24 Juni 2019 | 14:48 WIB

Meski Bandel, Trump Belum Ingin Geser Jerome Powell dari Bank Sentral AS

Meski Bandel, Trump Belum Ingin Geser Jerome Powell dari Bank Sentral AS

Bisnis | Senin, 24 Juni 2019 | 08:06 WIB

Gedung Putih Benarkan Perihal Surat Trump untuk Kim Jong-Un

Gedung Putih Benarkan Perihal Surat Trump untuk Kim Jong-Un

News | Senin, 24 Juni 2019 | 01:00 WIB

Terkini

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:43 WIB

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:41 WIB

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:39 WIB

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 15:02 WIB

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB