Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PUPR Bantu Komunitas Pedagang Bakso di Banten Miliki Rumah Layak Huni

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 05 Juli 2019 | 08:39 WIB
PUPR Bantu Komunitas Pedagang Bakso di Banten Miliki Rumah Layak Huni
Rapat Kesiapan Lahan Untuk Perumahan Komunitas Pedagang Bakso Cuanki dan Pedagang Tahu - Tempe, Banten, Kamis (4/7/19). (Dok : PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPR), melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan akan membantu komunitas para pedagang bakso dan tahu - tempe di Kota Serang, Banten, agar bisa memiliki rumah layak huni. Hal itu merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan pembangunan perumahan berbasis komunitas.

"Usulan pembangunan perumahan berbasis komunitas dapat disampaikan, baik kepada pemerintah pusat yakni Kementerian PUPR melalui pemerintah daerah setempat. Kali ini, kami ingin membantu komunitas pedagang bakso cuanki dan tahu - tempe di Serang, agar mereka bisa punya rumah sendiri dan layak huni," ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan KemenPUPR, Yusuf Hariagung, usai melakukan Rapat Kesiapan Lahan Untuk Perumahan Komunitas Pedagang Bakso Cuanki dan Pedagang Tahu - Tempe, Banten, Kamis (4/7/19).

Program pembangunan perumahan berbasis komunitas adalah hasil kerja sama pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, serta bekerja sama dengan asosiasi seperti Real Estat Indonesia (REI) dan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Pemukiman Seluruh Indonesia (Apersi).

Program tersebut bertujuan untuk memperluas jangkauan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), untuk bisa menikmati subsidi rumah melalui program Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Subsidi Selisih Bunga (SSB), dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM).

Program perumahan berbasis komunitas merupakan bagian dari Program Satu Juta Rumah. Cara ini dinilai bisa memudahkan masyarakat dari komunitas maupun profesi tertentu untuk memiliki rumah.

Dalam rapat tersebut, hadir Direktur Rumah Swadaya Penyediaan Perumahan, Jhony F Subrata , Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, M.Yanuar, Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Banten, Dinas Perkim Kota Serang, Bappeda Kota Serang, ATR/BPN, Perwakilan Realestate Indonesia, Bank BTN serta Komunitas pedagang Bakso Cuanki dan Pedagang Tahu - Tempe Kota Serang.

"Sebelumnya, pemerintah juga telah memulai proyek percontohan pembangunan rumah berbasis komunitas yang didukung KPR FLPP dan SBUM, yakni Pembangunan Perumahan Komunitas Pencukur Rambut, yang tergabung dalam Persaudaraan Pemangkas Rambut Garut (PPRG), di Desa Sukamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat," ujar Jhony.

Sebagai informasi, pada 2019, KemenPUPR juga telah mengalokasikan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah untuk Provinsi Banten sebanyak 3.075 unit  dari 4.000 unit rumah. Bantuan bedah rumah tersebut tersebar di sejumlah daerah, seperti Kabupaten Pandeglang (1.450 unit), Tangerang (875 unit), Lebak (100 unit), Tangerang Selatan (200 unit), Serang (450 unit).

"Total bantuan bedah rumah untuk Provinsi Banten anggarannya Rp 70 miliar," terangnya.

baca juga

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Banten, Yanuar menjelaskan, pelaksanaan rapat koordinasi tersebut juga bertujuan untuk mengetahui kesiapan lahan untuk perumahan komunitas pedagang bakso cuanki dan pedagang tahu - tempe di Kota Serang. Ini dilakukan untuk mengidentifikasi skema penyaluran bantuan untuk perumahan komunitas tersebut serta kesiapan lahannya.

"Kami memastikan pembangunan perumahan berbasis komunitas ini dapat berlanjut, dan dinas terkait dapat mengawal dan mendampingi pembangunan rumah. Apalagi masih banyak pedagang bakso cuanki dan pedagang tahu - tempe di Serang yang tidak punya rumah, " ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementerian PUPR Gelar Rakor Perencanaan Perumahan di Ambon

Kementerian PUPR Gelar Rakor Perencanaan Perumahan di Ambon

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2019 | 12:44 WIB

Siapkan Program Khusus, PUPR Akan Perbaiki Drainase Jalan Nasional 2020

Siapkan Program Khusus, PUPR Akan Perbaiki Drainase Jalan Nasional 2020

Bisnis | Minggu, 16 Juni 2019 | 19:50 WIB

PUPR Perbaiki Jalur Kebon Kopi Sulteng Setelah Tertimbun Longsor

PUPR Perbaiki Jalur Kebon Kopi Sulteng Setelah Tertimbun Longsor

Bisnis | Rabu, 05 Juni 2019 | 12:25 WIB

Menteri PUPR: Ibu Kota Baru Harus Aman dari Ring of Fire dan Dekat Pantai

Menteri PUPR: Ibu Kota Baru Harus Aman dari Ring of Fire dan Dekat Pantai

News | Selasa, 30 April 2019 | 11:59 WIB

Kementerian PUPR akan Cek Kelayakan Ratusan Gedung di DKI Jakarta

Kementerian PUPR akan Cek Kelayakan Ratusan Gedung di DKI Jakarta

News | Selasa, 02 April 2019 | 05:56 WIB

Membangun dari Pinggir, KemenPUPR Terus Bangun Pos Lintas Batas Negara

Membangun dari Pinggir, KemenPUPR Terus Bangun Pos Lintas Batas Negara

Bisnis | Minggu, 31 Maret 2019 | 10:53 WIB

Terkini

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:21 WIB

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Simulasi Krisis Siber Imersif Mulai Digaungkan kala Maraknya Lonjakan Serangan

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:18 WIB

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:45 WIB

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

MBG Dihentikan Saat Libur Sekolah, Pengusaha Protes: Bertentangan SK Kepala BGN Dadan Hindayana

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Gencar Gaet Nasabah Baru, Begini Jurus Emiten AGRO

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:39 WIB

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

BBM Swasta Mulai Muncul Lagi, BP Sudah Jual Bensin Saat Shell dan Vivo Masih Sepi

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:26 WIB

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Sulap 4 Bandara, InJourney Airports Kejar Standar Layanan Kelas Dunia

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:23 WIB

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Anak Usaha Emiten MPMX Masuk Bisnis Penyewaan Kendaraan Listrik

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:08 WIB

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Investor Asing Jual Saham Rp893 Miliar, BBCA dan DSSA Paling Banyak

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 18:01 WIB

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

BI Naikkan Lagi Suku Bunga, Mirae Asset: Benteng Terakhir Jaga Rupiah!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 17:54 WIB