Biodiesel Sawit, Anugerah yang Diapresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja

Iwan Supriyatna

Selasa, 23 Juli 2019 | 11:25 WIB
Biodiesel Sawit, Anugerah yang Diapresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Jika negara-negara Timur Tengah memiliki anugerah berupa kurma yang mampu menyumbang devisa cukup besar ke negaranya, hal tersebut pun berlaku untuk Indonesia yang memiliki kelapa sawit sebagai penyumbang devisa terbesar.

Sadar akan besarnya potensi sawit yang dimiliki Indonesia, membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemudian mencanangkan program Biodiesel, bahan bakar solar yang diolah menggunakan minyak nabati seperti minyak kelapa sawit.

Presiden Jokowi pun kemudian menginstruksikan Menteri BUMN Rini Soemarno untuk meminta PT Pertamina (Persero) membangun kilang yang khusus memproduksi biodiesel.

Bahan bakar biodiesel, sebagai ilustrasi [Shutterstock].
Bahan bakar biodiesel, sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Merespon keinginan Presiden Jokowi, Pertamina pun kemudian menggandeng perusahaan minyak asal Italia Eni untuk kemudian membuat perusahaan patungan (join venture) dan bersama-sama membangun kilang.

"Kami sudah melihat teknologi dari Eni. Setelah saya ke sana, Pak Jonan (Menteri ESDM) juga ke sana dan saya melihat teknologi yang baik. Bu Nicke (Dirut Pertamina) sudah melakukan‎ perjanjian dengan Eni untuk membangun refinery di Plaju, Palembang untuk membangun refinery pertama‎," kata Rini beberapa waktu lalu.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati menuturkan, investasi untuk membangun kilang tersebut bakal memakan dana hingga 800 juta dolar AS.

Pemerintah Ikut Mendorong Penggunaan Biodiesel

Melihat keseriusan Kementerian BUMN dan Pertamina, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar kemudian mencoba melepas road test atau uji kelayakan jalan penggunaan bahan bakar biodiesel B30.

Peluncuran Road Test B30 ditandai dengan pelepasan keberangkatan tiga unit truk dan delapan unit kendaraan penumpang berbahan bakar B30 yang masing-masing akan menempuh jarak 40.000 dan 50.000 kilometer dari Kementerian ESDM di Jakarta lalu ke Lembang - Cileunyi - Nagreg - Kuningan - Tol Babakan - Slawi - Guci - Tegal - Tol Cipali - Subang - Lembang sejauh 560 km per hari.

baca juga
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kedua kanan) didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (kanan) mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). [Antara/Aprillio Akbar]
Menteri ESDM Ignasius Jonan (kedua kanan) didampingi Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (kanan) mengisi bahan bakar B30 ke kendaraan saat peluncuran uji jalan Penggunaan Bahan Bakar B30 di halaman Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (13/6/2019). [Antara/Aprillio Akbar]

"Road Test B30 ini bukan uji jalan saja, tetapi juga mempromosikan kepada masyarakat bahwa penggunaan bahan bakar B30, akselerasi kendaraan tidak turun dan perawatannya tidak memakan biaya tambahan yang besar," jelas Ignasius Jonan.

Disamping itu, Mandatori B30 ini juga merupakan langkah konkret pemerintah untuk terus mengembangkan industri kelapa sawit, menyejahterakan petani kelapa sawit, serta menjamin ketersediaan dan kestabilan harga BBM dalam negeri.

Jonan menyebut, Pemerintah akan mewajibkan penggunaan campuran biodiesel 30 persen (B30) mulai tahun depan. Upaya tersebut dilakukan salah satunya dalam rangka mengurangi ketergantungan impor migas.

Pemanfaatan Biodiesel Dalam Negeri Tekan Volume Impor Migas

Tak tanggung-tanggung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, pemanfaatan bahan bakar nabati biodiesel 30 persen atau B30 dapat menekan impor migas hingga 3 miliar dolar AS.

Menurut Luhut, impor migas sempat menurun dengan adanya pemanfaatan B20. Oleh karenanya, dengan pemanfaatan bahan bakar B30 Luhut optimis akan semakin menekan impor migas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Sebut Penggunaan Biodiesel Tekan Impor Migas Hingga 3 Miliar Dolar AS

Luhut Sebut Penggunaan Biodiesel Tekan Impor Migas Hingga 3 Miliar Dolar AS

Bisnis | Selasa, 16 Juli 2019 | 15:34 WIB

Shell Siap Ikuti Aturan Pemerintah Terkait Penggunaan B30

Shell Siap Ikuti Aturan Pemerintah Terkait Penggunaan B30

Otomotif | Rabu, 26 Juni 2019 | 18:00 WIB

Pemerintah Mulai Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar B30

Pemerintah Mulai Uji Coba Penggunaan Bahan Bakar B30

Otomotif | Sabtu, 15 Juni 2019 | 10:05 WIB

Terkini

Mengajari Anak untuk Puasa dan Taqwa Lewat Buku Ramadan for Everyone

Mengajari Anak untuk Puasa dan Taqwa Lewat Buku Ramadan for Everyone

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 15:30 WIB

BRI dan Syailendra Capital Ungkap Peluang Investasi Syariah di Paruh Kedua 2026

BRI dan Syailendra Capital Ungkap Peluang Investasi Syariah di Paruh Kedua 2026

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 15:28 WIB

Belanja Rp50 Ribu, Member Indogrosir Bisa Bawa Pulang Sembako Gratis dari BRI!

Belanja Rp50 Ribu, Member Indogrosir Bisa Bawa Pulang Sembako Gratis dari BRI!

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:27 WIB

Pasar Dinamis, BRI Ajak Nasabah Kelola Portofolio Investasi Lebih Strategis

Pasar Dinamis, BRI Ajak Nasabah Kelola Portofolio Investasi Lebih Strategis

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:26 WIB

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Heboh Disebut Super Flu, Seberapa Berbahaya Influenza Tipe A yang Merebak di Indonesia?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Program Eksklusif BRI Touch Visa September 2026, Belanja Dapat Voucher Tambahan

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 15:23 WIB

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

BRI Dorong Nasabah Kenali Peluang Investasi Syariah di Tengah Dinamika Pasar

Kalbar | Selasa, 22 September 2026 | 15:22 WIB

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Cek Fakta: Benarkah E-Tilang Mulai Berlaku di Makassar? Polisi Buka Suara

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:21 WIB

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 15:18 WIB

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

BRI dan Syailendra Capital Bahas Peluang Investasi Syariah di Sharia Wealth Forum 2026

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 15:17 WIB

×