Presiden Jokowi Terkesan Kemajuan Mekanisasi Pertanian Indonesia

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 10 Agustus 2019 | 13:44 WIB
Presiden Jokowi Terkesan Kemajuan Mekanisasi Pertanian Indonesia
Kementan memberikan alat mesin pertanian kepada para petani. (Dok : Kementan)

Suara.com - Setelah mengunjungi Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Presiden Jokowi mengaku terkesan dengan banyak alat mesin pertanian yang telah menjangkau daerah tersebut. Mengutip laman situs resmi Sekretariat Kabinet, Jokowi mengatakan, dalam lima tahun ini, Kementerian Pertanian sudah membagi-bagikan traktor,  ekskavator, dan buldozer untuk daerah-daerah yang memiliki lahan luas. 

"Saya juga kaget, dalam satu kabupaten, traktornya begitu banyaknya, ekskavatornya begitu banyaknya, sehingga lahan besar bisa dikerjakan dengan mekanisasi peralatan-peralatan yang ada, yang saya lihat itu bantuan dari Menteri Pertanian," ungkap Presiden Jokowi.

Saat berdialog dengan peserta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/8/2019) siang, Jokowi setuju dengan usulan agar dilakukan sosialisasi untuk memodernisasi para petani, sehingga mereka tidak perlu lagi membakar hutan dan lahan untuk memulai membuka lahan.

"Memang kita harus berani mengalihkan pola-pola pertanian tradisional menuju ke pola pertanian yang modern, memakai teknologi. Ini tugas bupati, tugas wali kota, tugas gubernur, tugas menteri-menteri dan tugas kita semuanya," katanya.

Untuk itu, presiden minta para bupati yang memiliki lahan, agar tidak mengerjakan secara manual lagi. Mereka disarankan minta bantuan ke Kementan untuk bantuan alat pertanian.

"Jadi kita ubah petani yang sudah berpuluh-puluh tahun, dengan untuk land clearing dengan cara membakar, diganti dengan pembersihan land clearing dengan traktor, dengan eskavator tanpa harus membuat api," tutur Jokowi, seraya menambahkan, di  APBD provinsi dan APBD di kabupaten/kota, ada semuanya.

"Berilah petani-petani kita dengan dengan mindset yang baru, pola pikir yang baru dalam bekerja. Jangan biarkan mereka, sudah berpuluh-puluh tahun, kita masih melihat petani yang tak mungkin mau land clearing 2 hektare dicangkul, tak mungkin," ujarnya.

Dukungan terhadap upaya pemerintah mewujudkan pertanian 4.0, datang dari Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Imam Santoso, beberapa waktu lalu. Lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Perguruan Tinggi Teknologi Pertanian Indonesia (FKPT - TPI) tersebut menyampaikan, sektor pertanian harus sudah mengimplementasikan teknologi dalam proses pertanian dari hulu sampai dengan ke hilir.

"Di era serba digital ini, sektor pertanian harus sudah mulai menggunakan teknologi. Dengan teknologi, semua akan menjadi efektif dan efisien. Begitupula target yang akan dicapai, akan lebih realistis, karena teknologi identik dengan presisi tinggi. Selain itu, untuk makin meningkatkan keberhasilan pertanian, presisi ini perlu didukung juga oleh pengembangan agroindustri 4.0, yang mengintegrasikan hulu hilir secara efektif dan efisien, " ujar Imam.

baca juga

Ia menyampaikan, pertanian presisi (precision agriculture) atau pertanian terukur, atau yang lebih dikenal dengan precision farming, merupakan konsep pertanian berbasis teknologi yang dalam pendekatannya bertumpu pada observasi, dan pengukuran yang nantinya akan menghasilkan data untuk menentukan kegiatan kerja bercocok tanam yang efektif dan efisien.

Program Pertanian 4.0 yang digiatkan Kementan saat ini, telah meyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) tidak kurang dari 350 ribu unit, yang terdiri dari traktor roda dua, traktor roda empat, pompa air, rice transplanter, cooper, cultivator, exavator, hand sprayer, implemen alat tanam jagung dan alat tanam jagung semi manual.

Pada 2015, alsintan yang disalurkan sebanyak 54.083 unit,  pada 2016, sebanyak 148.832 unit, pada 2017 sebanyak 82.560 unit, dan pada 2018 sebanyak 112.525 unit. Alsintan tersebut telah diberikan kepada kelompok tani/gabungan kelompok tani, UPJA dan brigade alsintan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alat Mesin Pertanian Dinilai Bisa Optimalkan Percepatan Pertanaman di Garut

Alat Mesin Pertanian Dinilai Bisa Optimalkan Percepatan Pertanaman di Garut

Bisnis | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 06:35 WIB

Kementan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Kediri

Kementan Serahkan Bantuan Alat Mesin Pertanian di Kediri

Bisnis | Jum'at, 09 Agustus 2019 | 08:44 WIB

Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan

Optimalkan Bantuan Alsintan, Petani Cilacap Dapat Pelatihan

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:00 WIB

Kementan Minta Petani Wajib Miliki Kartu Tani, Begini Cara Mendapatkannya

Kementan Minta Petani Wajib Miliki Kartu Tani, Begini Cara Mendapatkannya

Bisnis | Jum'at, 02 Agustus 2019 | 08:15 WIB

Hindari Kelangkaan, Kementan Terus Perbaiki Penanganan Pupuk Bersubsidi

Hindari Kelangkaan, Kementan Terus Perbaiki Penanganan Pupuk Bersubsidi

Bisnis | Kamis, 01 Agustus 2019 | 09:42 WIB

Atasi Kekeringan, Kementan Programkan Pipanisasi di Brebes

Atasi Kekeringan, Kementan Programkan Pipanisasi di Brebes

Bisnis | Senin, 29 Juli 2019 | 08:15 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×