Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Sawit Dicibir Sejak Tanam Tapi Dinikmati Hingga Tetes Terakhir

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 12 Agustus 2019 | 16:17 WIB
Sawit Dicibir Sejak Tanam Tapi Dinikmati Hingga Tetes Terakhir
Tandan buah segar sawit PT Paramitra Internusa Pratama anak usaha Sinar Mas Group. (Suara.com/Iwan Supriyatna)

Seperti peribahasa 'hanya pohon berbuah yang dilempari batu' selain diganjal negara-negara Uni Eropa. Sawit Indonesia juga kerap diterpa kampanye hitam, mulai dari isu pembakaran hutan sampai kerusakan lingkungan akibat limbah yang dihasilkan.

Pembuktian Dampak Sawit ke Lingkungan

Untuk membuktikan isu-isu tersebut, beberapa wartawan yang terdiri dari berbagai media massa termasuk Suara.com berkesempatan menyambangi langsung perkebunan sawit milik PT Paramitra Internusa Pratama (PT PIP) yang merupakan anak usaha Sinar Mas Group yang terletak di Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Di lahan seluas 13.173 Ha, pada pagi hari baik mandor kebun maupun pemetik sawit terlebih dahulu berkumpul di areal estate untuk dilakukan pembekalan terkait keselamatan kerja dan pemberian pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan.

Ada pemandangan menarik saat apel pagi digelar, di lapangan upacara areal estate terdapat sampah-sampah plastik dan rumput liar yang dibawa para pegawai.

Apel Pagi Pegawai PT PIP.
Apel Pagi Pegawai PT PIP.

Sampah plastik dan rumput liar itu rupanya selalu dibawa setiap pagi saat apel pagi untuk kemudian nantinya diolah menjadi kerajinan tangan maupun pupuk.

Tak ingin percaya begitu saja, awak media kemudian melihat pengolahan rumput liar yang kemudian dijadikan pupuk. Pengolahan pupuk ini diakui Manager Region Semitau PT PIP Herman Teguh baru berjalan selama dua tahun.

Meski baru diterapkan, namun pupuk yang dicoba diinovasikan itu memberikan dampak yang cukup baik bagi tanaman-tanaman sayuran yang ditanam warga naungan PT PIP.

Selain rumput liar, sampah plastik yang berasal dari warga sekitar pun dikumpulkan untuk kemudian dipilah-pilah yang selanjutnya dijadikan kerajinan tangan seperti tas maupun keranjang belanjaan.

Keranjang dari sampah plastik buatan para pegawai PT PIP.
Keranjang dari sampah plastik buatan para pegawai PT PIP.

"Kita ingin menciptakan zero plastik, seperti yang sering digaungkan Presiden Jokowi," tutur Herman.

Usai melakukan apel pagi dan melihat pengolahan sampah plastik dan hama tanaman. Rombongan kemudian bergerak menuju kebun dan melihat proses panen tandan sawit.

Seperti panen sawit pada umumnya, pekerja yang bertugas memetik tandan sawit satu per satu mulai memetik sawit dan mengangkutnya ke truk yang telah siap membawa sawit dari tepi jalan yang berada di lingkungan kebun ke pabrik.

Pada saat berada di kebun sawit, rombongan media pun bertanya terkait pembukaan lahan. Mengingat, terdapat anggapan bahwa lahan-lahan sawit yang ada saat ini disebut-sebut merupakan hasil pembakaran lahan yang dilakukan secara membabi buta.

Namun, Manager Estate Region Sumitau PT PIP, Asep Jajuli mengatakan, bahwa lahan yang dikelola pihaknya adalah lahan yang sebelumnya ditinggalkan begitu saja oleh pembalak liar yang melakukan pencurian kayu hingga membuat lahan menjadi gundul di masa lalu.

Lahan yang telah gundul itu kemudian diurus legalitas kepemilikannya secara sah untuk kemudian dilakukan pemanfaatan penanaman sawit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi dan Mahathir Bersatu Hadapi Diskriminasi Sawit Uni Eropa

Jokowi dan Mahathir Bersatu Hadapi Diskriminasi Sawit Uni Eropa

Bisnis | Sabtu, 10 Agustus 2019 | 05:49 WIB

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Ingin Produk Amerika Berjaya, Donald Trump Ancam Sektor Otomotif Eropa

Otomotif | Minggu, 04 Agustus 2019 | 06:00 WIB

Biodiesel Sawit, Anugerah yang Diapresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja

Biodiesel Sawit, Anugerah yang Diapresiasi Jokowi dan Menteri Kabinet Kerja

Bisnis | Selasa, 23 Juli 2019 | 11:25 WIB

Terkini

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Pemerintah Evaluasi Izin Taksi Green SM Buntut Kecelakaan KA di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 14:12 WIB

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Harta Pemilik Taksi Green SM 13 Kali Lipat Kekayaan Presiden Prabowo

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:37 WIB

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Mensos Siapkan Bantuan untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:17 WIB

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mengapa Argo Bromo Anggrek Tidak Mengerem?

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 13:13 WIB

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

"Road to Victory", BRI Gelar Pengundian Program Debit FC Barcelona Berhadiah Trip ke Camp Nou

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:55 WIB

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Target Harga BBRI saat Sahamnya Lagi 'Diskon'

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Tragedi Bekasi Timur: KA Prioritas Utama, Perlintasan Tanpa palang Pintu Jadi Masalah

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:44 WIB

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

PGN Catatkan Laba Bersih 90,4 juta Dolar AS pada Kuartal I 2026: Tumbuh 46 Persen!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:23 WIB

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

MTI Desak Audit Keselamatan Perkeretaapian Nasional Usai Kecelakaan Argo Bromo di Bekasi Timur

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:16 WIB

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB