IHSG dan Rupiah Diprediksi Kompak Melemah Sepanjang Hari Ini

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 13 Agustus 2019 | 09:31 WIB
IHSG dan Rupiah Diprediksi Kompak Melemah Sepanjang Hari Ini
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/3).

Suara.com - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bakal mengalami koreksi lanjutan setelah kemarin ditutup melemah 0,50 persen di level 6.250.

Analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama melihat secara teknikal MACD masih berada di area negatif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah berada di area netral.

Di sisi lain, terlihat pola long black closing marubozu candle yang mengindikasikan masih adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support.

"Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.227 hingga 6.204. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range 6.291 hingga 6.332," kata Nafan dalam riset hariannya, Selasa (13/8/2019).

Sementara itu, Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi juga memprediksi IHSG melemah. Menurut pengamatannya, secara teknikal IHSG pulled back bearish trend dan break out MA200.

Indikasi melanjutkan pelemahan dengan pengujian support. Indikator Stochastic mendekati area overbought dan RSI bergerak bearish momentum.

"Sehingga kami perkirakan IHSG akan kembali tertekan dengan support resistance di kisaran level 6.200-6.320," tutur Lanjar.

Sama halnya dengan IHSG yang diprediksi melemah sepanjang hari ini, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi nilai tukar rupiah juga berpeluang melemah terhadap dolar AS.

Menurut pengamatannya, pelemahan ini masih dipicu sentimen perang dagang yang berkepanjangan yang berpotensi melambatkan perekonomian global.

baca juga

Selain itu, pelemahan besar terjadi pada mata uang peso Argentina sebesar 23 persen terhadap dolar AS karena ketidakpastian politik dalam negeri Argentina yang memberikan sentimen negatif ke negara berkembang.

Tak hanya itu, kondisi politik di Hong Kong yang merupakan pusat keuangan besar di Asia juga memberikan sentimen negatif ke aset berisiko.

"Rupiah berpotensi bergerak ke kisaran Rp 14.280 - Rp 14.300 dengan support di kisaran Rp 14.180," kata Ariston.

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Senin (12/8/2019) pekan lalu berada di level Rp 14.250 per dolar AS.

Level itu melemah bila dibandingkan Jumat sebelumnya yang berada di level Rp 14.194 per dolar AS.

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Senin berada di level Rp 14.220 per dolar AS.

Posisi itu melemah bila dibandingkan pada Jumat sebelumnya yang berada di level Rp 14.195 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Dagang Makin Membuat Nilai Tukar Rupiah Terpuruk

Perang Dagang Makin Membuat Nilai Tukar Rupiah Terpuruk

Bisnis | Senin, 12 Agustus 2019 | 08:50 WIB

Didera Imbas Perang Dagang, Rupiah Masih akan Bergerak Lemah

Didera Imbas Perang Dagang, Rupiah Masih akan Bergerak Lemah

Bisnis | Kamis, 08 Agustus 2019 | 08:55 WIB

Imbas Perang Dagang AS-China, Pelemahan Rupiah Diprediksi Berlanjut

Imbas Perang Dagang AS-China, Pelemahan Rupiah Diprediksi Berlanjut

Bisnis | Rabu, 07 Agustus 2019 | 07:57 WIB

Terkini

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Dipanggil Jerman Akhirnya Buka Suara

News | Selasa, 22 September 2026 | 12:18 WIB

0857 Kartu Apa? Ini Jawaban beserta Info Operator, Daerah, dan Tips Ceknya

0857 Kartu Apa? Ini Jawaban beserta Info Operator, Daerah, dan Tips Ceknya

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:17 WIB

Mentan Minta Mafia Pangan dan Beras Ilegal Dihukum 20 Tahun Penjara, Rugikan 115 Juta Petani

Mentan Minta Mafia Pangan dan Beras Ilegal Dihukum 20 Tahun Penjara, Rugikan 115 Juta Petani

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:17 WIB

Bukan Cuma Mulus, OriginOS 7 Bawa AI Agent yang Bisa Kerjakan Tugas Lintas Perangkat

Bukan Cuma Mulus, OriginOS 7 Bawa AI Agent yang Bisa Kerjakan Tugas Lintas Perangkat

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 12:16 WIB

Sedang Banyak Dicari, Uang Bertanda Tangan Purbaya Keluaran Tahun Berapa?

Sedang Banyak Dicari, Uang Bertanda Tangan Purbaya Keluaran Tahun Berapa?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 12:16 WIB

Harumkah Bunga di Surga?

Harumkah Bunga di Surga?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:15 WIB

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Maudy Ayunda Minta Maaf, Bukti Nasihat Kesehatan Mental Tak Selalu Bisa Dipukul Rata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:15 WIB

5 Dessert Unik dari Kimpul ala Ibu Tin, Ada Boba hingga Dubai Chewy Cookie!

5 Dessert Unik dari Kimpul ala Ibu Tin, Ada Boba hingga Dubai Chewy Cookie!

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 12:14 WIB

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

ibis Jakarta Raden Saleh Gandeng Komunitas Dorong Restorasi Mangrove di Kapuk Muara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:13 WIB

5 Zodiak yang Sering Dicap Rawan Selingkuh dan Tidak Setia

5 Zodiak yang Sering Dicap Rawan Selingkuh dan Tidak Setia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 12:10 WIB

×