Petani Indonesia Wajib Punya Kartu Tani, Ini Sejumlah Manfaatnya

Fabiola Febrinastri

Kamis, 22 Agustus 2019 | 08:51 WIB
Petani Indonesia Wajib Punya Kartu Tani, Ini Sejumlah Manfaatnya
Ilustrasi Kartu Tani. (Dok : Kementan)

Suara.com - Pemerintah menciptakan Kartu Tani bagi kesejahteraan masyarakat. Dalam mensukseskan program nasional di bidang pertanian, pemerintah memang terus berinovasi dan menciptakan program-program yang menguntungkan untuk meningkatkan kesejahteraan petani. 

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan), Sarwo Edhy menjelaskan, pada dasarnya, Kartu Tani merupakan kartu debit seperti ATM dan bisa digunakan para petani untuk berbagai kebutuhan dan memenuhi keperluan pertaniannya.

"Kartu Tani diharapkan membawa dampak yang positif bagi semua kalangan. Tidak hanya bagi pemerintah dan pihak terkait saja, melainkan yang paling penting adalah manfaat bagi para petani," ujar Sarwonya, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dengan memiliki Kartu Tani, terang Sarwo, petani akan mendapat sejumlah manfaat. Pertama, mendapat kepastian dalam memperoleh pupuk bersubsidi.

Pupuk merupakan komponen penting dalam sebuah pertanian, sehingga ketersediaan pupuk adalah hal mutlak.

"Dengan adanya Kartu Tani, para petani dapat menggunakannya dalam membeli pupuk bersubsidi. Langkah seperti ini juga efektif dalam menyalurkan pupuk bersubsidi tepat sasaran," jelasnya.

Keuntungan berikutnya, lanjut Sarwo, petani dapat melakukan penjualan hasil panen tanpa perantara. Menurutnya, kendala yang dihadapi oleh para petani adalah ketika musim panen tiba, yang mana hasil yang didapat tidak serta merta dapat dinikmati.

Pada saat itu, petani terpaksa menjual hasil pertanian kepada para tengkulak yang mengambil untung besar.

"Keberadaan Kartu Tani diharapkan akan memangkas praktik penjualan hasil pertanian yang tidak sehat ini, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani," tambahnya.

baca juga

Di sini, para petani dapat dengan mudah melakukan penjualan secara langsung ke Bulog selaku off taker. Mereka cukup membawa kartu tani dan menimbang hasil panen.

Hasil panen akan di-input dan muncul besaran pembayaran di server SINPI, dan akan dikirimkan ke HP petani via SMS. SMS tersebut berisi nilai jual hasil panen, dan nantinya akan langsung masuk ke rekening petani.

Keuntungan lainnya, kemudahan pembayaran kredit usaha. Ketika petani mendapatkan keuntungan yang lebih dari hasil penjualan selama masa panen, maka dana yang dimiliki bisa digunakan untuk unit usaha lainnya.

Dengan menggunakan Kartu Tani, mereka pun dapat mengajukan kredit usaha di lembaga perbankan dan keuangan yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Kartu Tani juga bisa digunakan untuk memverifikasi data para petani ketika melakukan pengajuan pinjaman kredit usaha.

"Dengan demikian, semua proses akan berjalan lancar, karena data-data langsung masuk ke Kartu Tani tersebut," tambahnya.

Sarwo menambahkan, masalah lain yang ada dalam pertanian adalah masih adanya petani yang belum menggunakan rekening bank untuk menyimpan uang hasil panen mereka. Cara yang digunakan masih konvensional, hal ini bisa ditemui di beberapa daerah.

"Faktornya adalah letak bank yang cukup jauh dan terkendala persyaratan lainnya. Kartu Tani memberikan sebuah alternatif baru. Kartu Tani bisa digunakan sebagai tabungan dan bisa meminimalisir kerugian finansial jika dibandingkan dengan cara konvensional," paparnya.

Terakhir, manfaat Kartu Tani yang bisa dirasakan oleh para petani adalah kemudahan dalam mendapatkan bantuan sosial maupun subsidi, terutama untuk bidang pertanian dan beberapa program nasional kementerian terkait.

"Contohnya, program bantuan sosial Kementerian Keuangan, Kementerian Koperasi dan Kementan, yang memiliki andil besar dalam memajukan dan memfasilitasi kebutuhan petani di Indonesia," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Kementan Ikutsertakan Para Petani Sumsel dalam Asuransi Usaha Tani Padi

Bisnis | Rabu, 21 Agustus 2019 | 09:00 WIB

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Kementan Ajak Petani di Banten Ikut Asuransi Usaha Tanaman Padi

Bisnis | Selasa, 20 Agustus 2019 | 10:16 WIB

Jadi Negara Produsen Terbesar, Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Jadi Negara Produsen Terbesar, Gambir Indonesia Siap Penuhi Pasar Dunia

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 08:13 WIB

Pencopotan Pejabat Kementan Terkait Kasus Bawang Putih Tak Salahi Aturan

Pencopotan Pejabat Kementan Terkait Kasus Bawang Putih Tak Salahi Aturan

News | Sabtu, 17 Agustus 2019 | 06:27 WIB

Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara, Kementan Ekspor Pala ke Belanda

Kembalikan Kejayaan Rempah Nusantara, Kementan Ekspor Pala ke Belanda

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Barito Kuala Jadi Lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani

Barito Kuala Jadi Lokasi Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2019 | 12:14 WIB

Terkini

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Mengapa Pasar Mobil Jepang di Indonesia Semakin Menyusut?

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 06:05 WIB

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Nasdaq Cetak Rekor Tertinggi, Harga Minyak Dunia Mulai Turun

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 06:01 WIB

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

×