Indonesia dan Malaysia Bersatu Lawan Diskriminasi Sawit

Iwan Supriyatna, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 27 Agustus 2019 | 16:13 WIB
Indonesia dan Malaysia Bersatu Lawan Diskriminasi Sawit
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan kenegaraan Raja Malaysia Seri Paduka Baginda The Yang Dipertuan Agong XVI, Al- Sultan Abdullah Ri’ayatauddin Al Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al- Musta’in Billah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019). (Suara.com/Ummi Hadyah Saleh)

Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi mengatakan salah satu pembahasan antara Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Raja Malaysia Seri Paduka Baginda The Yang Dipertuan Agong XVI, Al- Sultan Abdullah Ri’ayatauddin Al Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al- Musta’in Billah yakni soal diskriminasi sawit oleh Uni Eropa.

Dalam pertemuan tersebut kata Retno, kedua negara sepakat melawan diskriminasi kelapa sawit.

"Sekali lagi, kita menekankan kembali pentingnya kedua negara untuk bersatu melawan diskriminasi kelapa sawit," ujar Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Selasa (27/8/2019).

Panen Sawit PT PIP.
Panen Sawit PT PIP.

Kata Retno, saat ini dalam konteks ASEAN dan Uni Eropa juga sudah sepakat membentuk working group on palm oil. Menanggapi hal tersebut, Retno menuturkan dirinya sudah berbicara langsung dengan Menlu Uni Eropa Federica Mogherini.

"Dalam konteks ASEAN dan EU, pada akhirnya disepakati untuk membentuk working group. Saya bicara dengan Menlu EU Federica Mogherini, saya bicara kita membentuk working group untuk mengarah ke mana. Itu kita satukan dulu. Saya tidak mau ketika working group sudah mulai berjalan, tetapi agendanya berbeda. Saya tidak mau. Sebelum working group, saya minta kedua belah pihak menentukan TOR, mau bekerja, mau mengarah ke mana," kata dia.

Tak hanya itu, terlebih dahulu dipastikan juga terkait penyerapan sawit dalam negeri. Langkah konsisten tersebut dilakukan saat Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Muhammad.

"Presiden juga menyampaikan bahwa selain mencari cara tetapi juga perlu cari jalan lain untuk penyerapan dalam negeri kelapa sawit. Kita kan B20, kemudian akan B30 dan sebagainya. Ini akan secara konsisten disampaikan ketika bertemu Tun awal bulan, dan pada saat bertemu Agong," kata dia.

Retno menuturkan Indonesia-Malaysia memperjuangkan kepentingan ASEAN dalam melawan diskriminasi sawit. Karena itu kata dia, diskriminasi kelapa sawit bukan hanya menjadi concern Indonesia dan Malaysia, namun ASEAN.

"Kalau kita melihat keadaan seperti itu, berarti apa yang harus kita persiapkan. Tentunya upaya untuk melawan diskriminasi itu satu hal. Kita akan lakukan terus. Kondisinya sebenarnya lebih bagus dalam artian bahwa kalau masa lalu berjuang sendiri-sendiri, sekarang berjuang bersama. Sehingga lebih mantap berjuang," ucap dia.

baca juga
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Lebih lanjut, Retno mengatakan Indonesia-Malaysia juga harus menyiapkan langkah-langkah lain dalam perjuangan melawan diskriminasi sawit. Misalnya kata dia, mencari pasar lain di luar Uni Eropa.

"Karena, toh, tujuan ekspor ke Uni Eropa tidak mayoritas. Masih banyak pasar yang dapat menyerap kelapa sawit kita, misalnya China. Space yang ada masih sangat banyak, pada saat PM Xi Jinping bertemu Presiden Joko Widodo, mereka ingin meningkatkan," ucap dia.

Sebelumnya, kedatangan Raja Malaysia ke Indonesia mendapat penyambutan upacara kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/8/2019).

Selanjutnya, Jokowi dan Raja Malaysia menanam pohon di kawasan Istana Kepresidenan Bogor. Usai menanam pohon, Jokowi yang didampingi Iriana mengajak Raja Malaysia dan permaisuri mengelilingi Kebun Raya Bogor dengan menggunakan mobil golf atau golf car.

Jokowi pun yang menyupiri langsung Raja Malaysia untuk berkeliling ke Kebun Raya Bogor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi dan Raja Malaysia Berharap Hubungan Kedua Negara Semakin Harmonis

Jokowi dan Raja Malaysia Berharap Hubungan Kedua Negara Semakin Harmonis

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 15:03 WIB

Kritik Pemindahan Ibu Kota, Fahri Hamzah: Terkesan Agenda Segelintir Orang

Kritik Pemindahan Ibu Kota, Fahri Hamzah: Terkesan Agenda Segelintir Orang

News | Selasa, 27 Agustus 2019 | 08:31 WIB

Presiden Umumkan Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim

Presiden Umumkan Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kaltim

Foto | Senin, 26 Agustus 2019 | 16:59 WIB

Terkini

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

×