Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Bandara YIA Kulonprogo

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 29 Agustus 2019 | 10:58 WIB
Jokowi Tinjau Progres Pembangunan Bandara YIA Kulonprogo
Presiden Jokowi di Bandara YIA Yogyakarta. (Suara.com/Julianto)

Suara.com - Presiden Joko Widodo tiba di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pukul 09.50 WIB. Presiden Joko Widodo hadir ke YIA dalam rangkaian kunjungannya ke Jawa Tengah selama 2 hari tanggal 29 - 30 Agustus 2019. Rencananya Jokowi akan berkunjung ke Purworejo untuk membagikan sertifikat tanah 29 Agustus dan 30 Agustus 2019 di Magelang.

Menggunakan pesawat Kepresidenan yang didominasi warna biru muda, Jokowi didampingi oleh sejumlah menteri seperti Menteri Polhukam Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Mensesneg Pramono Anung dan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tiba di YIA, Jokowi disambut oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Istri GKR Hemas.

Jokowi langsung menuju ke Lantai 1 untuk melihat maket bandara seperti Terminal, sisi udara, sisi darat dan akses transportasi. Selanjutnya Jokowi menuju ke lantai 3 untuk mendengarkan penjelasan progres pembangunan terminal. Dan turun ke lantai 2 untuk meninjau gerai Khusus UMKM dan menyapa penumpang di ruang tunggu.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi mengatakan, saat ini pembangunan Bandara YIA sudah mencapai 76,5 persen dan ditargetkan Desember 2019 akan selesai. Rencananya operasional YIA secara penuh akan dilaksanakan awal 2020 sehingga bisa menampung penerbangan internasional

Faik mengungkapkan proyek ini merupakan proyek strategis nasional yang dilaksanakan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi oleh Bandara Internasional Adisutjipto. Di bandara Internasional Adisutjipto saat ini kapasitas sebenarny hanya 1,8 juta, namun jumlah penumpang tahun 2018 kemarin mencapai 8,4 juta orang.

"Berarti sudah sangat tidak memadai sehingga diperlukan bandara yang kapasitasnya lebih bagus lagi di Yogyakarta International Airport," ujarnya.

Bandara YIA di Kulonprogo memiliki panjang landasan 3.250 meter dan lebar landasan 80 meter. Di andara ini nantinya pesawat terbesar dan terberat tipe Boing 777 380 bisa mendarat dengan kapasitas penuh artinya seluruh tempat duduk terisi. Hal tersehut berbeda dengan bandara di Ngurah Rai Bali dan juga bandara Soekarno Hatta di Cengkareng. Di mana di kedua bandara ini bisa didarati pesawat terbesar dan terberat namun tidak dengan kapasitas penumpang tidak terisi penuh.

Di YIA jumlah penumpang kian hari kian meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah maskapai penerbangan yang ada. Saat ini tercatat 3 maskapai penerbangan masing-masing Air Asia, Lion Air dan Citylink yang membuka jalur baru di YIA. Dari 3 maskapai tersebut sudah ada 14 pergerakan setiap harinya dengan jumlah penumpang mencapai 2.000 - 2.700 orang perharinya.

"Bulan September mendatang akan ada 14 pergerakan lagi. Sehingga total mencapai 28 pergerakan," tambahnya.

baca juga

Kontributor : Julianto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PP Muhammadiyah: Ada Upaya Nyata Tempatkan Orang Bermasalah Pimpin KPK

PP Muhammadiyah: Ada Upaya Nyata Tempatkan Orang Bermasalah Pimpin KPK

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 19:22 WIB

Beri Masukan Jokowi soal Ibu Kota Baru, Kang Emil Contohkan Washington DC

Beri Masukan Jokowi soal Ibu Kota Baru, Kang Emil Contohkan Washington DC

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 17:05 WIB

Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM

Mahasiswa Papua: Jokowi Bilang Maaf Tapi Blokir Internet, itu Langgar HAM

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 14:08 WIB

Dari Jokograd hingga St Jokoburg, Usulan Nama untuk Ibu Kota Baru Indonesia

Dari Jokograd hingga St Jokoburg, Usulan Nama untuk Ibu Kota Baru Indonesia

News | Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:45 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×