Kejeniusan BJ Habibie Mampu Angkat Nilai Tukar Rupiah dari Keterpurukan

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 12 September 2019 | 08:52 WIB
Kejeniusan BJ Habibie Mampu Angkat Nilai Tukar Rupiah dari Keterpurukan
BJ Habibie, Ainun Habibie. (Instagram/@b.jhabibie)

Suara.com - Kepergian Presiden RI ke-3 BJ Habibie meninggalkan kesedihan mendalam bagi rakyat Indonesia. Banyak orang yang mengenang jasa beliau saat menjabat sebagai pemimpin negara. Salah satu yang tak terlupakan, BJ Habibie berhasil memulihkan nilai tukar rupiah yang melambung tinggi di masa pemerintahannya yang cukup singkat (21 Mei 1998 - 20 Oktober 1999), setelah Soeharto lengser.

Melalui terobosan yang dilakukannya, BJ Habibie pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan 25 Juni 1936 itu mampu memperkuat nilai tukar rupiah dari kisaran Rp 15.000 menjadi Rp 6.500 per dolar AS.

Foto dokumentasi Presiden ketiga RI, BJ Habibie menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). (Antara)
Foto dokumentasi Presiden ketiga RI, BJ Habibie menghadiri pembukaan Sidang Tahunan MPR Tahun 2017 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2017). (Antara)

Kesuksesannya tersebut terkuak dalam laporan pertanggungjawaban MPR di akhir jabatannya. Tak ayal jasa BJ Habibie dikenang hingga akhir hayat, ia menjadi sosok penting dalam pemerintahan Indonesia.

Terkait nilai tukar rupiah, Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah bakal terus tundukkan dolar AS.

Menurut pengamatannya, penguatan rupiah didorong dari bakal selesainya pertikaian perdagangan antara AS dengan China.

Kendati demikian, Aris meminta pasar mewaspadai kenaikan tingkat imbal hasil obligasi AS yang bisa membuat Rupiah tertekan terhadap dolar AS.

"Rupiah mungkin berkonsolidasi di kisaran Rp 14.030 - Rp 14.080," kata Aris dalam riset hariannya di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Berdasarkan data Bloomberg, pergerakan rupiah pada Rabu sebelumnya (11/9/2019) berada di level Rp 14.051 per dolar AS.

Level itu menguat bila dibandingkan Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.060 per dolar AS.

baca juga

Sementara itu, berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia, rupiah pada Rabu kemarin berada di level Rp 14.063 per dolar AS.

Posisi itu menguat bila dibandingkan pada Selasa sebelumnya yang berada di level Rp 14.031 per dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkabung, Tokoh Lintas Agama di Solo Gelar Doa Bersama untuk BJ Habibie

Berkabung, Tokoh Lintas Agama di Solo Gelar Doa Bersama untuk BJ Habibie

Jawa Tengah | Kamis, 12 September 2019 | 08:48 WIB

Ini 3 Ruas Jalan Ganjil Genap yang Dibebaskan Saat Pemakaman BJ Habibie

Ini 3 Ruas Jalan Ganjil Genap yang Dibebaskan Saat Pemakaman BJ Habibie

News | Kamis, 12 September 2019 | 08:39 WIB

Momen Nonton Bareng BJ Habibie Tak Akan Dilupakan Ahok

Momen Nonton Bareng BJ Habibie Tak Akan Dilupakan Ahok

News | Kamis, 12 September 2019 | 08:36 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×