Khawatir Ekonomi Terganggu, Sri Mulyani Minta Demonstrasi Tak Ricuh

Reza Gunadha

Selasa, 01 Oktober 2019 | 21:23 WIB
Khawatir Ekonomi Terganggu, Sri Mulyani Minta Demonstrasi Tak Ricuh
Menkeu Sri Mulyani. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta para demonstran tidak membuat kericuhan saat menyampaikan aspirasinya menentang revisi KUHP dan UU KPK.

Tujuannya, kata dia, agar kondisi ekonomi nasional tidak terganggu akibat situasi politik yang cukup memanas akhir-akhir ini.

"Harapannya, selama aspirasi disampaikan di dalam koridor ini adalah dinamika demokrasi yang sehat. Selama dia tidak anarkistis dan menciptakan suasana yang kerusuhan," kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Selasa (1/10/2019).

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini tak mempermasalahkan demonstrasi, karena merupakan bagian dari demokrasi yang sehat.

Namun, jika situasinya berakhir ricuh tentunya sangat disayangkan oleh Sri Mulyani, karena akan merugikan banyak pihak termasuk juga kepada negara.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi bakal makin kuntet akibat maraknya aksi demonstrasi yang menentang revisi Undang-Undang (UU) Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU KPK.

Pengamat ekonomi dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan jika para anggota dewan tidak memenuhi permintaan para pendemo nasib Indonesia akan sama dengan yang terjadi di Hongkong.

"Awalnya kan hongkong soal penolakan ruu ekstradisi tapi meluas ke soal lain," kata Bhima saat dihubungi Suara.com, Selasa (1/10/2019).

Bhima menambahkan kondisi Hongkong saat ini amburadul dengan adanya demonstrasi besar-besaran di sejumlah kota, akibatnya sektor ekonomi negara tersebut anjlok cukup drastis. Kondisi ini juga mengancam Indonesia karena situasinya hampir sama.

baca juga

"Realisasi pertumbuhan ekonomi (Indonesia) bisa anjlok dibawah 5 persen," kata Bhima.

Dia bilang, risiko ganggu ekonomi jelas besar kata Bhima kalau jalan sampai di blokade, arus logistik terganggu bukan saja di Jakarta tapi juga di daerah.

"Ekspor impor terdampak, sampai timbul sentimen negatif terkait instabilitas politik," ucapnya. [Mohammad Fadil Djailani]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: 77 Persen Warga Dukung Aksi Mahasiswa Demo DPR RI

Survei: 77 Persen Warga Dukung Aksi Mahasiswa Demo DPR RI

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 21:01 WIB

Jika Temu Jokowi dan BEM Disiarkan TV, Putra Nababan: Kurang Efektif!

Jika Temu Jokowi dan BEM Disiarkan TV, Putra Nababan: Kurang Efektif!

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 19:57 WIB

Gara-gara Tulisan di Poster Aksi, Aktivis FMN Purwokerto Dipersekusi

Gara-gara Tulisan di Poster Aksi, Aktivis FMN Purwokerto Dipersekusi

Jawa Tengah | Selasa, 01 Oktober 2019 | 18:00 WIB

Usai Salat Berjamaah di Dekat DPR, Mahasiswa Bersalaman dengan Polisi

Usai Salat Berjamaah di Dekat DPR, Mahasiswa Bersalaman dengan Polisi

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:55 WIB

Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat

Tolak RKUHP dan UU KPK, Mahasiswa Bawa Peti Mati Hitam ke Depan Aparat

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 17:20 WIB

Video Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Mabes: Ada yang Sengaja Bikin Viral

Video Ambulans Ditembaki Gas Air Mata, Mabes: Ada yang Sengaja Bikin Viral

News | Selasa, 01 Oktober 2019 | 14:30 WIB

Terkini

Beda Silsilah Keluarga Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Keturunan Bule Semua?

Beda Silsilah Keluarga Al Ghazali dan Alyssa Daguise, Keturunan Bule Semua?

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:10 WIB

KPK Dalami Dugaan Aspri Ridwan Kamil Jadi Penampung Aliran Uang Kasus Bank BJB

KPK Dalami Dugaan Aspri Ridwan Kamil Jadi Penampung Aliran Uang Kasus Bank BJB

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Kevin Diks Buka Suara Usai Jadi Striker Mendadak Saat Indonesia Cukur Bangladesh

Kevin Diks Buka Suara Usai Jadi Striker Mendadak Saat Indonesia Cukur Bangladesh

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Usai Hajar Bangladesh 9-2, John Herdman Girang Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Potret Dunia Lewat Imajinasi 130 Seniman di JICAF 2026

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Nasib Utang Whoosh Makin Tak Jelas usai Purbaya Dipecat dari Menkeu

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:59 WIB

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Justin Hubner Sebut Laga Lawan Bangladesh Paling Gila Sepanjang Karier Sepak Bolanya

Bola | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:55 WIB

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

5 Penyebab Cushion Memisah Saat Ditimpa Sunscreen Berbasis Minyak, Ini Biangnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Bongkar Salon & Pintu HR-V, Polisi Sita 9.954 Cartridge Etomidate Sabu Rp29,8 Miliar di Bakauheni

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Makan Sambal Tak Teras Pedas, Harga Cabai Lagi Mahal Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:49 WIB

×