Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Gubernur Jabar Sampaikan 3 Syarat Indonesia Jadi Negara Adidaya 2045

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Minggu, 20 Oktober 2019 | 15:34 WIB
Gubernur Jabar Sampaikan 3 Syarat Indonesia Jadi Negara Adidaya 2045
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam Subling, Jabar, Minggu (20/10/2019). (Dok : Pemdaprov Jabar)

Suara.com - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyampaikan tiga syarat Indonesia menjadi negara adidaya di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren Al Basyariyah 2, dalam agenda Subuh Berjamaah Keliling (Subling).

Tiga syarat itu adalah pertumbuhan ekonomi harus minimal di angka 5 persen, kondusivitas sosial-politik terjaga, dan generasi muda yang kompetitif.

Jika ketiganya terpenuhi, Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ketiga di dunia pada tahun 2045.

Maka Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil pun minta syarat yang terakhir itu dipenuhi oleh para santri sebagai generasi muda yang cerdas, kompeten dan menguasai teknologi.

"Belajar agama harus, santri juga harus menguasai teknologi dan mengikuti perkembangan zaman," katanya, Jabar, Minggu (20/10/2019).

Adapun pada 2045 atau 26 tahun dari sekarang, kondisi masyarakat Indonesia 70 persennya akan berada pada usia produktif. Emil menitipkan kepada ponpes, agar memberikan skill tambahan kepada para santri yang saat ini mayoritas Generasi Z.

"Lengkapi dengan skill tambahan, agar santrinya kompetitif. Misalnya bahasa Inggris dan pengetahuan tentang entrepreneur di era Revolusi Industri 4.0 ini," imbau Emil.

Pada Subling kali ini, Emil juga mengajak kepada para santri atau pengurus ponpes untuk mengikuti program English for Ulama tahap dua, yang akan diadakan pada 2020.

Tahun ini, lima ulama yang telah lulus program English for Ulama tahap satu akan diberangkatkan pada 2 November mendatang ke sejumlah kota di Inggris untuk berdakwah dan menyiarkan Islam yang damai.

"Silakan bagi santri atau ustaz di sini, daftar untuk program English for Ulama berikutnya. Nanti kita kirim untuk berdakwah Islam menggunakan bahasa inggris di negara lainnya," tutur Emil.

"Kita sudah siapkan anggaran Rp 15 miliar per tahun untuk melatih para ulama di Jabar berbahasa Inggris," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Begini Jawaban Ridwan Kamil

Diisukan Masuk Kabinet Jokowi, Begini Jawaban Ridwan Kamil

News | Minggu, 20 Oktober 2019 | 13:57 WIB

Imbauan Ridwan Kamil Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

Imbauan Ridwan Kamil Jelang Pelantikan Presiden-Wakil Presiden 2019-2024

News | Minggu, 20 Oktober 2019 | 12:14 WIB

Jika Ditawari Jadi Menteri Jokowi, Ridwan Kamil Tegaskan Bakal Tolak

Jika Ditawari Jadi Menteri Jokowi, Ridwan Kamil Tegaskan Bakal Tolak

News | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 15:32 WIB

WJIS 2019, Kesepakatan Investasi Sentuh Sektor Pendidikan Kemaritiman

WJIS 2019, Kesepakatan Investasi Sentuh Sektor Pendidikan Kemaritiman

Bisnis | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 07:50 WIB

WJIS 2019 Berhasil Jadi Wadah bagi Investor Domestik dan Asing

WJIS 2019 Berhasil Jadi Wadah bagi Investor Domestik dan Asing

Bisnis | Sabtu, 19 Oktober 2019 | 07:25 WIB

Ridwan Kamil Terapkan Proactive Government untuk Akselerasi Investasi

Ridwan Kamil Terapkan Proactive Government untuk Akselerasi Investasi

Bisnis | Jum'at, 18 Oktober 2019 | 19:20 WIB

Terkini

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:47 WIB

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:22 WIB

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:11 WIB

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:51 WIB

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:35 WIB

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Harga Pangan Hari Ini : Cabai dan Bawang Merah Kompak Naik, Beras - Minyak Goreng Justru Turun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:31 WIB

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Harga Minyak Melonjak Usai Kontak Senjata AS-Iran di Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:22 WIB

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Dari Pulau Obi untuk Literasi: Rumah Belajar Harita Nickel Tumbuhkan Minat Baca Anak

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:15 WIB

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Tutup Pabrik, Krakatau Osaka Steel Apakah Sama dengan Krakatau Steel?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 10:03 WIB

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB