3 PR Besar Jokowi soal Ekonomi di Periode Kedua

Iwan Supriyatna

Minggu, 20 Oktober 2019 | 17:19 WIB
3 PR Besar Jokowi soal Ekonomi di Periode Kedua
Presiden Joko Widodo mengucapkan sumpah saat dilantik menjadi presiden periode 2019-2024 di Gedung Nusantara, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Wakil Ketua Fraksi PKS, Mulyanto mengingatkan, usai dilantik sebagai Presiden periode kedua sebaiknya Jokowi lebih memperhatikan tiga PR besar yang belum selesai di periode sebelumnya. Pertama, kata Mulyanto, soal pertumbuhan ekonomi.

“Pertumbuhan ekonomi kita pada periode sebelumnya baru mencapai 5%, masih jauh dari target RPJMN yaitu 8%. Angka pertumbuhan itu terutama masih didorong oleh sektor pertanian dan jasa. Sementara sektor industri hanya tumbuh 4% dengan kontribusi terhadap PDB di bawah 20%,” kata Mulyanto dalam keterangannya, Minggu (20/10/2019).

Kedua, soal gini rasio atau ketimpangan ekonomi di masyarakat. Meskipun nilai gini rasio tahun 2019 sesuai dengan target RPJMN 2014-2019 yaitu di bawah 0,4 tapi masyarakat masih dapat merasakan adanya ketimpangan yang luas.

“Kita jangan cepat puas dengan angka karena faktanya ketimpangan dapat dilihat secara kasat mata. Angka 0,4 itu kan hanya diukur pada aspek konsumsi tidak mencakup aspek pendapatan dan kekayaan,” ujar Mulyanto.

Menurut data Global Wealth Report 2018 Credit Suisse, kata Mulyanto, pada tahun 2018, 1% penduduk di Indonesia memiliki kekayaan sebesar 47% dari total kekayaan Indonesia. Sementara kekayaan 99% penduduk Indonesia hanya senilai 53% dari total kekayaan Indonesia.

“Kondisi ini sangat buruk dan benar-benar harus dapat diselesaikan,” kata doktor lulusan Jepang ini.

“Kita tetap harus waspada terhadap ketimpangan kekayaan, ketimpangan lahan, ketimpangan spasial Jawa-Luar Jawa, dan lain-lain,” tambahnya.

Dan PR ketiga yang perlu diperhatikan Jokowi menurut Mulyanto, soal pembangunan SDM dan Inovasi Teknologi. Mulyanto mengutip laporan GCI 2019 dari World Economic Forum, daya saing Indonesia melorot dari posisi 45 menjadi posisi 50.

Sedangkan berdasarkan data Global Innovation Index WIPO tahun 2019, Indeks Inovasi kita hanya 29.72, jauh di bawah Thailand (38.63), Vietnam (38.84), bahkan Philipina (36.18).

baca juga

“Pembangunan kita masih bertumpu pada sektor primer pertanian, yang mengandalkan keunggulan komparatif dan belum mengandalkan pada produk berkandungan teknologi, yang berbasis keunggulan kompetitif,” jelas Mulyanto.

Mulyanto mendorong agar ke depannya Pemerintah dapat memperkokoh Sistem Inovasi Nasional, suatu sistem yang dapat mendorong laju pertumbuhan ekonomi, yang berbasiskan SDM yang berkemampuan inovasi.

“Ini adalah jalan yang harus ditapaki Indonesia ke depan. Tidak ada pilihan lain, karena kejayaan sumber daya alam sudah lewat. Untuk beberapa komoditas kita sudah net importer. Mudah-mudahan kita tidak terkena kutukan sumber daya alam, terlena pada kekayaan alam kita yang ada, sehingga lupa membangun kemampuan SDM dan teknologi. Inilah Politik Inovasi,” pungkas Mulyanto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pesta Pelantikan Jokowi, PDIP Sumenep Bagi-bagi Sembako

Pesta Pelantikan Jokowi, PDIP Sumenep Bagi-bagi Sembako

Jatim | Minggu, 20 Oktober 2019 | 16:10 WIB

Habis Dilantik Jokowi Langsung Kerja, Tak Masalah Tanpa Pesta Rakyat

Habis Dilantik Jokowi Langsung Kerja, Tak Masalah Tanpa Pesta Rakyat

News | Minggu, 20 Oktober 2019 | 15:49 WIB

Surya Paloh: Kalau Tak Ada Oposisi, Demokrasi Sudah Selesai

Surya Paloh: Kalau Tak Ada Oposisi, Demokrasi Sudah Selesai

News | Minggu, 20 Oktober 2019 | 15:15 WIB

Terkini

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Sejarah Jawa Jilid II: Masyarakat, Agama, dan Tradisi dalam Catatan Raffles

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 06:41 WIB

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Talenta Indonesia Tak Cuma Butuh Skill, tapi Juga Akses dan Kesempatan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 06:34 WIB

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Main 10 Orang, Indonesia Tahan Malaysia 0-0 di SUGBK

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 06:00 WIB

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

×