Mimpi Indonesia Jadi Negara dengan Ekonomi Terbesar ke-5 Mustahil Terwujud

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:31 WIB
Mimpi Indonesia Jadi Negara dengan Ekonomi Terbesar ke-5 Mustahil Terwujud
Dengan suasana santai sambil duduk di pelataran Istana Kepresidenan, Jokowi memperkenalkan satu persatu Menteri yang akan menjadi pembantunya selama lima tahun ke depan. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara resmi memperkenalkan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju di era kepemimpinannya.

Dari sejumlah menteri, yang paling disorot adalah jajaran tim menteri ekonomi. Ada nama baru dari jajaran tim ini seperti Erick Thohir yang menjabat sebagai Menteri BUMN, Arifin Tasrif yang menjabat sebagai Menteri ESDM, Menteri PPN/Kepala Bappenas yang dijabat Suharso Manoarfa, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

Tapi nama-nama baru diatas tampaknya tak membuat pelaku pasar menyambut positif, justru yang ada pasar bergerak negatif.

"Pasar nampaknya merespon negatif komposisi kabinet bentukan Jokowi yang terbaru," kata Direktur Riset Centre of Reform on Economics (Core) Piter Abdullah saat dihubungi Suara.com, Rabu (23/10/2019).

Menurut Piter, dirinya merasa kurang optimis terkait pasukan baru tim ekonomi Jokowi ini.

"Dengan komposisi kabinet saat ini khususnya di bidang ekonomi, saya tidak cukup optimis dengan perekonomian kita ke depan," katanya.

Dengan pasukan seperti itu lanjut Piter, mimpi Indonesia untuk bisa menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima pada 2045 mustahil dapat terwujud.

"Lupakan mimpi untuk bisa menjadi negara ekonomi terbesar nomor lima tahun 2045. Kita harus siap-siap menghadapi menumpuknya masalah pada tahun 2030 karena tidak mampunya kita menyelesaikan PR ekonomi pada periode kedua Presiden Jokowi," katanya.

Sebelumnya dalam pidato pelantikannya, Presiden Joko Widodo ingin agar Indonesia bisa masuk dalam lima besar ekonomi dunia dengan tingkat kemiskinan mendekati 0 persen di 2045 mendatang.

baca juga

Dengan demikian, di tahun yang bertepatan dengan satu abad kemerdekaan itu, Indonesia sudah bisa terlepas dari jebakan pendapatan kelas menengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Menteri Desa, Kakak Cak Imin Doyan Ngopi Bareng Satpam Kompleks

Jadi Menteri Desa, Kakak Cak Imin Doyan Ngopi Bareng Satpam Kompleks

News | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:27 WIB

Daftar Menpora Dalam 41 Tahun Terakhir, Semuanya dari Partai Politik

Daftar Menpora Dalam 41 Tahun Terakhir, Semuanya dari Partai Politik

Sport | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:09 WIB

Terawan hingga Basuki, 9 Alumni UGM di Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Terawan hingga Basuki, 9 Alumni UGM di Kabinet Indonesia Maju Jokowi

Jogja | Rabu, 23 Oktober 2019 | 15:28 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×