Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Berantas Kemiskinan, ISMI akan Buat KEK Berbasis Industri Halal di Aceh

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 12 November 2019 | 13:11 WIB
Berantas Kemiskinan, ISMI akan Buat KEK Berbasis Industri Halal di Aceh
Wapres Ma'ruf Amin berfoto bersama rombongan ISMI di Istana Wakil Presiden, Selasa (12/11/2019). (Foto: Istimewa)

Suara.com - Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) akan membangun kawasan ekonomi khusus (KEK) berbasis halal di Barat Selatan Aceh (Barsela). Tujuan utama dari pembangunan tersebut ialah untuk merangsang para pemilik usaha kecil mampu bersaing dengan kemampuan inovasi teknologi.

Ketua ISMI Ilham Habibie mengatakan, bahwa pembangunan KEK berbasis industri halal tersebut berawal dari tujuannya yakni memberantas kemiskinan.

Di mana dari 62 juta usaha kecil mikro menengah (UMKM) di Indonesia, terdapat pengusaha-pengusaha kecil yang mesti didorong dengan berbagai pengetahuan terutama dengan inovasi teknologi.

"Yang banyak itu adalah UM-nya, usaha mikronya, kalau K atau kecil itu kurang lebih 600 ribu lebih (pelaku), menengah 40 ribu lebih (pelaku). Nah 61 sekian juta itu adalah usaha mikro. Saya kira itu kantong-kantong yang kita kenal sebagai kantong kemiskinan, mungkin di level mikro itu," kata Ilham di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

Ilham melihat upaya tersebut bisa didorong oleh pemerintah. Akan tetapi ia melihat ada yang tidak berkesinambungan dengan program-program sosial yang diberikan pemerintah. Menurutnya, para pelaku UMKM terutama yang mikro bisa diberikan wawasan, pembinaan hingga peluang usaha.

"Kita memperkuat km-nya (kecil menengah) kemudian KM kecil menengah yang bisa mengangkat melalui UM yang ada di sekitar mereka, entah sebagai mitra atau sebagai supplier atau sebagai nasabah," ujarnya.

"Tapi dengan cara seperti itu kita bisa mencapai situasi di mana kemiskinan di Indonesia yang tadi kita belajar 9,41 persen itu masih tergolong miskin di Indonesia dan insyaallah mudah-mudahan kita bisa hapus," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama Ketua ISMI Aceh Nurcholis mengatakan bahwa pemerintah Aceh Barat Daya sudah menyiapkan 745 hektar yang bisa dimanfaatkan pengusaha selama 30 tahun oleh pengusaha untuk membangun industri.

Menurut Nurcholis, target ke depan ialah mulai untuk melakukan ekspor dari daerah tersebut.

"Ekspor juga kita mulai di situ dalam waktu dekat, kita ekspor CPO. Kemudian kedua adalah bagaimana angka-angka industri lagi akan muncul di situ, dengan adanya lahan," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Temui Wapres, ISMI Bahas Soal KEK Pengusaha Muslim di Aceh

Temui Wapres, ISMI Bahas Soal KEK Pengusaha Muslim di Aceh

Bisnis | Selasa, 12 November 2019 | 12:27 WIB

Menteri Darmin Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong

Menteri Darmin Resmikan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong

Bisnis | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 12:17 WIB

Investor Malas Tanam Modal di Kawasan Ekonomi Khusus, Ini Alasannya

Investor Malas Tanam Modal di Kawasan Ekonomi Khusus, Ini Alasannya

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 14:29 WIB

Dari 13 KEK Terbangun, Tenaga Kerja Terserap Baru 8.686 Orang

Dari 13 KEK Terbangun, Tenaga Kerja Terserap Baru 8.686 Orang

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:41 WIB

5 Tahun Jokowi, 13 Kawasan Ekonomi Khusus Ini Belum Digarap Maksimal

5 Tahun Jokowi, 13 Kawasan Ekonomi Khusus Ini Belum Digarap Maksimal

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 12:27 WIB

Pemerintah Minta Pengusaha Ikut Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Pemerintah Minta Pengusaha Ikut Investasi di Kawasan Ekonomi Khusus

Bisnis | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:59 WIB

Menpar Dukung Lombongo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus untuk Tujuan Wisata

Menpar Dukung Lombongo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus untuk Tujuan Wisata

Lifestyle | Senin, 07 Oktober 2019 | 09:32 WIB

Terkini

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:15 WIB

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:06 WIB

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 20:02 WIB

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:59 WIB

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:51 WIB

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:36 WIB

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:28 WIB

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:22 WIB

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:17 WIB

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis

Bisnis | Senin, 15 Juni 2026 | 19:12 WIB