Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.130,190
LQ45 620,397
Srikehati 308,223
JII 381,928
USD/IDR 17.785

Wapres Maruf: Konglomerat dan BUMN Jangan Lagi Urus yang Kecil-kecil

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 15 November 2019 | 13:44 WIB
Wapres Maruf: Konglomerat dan BUMN Jangan Lagi Urus yang Kecil-kecil
Waprs Maruf Amin saat menghadiri acara Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di JCC, Kawasan GBK Senayan, Jumat (15/11/2019). (Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin meminta agar para konglomerat dan BUMN Indonesia agar tidak mencampuri kegiatan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, ekonomi masyarakat kecil seharusnya ditangani oleh para UMKM.

Ma'ruf melanjutkan, dengan UMKM juga ekonomi rakyat kecil bisa berkembang melalui modal yang diberikan oleh UMKM rakyat kecil bisa membuka. Sehingga, tak lagi memerlukan BUMN.

"Iya kita ingin arahkan supaya yang gede-gede itu tidak ngurusin yang kecil-kecil supaya ekonomi rakyat berikan kepada pengusaha lemah UMKM itu arahnya ke sana yang gede, ngurus yang gede yang kecil biar diberikan kepada UMKM," ujar Ma'ruf dalam Silaturahmi Kerja Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di JCC, Kawasan GBK Senayan, Jumat (15/11/2019).

Ketua Umum MUI nonaktif ini menyampaikan, saat ini pemerintah sangat fokus untuk mendorong ekonomi dari bawah. Hal ini merupakan bagian dari ekonomi arus baru.

"Agar tidak dibangun di atas saja, dulu memang yang dibangun di atas menghadirkan konglomerasi maksudnya biar netes ke bawah tapi ternyata tidak netes-netes," tutur dia.

"Karena itu kita bangun arus bawah karen untuk menguatkan ekonomi umat dan supaya agar tidak membenturkan ekonomi kecil dengan yang besar tapi juga upaya kemitraan kolaborasi antara yang kecil dan yang besar," tambah dia.

Ma'ruf menyatakan pemerintah juga ingin mengakselerasi ekonomi syariah dengan cepat. Tapi ekonomi syariah itu dikerjakan dengan tepat dan memberikan manfaat kepada masyarakat luas.

"Karena itu kita harus bekerja cepat, tepat manfaat, cepat artinya jangan kita menggunakan pedoman lama alon-alon asal kelakon, ini ketinggalan kita, makanya harus akselerasi, harus cepat karena kita sudah ketinggalan, tapi harus tepat bekerja, dan kita juga bekerja harus memberi manfaat, dampak yang besar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Minta Kementerian BUMN Pikir Ulang Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina

DPR Minta Kementerian BUMN Pikir Ulang Angkat Ahok Jadi Komut Pertamina

News | Jum'at, 15 November 2019 | 13:25 WIB

Cegah Radikal, DPR Minta Eselon II Urus Masjid di Kantor BUMN

Cegah Radikal, DPR Minta Eselon II Urus Masjid di Kantor BUMN

News | Jum'at, 15 November 2019 | 11:40 WIB

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, Said Didu Singgung Akun Banci Kaleng

Ahok Bakal Jadi Bos BUMN, Said Didu Singgung Akun Banci Kaleng

News | Jum'at, 15 November 2019 | 09:57 WIB

Ahok Kader PDIP Mau Jadi Bos BUMN, Ini Tanggapan Sekjen Partai Nasdem

Ahok Kader PDIP Mau Jadi Bos BUMN, Ini Tanggapan Sekjen Partai Nasdem

News | Kamis, 14 November 2019 | 20:03 WIB

Petinggi BUMN di Cilegon Diciduk Densus, Diduga Terkait Jaringan Terorisme

Petinggi BUMN di Cilegon Diciduk Densus, Diduga Terkait Jaringan Terorisme

Banten | Kamis, 14 November 2019 | 17:50 WIB

Ahok Akan Jadi Bos BUMN, PA 212: Kami Tak Mau Negara Dipimpin Residivis

Ahok Akan Jadi Bos BUMN, PA 212: Kami Tak Mau Negara Dipimpin Residivis

News | Kamis, 14 November 2019 | 16:10 WIB

Bila Ahok Resmi Jadi Bos BUMN, Sandiaga: Masyarakat Wajib Dukung

Bila Ahok Resmi Jadi Bos BUMN, Sandiaga: Masyarakat Wajib Dukung

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 15:07 WIB

Dinilai Pantas Pegang BUMN, Erick Thohir: Ahok Rekam Jejaknya Jelas

Dinilai Pantas Pegang BUMN, Erick Thohir: Ahok Rekam Jejaknya Jelas

News | Kamis, 14 November 2019 | 13:32 WIB

Ahok Bakal jadi Bos BUMN, Demokrat Singgung Status Eks Napi

Ahok Bakal jadi Bos BUMN, Demokrat Singgung Status Eks Napi

News | Kamis, 14 November 2019 | 13:13 WIB

Jadi Bos BUMN, Penunjukkan Ahok Diumumkan Awal Desember

Jadi Bos BUMN, Penunjukkan Ahok Diumumkan Awal Desember

Bisnis | Kamis, 14 November 2019 | 12:51 WIB

Terkini

Ada Penipuan Berkedok Nonton Dracin, Ini Modusnya

Ada Penipuan Berkedok Nonton Dracin, Ini Modusnya

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:57 WIB

Tingkatkan Semangat Literasi Pekerja, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital

Tingkatkan Semangat Literasi Pekerja, Pertamina Hadirkan Perpustakaan Digital

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:53 WIB

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

OJK Buka Suara soal Isu MUFG Mau Caplok Bank Danamon

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Misteri Rp 100 Miliar Sapi Kurban Prabowo, Menkeu Purbaya Ngaku Tak Tahu

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 10:07 WIB

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Simak Harga Kurs Dolar AS di Bank Mandiri, BNI, BRI dan BCA, Ada yang Jual Rp17.950

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Harga Cabai Meledak, Telur dan Daging Sapi Ikut Bikin Dompet Menjerit

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:53 WIB

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

J Trust Bank Kantongi Laba Bersih Rp 56,32 Miliar Hingga April 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:49 WIB

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Trump Bikin Pasar Bergejolak, Harga Minyak Dunia Langsung Naik Tajam

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:42 WIB

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Harga Emas Diprediksi Tembus 8.000 Dolar AS, Apa Saja Faktor Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:34 WIB

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.754.000/Gram di Cuti Bersama

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23 WIB