- J Trust Bank mencatatkan laba bersih sebesar Rp56,32 miliar serta total aset Rp38,93 triliun per April 2026.
- Pertumbuhan kinerja didukung oleh penyaluran kredit pruden, pengelolaan risiko ketat, dan total DPK mencapai Rp32,80 triliun.
- Direktur Utama Ritsuo Fukadai di Jakarta menyatakan capaian positif ini membuktikan efektivitas strategi bisnis berkelanjutan perusahaan.
Suara.com - PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) atau J Trust Bank membukukan laba bersih sebesar Rp 56,32 miliar hingga April 2026. Capaian tersebut mencerminkan efektivitas strategi bisnis perseroan dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
Selain laba bersih, J Trust Bank juga mencatat total penghasilan komprehensif sebesar Rp 275 miliar. Sementara itu, total aset perseroan mencapai Rp 38,93 triliun dengan portofolio kredit sebesar Rp 26,40 triliun.
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menyampaikan bahwa capaian tersebut menunjukkan arah kebijakan strategis perusahaan terus memberikan hasil positif di tengah dinamika industri perbankan.
![Paparan laba J Trust Bank Indonesia. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/09/23/81448-paparan-laba-j-trust-bank-indonesia-istimewa.jpg)
"Kinerja keuangan J Trust Bank pada April 2026 mencatatkan pertumbuhan positif, yang merefleksikan efektivitas strategi bisnis perseroan. Ekspansi bisnis ini ditopang oleh penyaluran kredit yang pruden, disiplin manajemen risiko yang ketat, serta pengelolaan pencadangan dan likuiditas yang pruden," ujar Ritsuo Fukadai di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Menurut dia, perseroan terus menjaga fundamental bisnis melalui pengelolaan risiko yang disiplin dan strategi ekspansi kredit yang selektif. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penopang profitabilitas perusahaan.
J Trust Bank juga mempertahankan struktur keuangan yang sehat dengan posisi ekuitas mencapai Rp4,07 triliun yang didukung struktur modal solid.
Di sisi pendanaan, perseroan membukukan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 32,80 triliun. Angka tersebut mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap terjaga terhadap layanan dan kapabilitas bisnis J Trust Bank.
Pengelolaan likuiditas juga dilakukan secara disiplin melalui optimalisasi penempatan dana pada instrumen yang mendukung stabilitas operasional bank.
Sejalan dengan strategi pertumbuhan tersebut, J Trust Bank terus memperkuat kualitas bisnis melalui fokus pada profitabilitas berkelanjutan, penguatan tata kelola, serta pengembangan layanan perbankan yang adaptif terhadap kebutuhan nasabah dan dinamika industri.
"Momentum pertumbuhan dan profitabilitas pada periode ini menegaskan bahwa arah kebijakan strategis J Trust Bank telah berada pada jalur yang tepat. Memasuki periode mendatang, fokus J Trust Bank tetap tertuju pada eksekusi strategi guna meningkatkan kinerja komprehensif secara berkesinambungan," kata Fukadai.
Selain memperkuat bisnis, J Trust Bank juga menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan pelestarian lingkungan.
"Mewakili Manajemen dan segenap karyawan J Trust Bank, kami menyampaikan apresiasi tertinggi atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan oleh Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, nasabah, mitra bisnis, serta pemegang saham yang senantiasa mengiringi langkah pertumbuhan kami," pungkas Fukadai.