Sering Mati Lampu, Erick Thohir Siap Rombak Direksi PLN

Rabu, 27 November 2019 | 11:15 WIB
Sering Mati Lampu, Erick Thohir Siap Rombak Direksi PLN
Menteri BUMN Erick Thohir. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana bakal merombak direksi dan komisaris PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Rencananya perombakan tersebut bakal dilakukan Erick Thohir setelah pulang dari kunjungan kerjanya di Korea Selatan.

"Kan nunggu Pak Erick turun dari korea, sepertinya masih ada jadwal lagi jadi mungkin 29 balik. Direksi dan Komisaris (dirombak)," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (26/11/2019) kemarin.

Kendati demikian, Arya enggan merinci siapa-siapa saja yang akan dirombak. Hal tersebut masih menunggu Menteri Erick Thohir pulang ke tanah air untuk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham PLN.

Menurut Arya, PLN bukan perusahaan yang listing di BEI atau Tbk, sehingga Kementerian BUMN bisa melaksanakan RUPS PLN kapan saja.

"Kita lihat dulu, suratnya belum kita ketahui. Tapi kan PLN bukan perusahaan Tbk, jadi engga sulit kita lakukan kapan pun RUPS, engga susah," ucap dia.

Untuk diketahui, saat ini Direktur Utama PLN masih dijabat oleh pelaksana tugas Sripeni Inten Cahyani dan belum dijabat oleh pihak yang definitif.

Disebut-sebut, perombakan direksi PLN karena kerap terjadinya pemadaman listrik. Bahkan, mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan pernah mengingatkan PLN untuk menjaga reputasinya. Salah satu caranya yakni dengan menjaga listrik agar tak kembali padam atau blackout.

"Kalau PLN mau umurnya panjang, saya harap bisa jaga reputasi agar tak kembali blackout," kata Jonan saat sambutan dalam Pameran Hari Listrik Nasional ke-74 (HLN ke-74) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga: DPR Pertanyakan Progres Program Listrik 35.000 MW pada PLN

Selain itu, mantan Menteri Perhubungan ini juga meminta PLN terus berinovasi meningkatkan tingkat konsumsi listrik per kapita.

Apalagi, PLN sebagai penyedia listrik satu-satunya, sehingga diharapkan bisa kembangkan bisnis listrik lainnya.

"Konsumsi per kapita. Tahun ini 1.300 kwh. Harapannya kita bersama bisa naik. Naiknya itu kalau pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen. Maka bisa naik lebih 7 persen. Ya harusnya dua kali pertumbuhan ekonomi. PLN saya harap, mayoritas penjual listrik kepada konsumen kan, ya harus lebih kreatif lah," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI