Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.174,321
LQ45 693,788
Srikehati 340,625
JII 472,513
USD/IDR 17.357

Data BPS: Ekspor Indonesia Jeblok Lagi di November 2019

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 16 Desember 2019 | 13:26 WIB
Data BPS: Ekspor Indonesia Jeblok Lagi di November 2019
Kepala BPS Suhariyanto. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia sepanjang November 2019 sebesar 14,01 miliar dolar AS atau menurun dibandingkan dengan Oktober 2019 , demikian pula jika dibandingkan November 2018 yang juga turun 5,67 persen.

"Total nilai ekspor November 2019 14,01 miliar dolar menurun 6,17 persen jika dibandingkan dengan bulan Oktober 2019," kata Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Kecuk menjelaskan ekspor nonmigas November 2019 mencapai 12,90 miliar dolar AS, turun 7,92 persen dibanding Oktober 2019. Demikian juga dibanding ekspor nonmigas November 2018, turun 4,68 persen.

Secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia Januari–November 2019 mencapai 153,11 miliar dolar AS atau menurun 7,61 persen dibanding periode yang sama tahun 2018, demikian juga ekspor nonmigas mencapai 141,67 miliar dolar AS atau menurun 5,71 persen.

Penurunan terbesar ekspor nonmigas November 2019 terhadap Oktober 2019 terjadi pada bijih, terak, dan abu logam sebesar 239,6 juta dolar AS (46,78 persen), sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati sebesar 131,2 juta dolar AS (8,69 persen).

Menurut sektor, ekspor nonmigas hasil industri pengolahan Januari– November 2019 turun 3,55 persen dibanding periode yang sama tahun 2018, dan ekspor hasil tambang dan lainnya turun 16,35 persen. Sementara ekspor hasil pertanian naik 3,50 persen.

Ekspor nonmigas November 2019 terbesar adalah ke China yaitu 2,42 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 1,48 miliar dolar AS dan Jepang 1,11 miliar dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 38,81 persen. Sementara ekspor ke Uni Eropa (28 negara) sebesar 1,14 miliar dolar AS.

"Perkembangan nilai ekspor bulan November 2019 sebesar 14,01 miliar dolar AS, prilakunya mirip sekali dengan yang terjadi pada tahun sebelumnya dengan adanya penurunan ekspor," kata Kecuk.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta para menterinya agar fokus terhadap peningkatan ekspor, untuk mengurangi defisit neraca perdagangan.

"Kemarin sudah saya perintahkan pak Mendag untuk secara khusus menugaskan wamen, bu Menlu juga menugaskan khusus wamen, agar perjanjian perdagangan dengan negara-negara potensial yang jadi tujuan ekspor kita segera bisa kita selesaikan," ujar Jokowi dalam rapat terbatas pekan lalu di Istana Negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lantang Tolak Kebijakan Ekspor Lobster, Video Lawas Susi Diungkit

Lantang Tolak Kebijakan Ekspor Lobster, Video Lawas Susi Diungkit

News | Senin, 16 Desember 2019 | 13:19 WIB

Ekspor Jeblok, Neraca Dagang November 2019 Defisit 1,33 Miliar Dolar AS

Ekspor Jeblok, Neraca Dagang November 2019 Defisit 1,33 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 16 Desember 2019 | 11:48 WIB

Terima Pengurus PSSI, Jokowi Minta Benahi Kompetisi Liga

Terima Pengurus PSSI, Jokowi Minta Benahi Kompetisi Liga

Bola | Senin, 16 Desember 2019 | 10:59 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Kurs Rupiah Melemah ke Rp17.366 per Dolar AS, Dipicu Konflik AS-Iran dan Penguatan Dolar

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:53 WIB

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

IHSG Bergerak Dua Arah Pada Jumat Pagi

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:14 WIB

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Lawan Overcapacity, Strategi Transformasi SIG Mulai Berbuah Manis

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:11 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Cara Payfazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:56 WIB

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Jelang Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:54 WIB

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:52 WIB

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Dukung HKI, Menekraf Teuku Riefky Sebut Shopee Motor Baru Ekonomi Sektor Penerbitan

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:50 WIB

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Eks Dirut BJBR dan Bank Jateng Divonis Bebas dalam Kasus Sritex, Ini Alasannya

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:39 WIB

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Perry Warjiyo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah, BI Intervensi All Out Jaga Stabilitas

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:35 WIB